Logo BeritaSatu

Kejati DKI Selidiki Dugaan Korupsi Mafia Tanah di Cipayung

Kamis, 18 November 2021 | 18:25 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI Jakarta menyelidiki dugaan korupsi mafia tanah. Penyelidikan ini terkait jual beli lahan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada 2018.

"Menindaklanjuti perintah Jaksa Agung Republik Indonesia terkait Pemberantasan mafia tanah, Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta merespons cepat dengan mengeluarkan surat perintah penyelidikan terhadap satu kasus yang terkait dengan masalah tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum Kejagung), Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangannya, Kamis (18/11/2021).

Penyelidikan ini dilakukan lantaran pembebasan lahan oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta di Cipayung Jakarta Timur tahun 2018 berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.

"Hal ini berdasarkan Surat Perintah Penyelidikan yang ditandatangani Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta Nomor: Print-2709/M.1/Fd.1/11/2021 tanggal 17 November 2021," ucap Leonard.

Jaksa Agung, ST Burhanuddin menginstruksikan jajarannya untuk memberantas mafia tanah dan mafia pelabuhan. Instruksi ini disampaikan Jaksa Agung dalam kunjungan kerjanya di wilayah Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jumat (12/11/2021).

Jaksa Agung menyampaikan, upaya memberantas mafia tanah merupakan hal krusial. Hal ini mengingat sepak terjang para mafia tanah sangat meresahkan masyarakat. Selain menghambat proses pembangunan nasional, mafia tanah juga dapat memicu terjadinya konflik sosial dan lahan yang berujung pada pertumpahan darah di banyak wilayah. Bahkan disinyalir, mafia tanah telah membangun jejaring yang merajalela pada lembaga-lembaga pemerintah.

Dikatakan, salah satu upaya memberantas mafia tanah adalah dengan menutup atau memperbaiki celah yang menjadi peluang masuknya jaringan mafia tanah. Untuk itu, Burhanuddin memerintahkan jajaran intelijen kejaksaan agar mencermati dan mempersempit ruang gerak para mafia tanah yang biasa kongkalikong dengan para pejabat aparatur sipil negara, aparat penegak hukum, maupun ketua adat.

“Saya tidak ingin para mafia tanah bergerak leluasa merampok dan menguasai tanah rakyat dan tanah negara,” ungkap Jaksa Agung dalam keterangan pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (13/11/2021).



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Perayaan Natal ini dihadiri oleh lebih dari seratus ribu jemaat GTI se-Jabodetabek, dan perwakilan utusan GTI dari seluruh Indonesia.

NEWS | 3 Desember 2022

Pemkab Bantu Uang Sewa Rumah untuk Korban Gempa Cianjur

Pemkab menyiapkan anggaran sebesar Rp 500.000 per kepala keluarga (kk) korban gempa Cianjur untuk menyewa rumah.

NEWS | 3 Desember 2022

Dinsos DKI Alokasikan Dana Rp 300.000 Per Bulan untuk Disabilitas

Anggaran tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan fisik, mental dan sensorik para disabilitas setiap bulannya

NEWS | 3 Desember 2022

Antisipasi PHK, Wapres Ungkap Jurus dari Pemerintah

Ma'ruf Amin menyebut pemerintah telah menyiapkan program-program padat karya untuk mengantisipasi pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja.

NEWS | 3 Desember 2022

Ini Dua Harapan Moeldoko bagi Panglima TNI Yudo Margono

Moeldoko berharap Panglima TNI Yudo Margono dapat meningkatkan aspek pembinaan dan penggunaan kekuatan TNI terkait profesionalitas dan kesejahteraan.

NEWS | 3 Desember 2022

BPBD: Belum Tercatat Adanya Kerusakan Akibat Gempa Garut

BPBD Garut memastikan belum tercatat ada kerusakan bangunan atau rumah warga akibat gempa Garut yang berkekuatan 6,1 magnitudo, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Legislator PDIP Malas Turun ke Tengah Rakyat Tak Akan Diusung Caleg

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengingatkan kader PDIP yang menjadi anggota DPR dan DPRD agar turun ke tengah rakyat.

NEWS | 3 Desember 2022

Asosiasi Dai Bantah Bencana Terjadi karena Tak Terapkan Sistem Khilafah

Asosiasi Dai membantah pandangan kelompok radikal yang menyebut bahwa bencana alam yang terjadi di Tanah Air akibat tidak diterapkan sistem khilafah.

NEWS | 3 Desember 2022

Dinsos DKI Jakarta Ungkap Dukungan Fasilitas untuk Disabilitas

Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta, Premi Lasari mengungkap dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kepada para disabilitas.

NEWS | 3 Desember 2022

Adian: Suara Rakyat Tak Perlu Dibayar dengan Uang dalam Amplop

Adian Napitupulu mengingatkan para anggota dan kader PDIP tidak menjadikan rakyat sekadar objek jual beli suara saat pemilu.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

Ratusan Ribu Jemaat Gereja Tiberias Rayakan Natal di GBK

NEWS | 23 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE