Logo BeritaSatu

Aparat Bekuk Ali Kalora Berdasar Hasil Pendalaman dan Pemetaan

Jumat, 24 September 2021 | 23:32 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Pentolan jaringan teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora serta anak buahnya Jaka Ramadhan alias Ikrima, tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya, di Desa Astina, Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Keduanya dapat dibekuk setelah aparat melakukan pendalaman dan pemetaan.

"Hasil pendalaman ditemukan bahwa Ali Kalora seringkali turun dan meminta untuk disediakan kebutuhan logistik kepada warga," kata Kepala Bagian Bantuan Operasi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri Komisaris Besar Polisi Aswin Siregar, Jumat (24/9/2021).

Dikatakan Aswin, tim telah melakukan pendalaman terhadap keberadaan Ali Kalora dan kelompoknya, sejak awal September 2021. Termasuk, melakukan pemetaan di wilayah Poso Pesisir Selatan, Poso Pesisir Utara, hingga kawasan Parigi Moutong.

Tim kemudian berhasil mendeteksi keberadaan buronan Ali Kalora dan Ikrima, di kawasan Parigi Moutong, pada tanggal 18 September. Ketika itu keduanya disebut hendak mengambil barang yang telah dipesan.

"Pada tanggal 18 September 2021, Ali Kalora dan Ikrima menjumpai seseorang untuk menjemput barang yang telah dipesan. Tim melakukan penyergapan sehingga keduanya tertembak dan meninggal di tempat," ungkapnya.

Diketahui, pimpinan jaringan teroris MIT Ali Ahmad alias Ali Kalora dan Jaka Ramadhan alias Ikrima, tewas diterjang peluru aparat TNI-Polri dalam kontak tembak, di Desa Astina Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sekitar pukul 18.00 WITA, Sabtu (18/9/2021) lalu. Pada saat bersamaan, aparat turut menyita senjata api laras panjang M16, bom tarik dan barang bukti lainnya.

Pasca-menangkap Ali Kalora, Satgas Madago Raya, terus mengintensifkan perburuan terhadap empat anggota jaringan MIT yang masih buron atau masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Mereka atas nama Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata.

Satgas juga mengimbau agar keempat buronan itu menyerahkan diri, karena tim akan terus melakukan pencarian hingga dapat.

"Kepada sisa DPO teroris Poso untuk sebaiknya segera menyerahkan diri secara baik-baik dan akan dijamin keamanan serta keselamatannya," kata Wakasatgas Humas Operasi Madago Raya AKBP Bronto.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Total Jumlah Rumah Rusak Gempa Cianjur Jadi 47.769 Unit

Total rumah rusak akibat gempa Cianjur, Jawa Barat mencapai 47.769 unit, hal ini diungkapkan Asisten Daerah (Asda) II Kabupaten Cianjur Budi Rahayu Toyib.

NEWS | 6 Desember 2022

Basarnas Terus Cari 8 Korban Hilang Akibat Gempa Cianjur

Basarnas terus mencari delapan korban hilang akibat gempa Cianjur, Jawa Barat. Namun, mulai Rabu (7/12/2022), operasi pencarian dilakukan secara pasif.

NEWS | 6 Desember 2022

Gawat, Indonesia Masuk di 25 Negara Paling Mematikan untuk Wisatawan

The Swiftest baru saja mengeluarkan daftar 50 negara paling mematikan untuk wisatawan, di mana Indonesia termasuk dalam 25 negara teratas.

NEWS | 6 Desember 2022

MUI Jabar Buat Surat Edaran Tegaskan Bencana Bukan Azab

MUI Jabar membuat surat edaran yang berisi penegasan bahwa musibah atau bencana alam bukanlah azab dari Tuhan Yang Maha Esa.

NEWS | 6 Desember 2022

Menkumham: RKUHP yang Disahkan Efektif Berlaku Setelah 3 Tahun

Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly mengungkapkan, Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (RKUHP)

NEWS | 6 Desember 2022

Ismail Bolong Jalani Pemeriksaan Kasus Tambang Ilegal Kaltim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri tengah memeriksa Ismail Bolong terkait kasus tambang ilegal Kalimantan Timur (Kaltim)

NEWS | 6 Desember 2022

Dituduh Hancurkan Barang Bukti Tragedi Itaewon, 2 Mantan Polisi Ditangkap

Dua mantan polisi Korea Selatan ditangkap pada hari Senin (5/12/2022), dengan tuduhan menghancurkan barang bukti dari tragedi Itaewon.

NEWS | 6 Desember 2022

Hendra Sebut Kapolri Minta Kasus Brigadir J Ditangani secara Profesional

Hendra Kurniawan menyebutkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta agar kasus Brigadir J ditangani secara profesional.

NEWS | 6 Desember 2022

Cerita Kaesang Pangarep Ajak Menikah Erina: Der Ketemu, Terus Jadian...

Kaesang Pangarep kini tengah menghitung hari untuk menikahi kekasihnya Erina Gudono yang akan digelar Sabtu (10/12/2022).

NEWS | 6 Desember 2022

Malaysia Bakal Impor Telur untuk Atasi Kekurangan Pasokan

Malaysia akan impor telur sebagai tindakan jangka pendek untuk mengatasi kekurangan pasokan lokal.

NEWS | 6 Desember 2022


TAG POPULER

# Ricky Rizal


# Kecelakaan Beruntun di Jaktim


# Pernikahan Kaesang


# Piala Dunia 2022


# Gempa Cianjur


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Total Jumlah Rumah Rusak Gempa Cianjur Jadi 47.769 Unit

Total Jumlah Rumah Rusak Gempa Cianjur Jadi 47.769 Unit

NEWS | 4 menit yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE