Logo BeritaSatu

Waspada Covid-19, Komisi IX DPR Ingat Pemerintah Antisipasi Klaster Sekolah

Minggu, 14 November 2021 | 10:14 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi IX DPR mengingatkan pemerintah untuk tidak hanya waspada terhadap peningkatkan kasus Covid-19 pada Liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), tetapi segala potensi yang memungkinkan seperti munculnya klaster sekolah harus diantisipasi.

Anggota Komisi IX DPR Rahmad Handoyo menyebutkan, sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas harus dilakukan dengan protokol kesehatan (prokes) ketat untuk mengantisipasi segala kemungkinan terjadinya klaster sekolah.

“Ada beberapa hal yang perlu diantisipasi mulai dari melakukan berkoordinasi sedini mungkin dengan Dinas Pendidikan di masing-masing daerah,” kata Rahmad Handoyo saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (13/11/2021).

Ia menambahkan, sebagai penanggung jawab di masing-masing daerah, Dinas Pendidikan (Diknas) harus meningkatkan kewaspadaan terjadinya klaster Covid-19. Untuk itu, lanjut dia, perlu mempersiapkan dengan baik PTM terbatas mulai dari segi teknis penyelenggaraan agar memastikan sekolah menjalankan prokes.

Rahmad juga mengatakan sekolah harus membatasi jumlah siswa melakukan PTM terbatas termasuk menerapkan sistem sif dan perlu melakukan random testing.

“Saran saya perlu ada program random test, artinya setiap minggu atau beberapa hari sekali perlu random test mungkin sebanyak 10% di setiap sekolah,” ucapnya.

Testing Covid-19 ini, kata Rahmad, tidak perlu harus melakukan swab test Polymerase Chain Reaction (PCR) Covid-19 tetapi cukup mengadakan rapid Antigen. Menurutnya, dengan adanya testing Covid-19 rutin, jika ada warga sekolah terkonfirmasi positif Covid-19 dapat langsung dilakukan pencegahan penularan dan penanganan. Dalam hal ini, sekolah ditutup sementara waktu serta melakukan tracing kepada siswa dan keluarga menjadi kontak erat pasien.

“Ini penting karena dengan melakukan random testing ini sedini mungkin bisa mengantisipasi,” ucapnya.

Pada kesempatan sama, Rahmad juga mengajak semua pihak untuk tetap patuh dan disiplin terhadap prokes. Menurutnya, meski situasi Covid-19 di Tanah Air relatif terkendali saat ini tetapi harus tetap mewaspadai terjadi lonjakan kasus Covid-19 berpotensi terjadi gelombangan ketiga.

“Meski terkendali jangan menganggap Covid-19 tidak berbahaya atau Covid-19 sudah tidak ada karena Indonesia sudah sedemikian terkendali ini karena kita bergotong royong mengendalikan. Tapi ini bisa terjadi ledakan kembali dan bisa terjadi gelombang ketiga yang sudah disampaikan para ahli seperti epidemiolog, akademisi dan WHO,” paparnya.

Untuk itu, ia mengatakan perlu kerja sama mengendalikan kasus Covid-19 di Tanah Air, karena beberapa negara yang kasus Covid-19 telah menandai kembali mengalami kenaikan kasus saat ini.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Instruksi Penting PDIP bagi Kader untuk Kemenangan Pemilu 2024

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyampaikan instruksi penting kepada para kadernya, khususnya tiga pilar partai.

NEWS | 3 Desember 2022

Jelang Nataru, IDI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Ketua Umum PB IDI Dr Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman Covid-19.

NEWS | 3 Desember 2022

PKB Dorong Karyawan Startup Bentuk Serikat Pekerja Imbas Marak PHK

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak karyawan-karyawan startup segera membentuk serikat pekerja.

NEWS | 3 Desember 2022

Kasad Bakal Perintahkan Jajaran Tonton Film Tegar, Ada Apa?

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman menyatakan akan memerintahkan jajaran TNI AD untuk menonton film Tegar.

NEWS | 3 Desember 2022

Hasto: Pesan Bu Mega Hindari Sikap Lupa pada Rakyat Saat Menjabat

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berpesan agar para kader PDIP tidak melupakan rakyat saat menjabat.

NEWS | 3 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Jadi 334 Jiwa

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga hari ini, Sabtu (3/12/2022) mencapai 334 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Banjir Rob Rendam Tiga Kecamatan di Kabupaten Pemalang

Banjir rob yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang berdampak pada 1.272 kepala keluarga (KK) atau 3.900 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut, BMKG: Aktivitas dalam Lempeng Indo-Australia

Gempa bumi yang terjadi di Garut merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut 6,4 M, Warga Cianjur Dibuat Panik Tak Keruan

Warga Cianjur yang masih trauma akibat gempa kembali berhamburan keluar dari dalam rumah dan perkantoran menuju lapangan terbuka, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut M 6,4 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Garut terjadi pada Sabtu pukul 16.49 WIB dan dirasakan getarannya di wilayah Garut, Ciamis, Kalapanunggal, Sumur, Tasikmalaya dan Pamoyanan.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Argentina vs Australia: Statistik Sangat Jomplang Sebelah

Argentina vs Australia: Statistik Sangat Jomplang Sebelah

SEMESTA BOLA 2022 | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE