Logo BeritaSatu

AS Kemungkinan Beri Izin Pfizer untuk Vaksin Anak 5-11 Tahun di Akhir Oktober

Sabtu, 11 September 2021 | 18:03 WIB
Oleh : LES

Washington, Beritasatu.com - Pejabat kesehatan AS yakin vaksin Covid-19 dari Pfizer dapat izin penggunaan bagi anak-anak usia 5-11 tahun pada akhir Oktober, kata dua sumber yang mengetahui perkembangan tersebut pada Jumat (10/9/2021) waktu setempat.

Pfizer, yang bekerja sama dengan BioNTech Jerman, diyakini akan memiliki cukup data dari uji klinis untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) bagi kelompok usia tersebut dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada akhir bulan ini, kata sumber tersebut.

Mereka memperkirakan, FDA dapat memutuskan soal keamanan dan efektivitas vaksin itu pada anak-anak yang lebih muda dalam waktu tiga pekan setelah pengajuan EUA.

Keputusan untuk mengizinkan pemberian vaksin bagi anak-anak yang lebih muda sangat dinantikan oleh jutaan warga AS, terutama orang tua yang anaknya mulai kembali bersekolah di tengah gelombang Covid-19 yang dipicu oleh varian Delta.

Menurut seorang sumber, pakar terkemuka penyakit menular AS Dr. Anthony Fauci menjelaskan jadwal waktu tersebut dalam pertemuan daring yang dihadiri oleh ribuan anggota staf di Institut Kesehatan Nasional (NIH) pada Jumat.

Sumber kedua yang mengetahui perkembangan tersebut mengatakan bahwa FDA mengharapkan jadwal waktu yang sama bagi Pfizer.

Jika Pfizer mengajukan EUA pada akhir September, dan data mendukung penggunaan vaksin itu, "saat kita sampai di Oktober, beberapa pekan pertama Oktober ... produk Pfizer kemungkinan akan siap," kata Fauci, seperti dikutip sumber tersebut.

Fauci mengatakan, Moderna kemungkinan akan menghabiskan tiga pekan lebih lama dari Pfizer untuk mengumpulkan dan menganalisis data mereka tentang anak-anak usia 5-11, menurut sumber tersebut.

Dia memperkirakan keputusan tentang vaksin Moderna bisa dikeluarkan sekitar November, menurut sumber itu.

Sumber kedua mengatakan jadwal waktu Fauci untuk Moderna tampak "meyakinkan."

Para petinggi Pfizer, Moderna dan NIH belum berkomentar.

Pfizer sebelumnya mengatakan mereka akan mengajukan EUA segera setelah memiliki data uji klinis anak-anak usia 5-11 tahun yang diharapkan selesai pada September.

Sebelumnya, beberapa pejabat badan pengawas kesehatan pemerintah federal, termasuk Fauci, telah mengindikasikan bahwa keputusan FDA mungkin akan keluar pada November atau setelahnya.

Moderna pada Kamis (9/9/2021) mengatakan kepada para investor bahwa data dari studi terhadap anak-anak diharapkan terkumpul pada akhir tahun.

Sebelumnya, FDA pada Jumat mengatakan akan berusaha untuk memproses izin penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak-anak segera setelah para pengembang menyerahkan data mereka.

Mereka mengatakan akan mempertimbangkan pengajuan lewat jalur yang lebih cepat agar EUA vaksin dapat segera dikeluarkan.

Untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) perusahaan harus menyerahkan dua bulan data keamanan vaksin pada peserta uji klinis, dibandingkan enam bulan yang diperlukan untuk mendapat lisensi penuh.

Mitra Pfizer, BioNTech, mengatakan kepada Der Spiegel bahwa mereka juga berharap mendapatkan izin secara global bagi vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia lima tahun ke atas dalam beberapa pekan ke depan.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kaesang Pangarep Ikuti Wilujengan Jelang Pernikahan

Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep yang akan menikah dengan Erina Gudono, menjalani tradisi wilujengan.

NEWS | 8 Desember 2022

Bom Bandung dan Meninggalnya Lord Rangga Paling Banyak Dibaca

Berita seputar bom Bandung dan meninggalnya Lord Rangga yang tenar berkat klaim kerajaan Sunda Empire menjadi berita terpopuler Beritasatu.com.

NEWS | 8 Desember 2022

Top 5 News: Bom Bandung hingga Meninggalnya Lord Rangga

Kabar soal pelaku peledakan Mapolsek Astana Anyar Rabu (7/12/2022) pagi, terekam kamera CCTV membawa dua bungkusan menjadi berita terpopuler.

NEWS | 8 Desember 2022

Ini Rekonstruksi Detik-detik Rudolf Bunuh Icha di Apartemen

Polisi menggelar rekonstruksi detik-detik Christian Rudolf Tobing (36) membunuh temannya sendiri Ade Yunia Rizabian (36) alias Icha di apartemen. 

NEWS | 8 Desember 2022

Pemkot San Francisco Selidiki Kamar Tidur Darurat di Markas Twitter

Pemkot San Francisco baru-baru ini mengatakan, pihaknya sedang menyelidiki keluhan bahwa Twitter telah membuat kamar tidur darurat di markas pusatnya.

NEWS | 8 Desember 2022

Buwas: Tak Mudah Impor Beras di Tengah Krisis Pangan

Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso atau yang akrab disapa Buwas mengatakan, tidak mudah untuk impor beras saat krisis pangan melanda banyak negara. 

NEWS | 8 Desember 2022

Majalah Time Nobatkan Zelensky Person of the Year 2022

Majalah Time menobatkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky sebagai "Person of the Year" tahun 2022 pada Rabu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022

Ganjar Minta Pemerintah Desa di Pati Buat Program Antikorupsi

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta semua pemerintah desa di Kabupaten Pati membuat program antikorupsi dengan pendampingan dari inspektorat.

NEWS | 8 Desember 2022

Tiba di Gedung KPK, Bupati Bangkalan Ra Latif Jalani Pemeriksaan

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron atau Ra Latif, tersangka kasus dugaan suap lelang jabatan tiba di Gedung KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.

NEWS | 8 Desember 2022

Begini Rute Bus Tamu Undangan Pernikahan Kaesang di Solo

Polda Jateng melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kemacetan saat pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono di Solo, Minggu (7/12/2022).

NEWS | 8 Desember 2022


TAG POPULER

# Bom Bandung


# Ferdy Sambo


# Gempa Cianjur


# Pernikahan Kaesang


# KKB Tembak Mati


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Pemprov DKI Dukung Pengembangan UMKM Lewat Jakpreneur

Pemprov DKI Dukung Pengembangan UMKM Lewat Jakpreneur

EKONOMI | 24 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE