Logo BeritaSatu

Uji Vaksin Pfizer ke Anak 2-5 Tahun Belum Beri Kekebalan yang Diharapkan

Sabtu, 18 Desember 2021 | 20:44 WIB
Oleh : Surya Lesmana / LES

New York, Beritasatu.com - Pembuat vaksin Pfizer mengatakan pada hari Jumat (17/12/2021), uji coba vaksinnya pada anak-anak usia 2 hingga 5 tahun menunjukkan bahwa vaksin itu tidak memberikan kekebalan yang diharapkan pada anak-anak usia ini, sehingga perlu menambahkan dosis ketiga.

Perusahaan memutuskan untuk menambahkan dosis ketiga untuk semua anak dan bayi, dari usia 6 bulan hingga 5 tahun setelah penasihat independennya melihat data sejauh ini.

Hasil uji coba menunjukkan, dua dosis vaksin Pfizer/BioNtech ukuran anak tidak menghasilkan kekebalan yang diharapkan pada anak berusia 2 hingga 5 tahun.

Jadi perusahaan mengatakan akan "mengubah" percobaan untuk menambahkan dosis ketiga.

"Studi ini sekarang akan mencakup evaluasi dosis ketiga dari 3 mikrogram setidaknya dua bulan setelah dosis kedua untuk memberikan perlindungan tingkat tinggi pada kelompok usia muda ini," katanya.

Pfizer telah menurunkan ukuran dosis untuk anak-anak. Untuk kelompok usia 12 tahun ke atas, dosis vaksinnya adalah 30 mikrogram. Pfizer dan BioNTech menurunkannya menjadi 10 mikrogram untuk anak-anak berusia 5 hingga 11 tahun dan bahkan menurunkannya menjadi 3 mikrogram dosis, untuk anak yang lebih kecil.

Tes awal telah menunjukkan bahwa dosis kecil ini akan menghasilkan respon imun yang kuat pada anak-anak dan meminimalkan risiko efek samping. Namun data sementara, yang dapat dilihat oleh Badan Pemantau Data dan Keamanan independen tanpa memberikan rincian kepada perusahaan atau peneliti, yang menunjukkan dosis kecil ini tidak menghasilkan respons imun yang diharapkan pada anak berusia 2 hingga 5 tahun.

"Tidak ada masalah keamanan yang diidentifikasi dan dosis 3 mikrogram menunjukkan profil keamanan yang menguntungkan pada anak-anak berusia 6 bulan hingga di bawah 5 tahun," kata Pfizer dalam sebuah pernyataan.

"Keputusan untuk mengevaluasi dosis ketiga 3 mikrogram untuk anak-anak berusia 6 bulan hingga di bawah 5 tahun mencerminkan komitmen perusahaan untuk secara hati-hati memilih dosis yang tepat untuk memaksimalkan profil risiko-manfaat," tambahnya.

"Jika studi tiga dosis berhasil, Pfizer dan BioNTech berharap dapat mengirimkan data ke regulator untuk mendukung Izin Penggunaan Darurat (EUA) untuk anak-anak berusia 6 bulan hingga di bawah 5 tahun pada paruh pertama tahun 2022."

Perusahaan juga akan menguji dosis ketiga pada anak yang lebih tua, yang belum memiliki otorisasi untuk dosis booster vaksin. Anak-anak usia 5 hingga 11 dan 12 hingga 15 akan mendapatkan suntikan ketiga dosis penuh dalam uji coba.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: CNN

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fahri Hamzah Apresiasi Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi

Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengapresiasi pembangunan infrastruktur era pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

NEWS | 28 November 2022

Soal Pemimpin Berambut Putih, Begini Kata Fahri Hamzah

Fahri Hamzah menilai, pesan sesungguhnya yang hendak disampaikan Jokowi adalah bahwa orang yang banyak berpikir maka rambutnya cepat memutih.

NEWS | 28 November 2022

Relawan Ganjar Perkuat Jaringan Politik di Sulsel

Relawan Ganjar Pranowo terus memperkuat jaringan politiknya dengan menggelar berbagai kegiatan positif untuk meraih simpati masyarakat Sulsel.

NEWS | 28 November 2022

Bharada E, Kuat Maruf, dan Bripka RR Kompak Minta Maaf di Persidangan

Terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, yakni Bharada E, Kuat Ma'ruf, dan Bripka RR kompak meminta maaf di persidangan. 

NEWS | 28 November 2022

Awasi Pemilu 2024, Bawaslu Bangun Komunitas Digital Pengawas Partisipatif

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI akan membuat komunitas digital pengawas partisipatif.

NEWS | 28 November 2022

Hendra Kurniawan Sempat Mengaku Tertipu oleh Skenario Ferdy Sambo

Agus Nur Patria mengungkapkan, Hendra Kurniawan sempat mengaku tertipu oleh skenario Ferdy Sambo terkait kasus pembunuhan Brigadir J. 

NEWS | 28 November 2022

Korban Gempa Cianjur Akan Direlokasi ke 3 Wilayah Ini

BNPB menyebutkan terdapat tiga wilayah yang menjadi bakal calon lokasi untuk memindahkan rumah-rumah warga yang rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat.

NEWS | 28 November 2022

Komisi III DPR Puji Langkah Kejagung Sita Aset Benny Tjokro

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kejagung menyita aset Benny Tjokro yang menjadi terpidana perkara korupsi Jiwasraya dan Asabri.

NEWS | 28 November 2022

Direktur Utama Jakpro Widi Amanasto Dicopot

Pemprov DKI Jakarta selaku pemegang saham utama PT Jakpro memutuskan merombak direksi Jakpro. Dirut Jakpro, Widi Amanasto dicopot dari jabatannya. 

NEWS | 28 November 2022

Rotasi Matra Jadi Pertimbangan Jokowi Pilih Kasal Yudo Margono

Mensesneg Pratikno mengungkapkan salah satu alasan Presiden Jokowi mengusulkan Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon panglima TNI karena rotasi matra.

NEWS | 28 November 2022


TAG POPULER

# Gempa Cianjur


# Piala Dunia 2022


# Vaksinasi Booster


# Pushbike


# Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ini 28 Pemain yang Dipanggil ke Pemusatan Latihan Piala AFF

Ini 28 Pemain yang Dipanggil ke Pemusatan Latihan Piala AFF

BOLA | 2 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE