Logo BeritaSatu

Ardian Noervianto Jadi Tersangka Suap Dana PEN Daerah, Ini Tanggapan Kemendagri

Jumat, 28 Januari 2022 | 16:28 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FFS

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menanggapi ditetapkannya mantan Dirjen Keuangan Daerah, Ardian Noervianto sebagai tersangka kasus dugaan suap pengajuan pinjaman dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) daerah untuk Kabupaten Kolaka Timur tahun 2021.

Staf Khusus Menteri Dalam Negeri (Mendagri) bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga menegaskan Kemendagri melihat kasus dugaan korupsi yang menjerat Mochamad Ardian Noervianto merupakan tindakan oknum dan bersifat individual.

“Perihal yang terjadi dengan dugaan tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh mantan pejabat Kemendagri merupakan tindakan oknum yang bersifat individual,” kata Kastorius Sinaga dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/1/2022).

Mendagri Tito Karnavian, sambungnya, dalam berbagai kesempatan telah memberikan pengarahan secara berkala kepada seluruh pimpinan komponen baik saat sambutan pelantikan pejabat maupun dalam rapat-rapat regular komponen di lingkungan Kemendagri untuk selalu bekerja dengan amanah dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Serta memperingatkan untuk tidak melakukan tindakan melawan hukum termasuk korupsi atau penyalahgunaan wewenang,” ujar Kastorius Sinaga.

Tidak hanya itu, Mendagri sangat tegas dan mempunyai komitmen sangat kuat untuk tidak memberikan toleransi kepada siapa pun di jajaran Kemendagri yang melakukan tindakan melawan hukum termasuk melakukan tindakan korupsi.

Oleh karena itu, Kastorius menegaskan Kemendagri menghormati setiap proses penegakan hukum yang sedang dilakukan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

“Kemendagri mengambil hikmah dan menjadikan peristiwa ini sebagai momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh dan terus meningkatan upaya pengawasan dan pembinaan kelembagaan dan sumber daya aparatur di lingkungan Kemendagri,” terang Kastorius Sinaga.

Seperti diketahui, Ardian Noervianto ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan suap pengajuan dana pemulihan ekonomi nasional (PEN) untuk Kabupaten Kolaka Timur pada 2021. Selain Ardian, dalam kasus ini, KPK juga menjerat Bupati nonaktif Kolaka Timur Andi Merya Nur dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muna Laode M Syukur Akbar.

Andi Merya diduga menyuap Ardian sebesar Rp 2 miliar melalui rekening Laode M. Syukur agar Kolaka Timur mendapat alokasi pinjaman dana PEN.

Ardian dan Laode disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sedangkan Andi Merya Nur dijerat dengan Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) hurug b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Update Covid-19: Tambah 864, Kasus Aktif Sentuh 16.174

Update kasus aktif Covid-19 pada hari ini, Rabu (29/6/2022) kembali naik menembus angka 16.000 atau tepatnya sebanyak 16.174 kasus.

NEWS | 29 Juni 2022

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Wali Kota Yogyakarta

KPK perpanjang masa penahanan eks Wali Kota Yogyakarta, Haryadi Suyuti dan petinggi Summarecon Agung, Oon Nusihono yang menjadi tersangka suap pengurusan IMB.

NEWS | 29 Juni 2022

Penganiayaan Remaja di Bogor Diselesaikan di Luar Pengadilan

Polresta Bogor memberlakukan diversi (mediasi) untuk mencapai keadilan restoratif dalam kasus penganiayaan melibatkan enam remaja di Taman Sempur, Kota Bogor.

NEWS | 29 Juni 2022

Paspampres Bersenjata Laras Panjang Kawal Ketat Presiden Jokowi di Kyiv

Paspampres bersenjata laras panjang mengawal ketat Presiden Jokowi di Kyiv, Ukraina, Rabu (29/6/2022).

NEWS | 29 Juni 2022

Konsumen Kesulitan Beli Minyak Goreng dengan PeduliLindungi

Seorang pedagang sembako di Pasar Mandiri, Kelapa Gading, menyampaikan konsumen kesulitan membeli minyak goreng dengan PeduliLindungi.

NEWS | 29 Juni 2022

Jokowi Akan Diundang Hadiri Musyawarah Rakyat Indonesia

Relawan Jokowi rencananya akan mengundang Presiden Jokowi menghadiri Musyawarah Rakyat Indonesia yang digelar untuk menjadi capres menjelang Pemilu 2024.

NEWS | 29 Juni 2022

Kapolres Maluku Tengah Abdul Gafur Dicopot dari Jabatannya

Kapolres Maluku Tengah AKBP Abdul Gafur dicopot dari jabatannya karena diduga melakukan perbuatan tidak menyenangkan.

NEWS | 29 Juni 2022

Menkes Ungkap Peran Keluarga dalam Penanganan Stunting

Menkes menyatakan bahwa keluarga memiliki peran yang penting dalam penanganan stunting di Indonesia.

NEWS | 29 Juni 2022

Pemprov Jateng Hadirkan Alat USG untuk Warga Karimunjawa

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) memberikan bantuan berupa alat ultrasonografi atau alat USG untuk Puskesmas Karimunjawa.

NEWS | 29 Juni 2022

Wagub DKI Janji Carikan Solusi Nasib 3.000 Karyawan Holywings

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berjanji akan mencarikan solusi soal nasib sekitar 3.000 karyawan Holywings yang kini tidak bisa bekerja.

NEWS | 29 Juni 2022


TAG POPULER

# MotoGP 2022


# Ukraina


# Persik


# Sirkuit Formula E


# Holywings


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Wali Kota Yogyakarta

KPK Perpanjang Masa Penahanan Eks Wali Kota Yogyakarta

NEWS | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings