Logo BeritaSatu

Perkara Suap Bansos, Eks Kabiro Umum Kemsos Dihukum 7 Tahun Penjara

Rabu, 1 September 2021 | 16:36 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman tujuh tahun pidana penjara dan denda Rp 350 juta subsider enam bulan kuringan terhadap mantan Kepala Biro (Kabiro) Umum Kementerian Sosial (Kemsos) Adi Wahyono. Hakim menyatakan Adi Wahyono terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama mantan Mensos Juliari Peter Batubara telah menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar terkait pengadaan bantuan sosial (bansos) Covid-19 untuk wilayah Jabodetabek.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Adi Wahyono telah terbukti secara sah dengan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dan berlanjut," kata Ketua Majelis Hakim, M. Damis saat membacakan amar putusan terhadap Adi Wahyono, Rabu (1/9/2021).

Hukuman yang dijatuhkan majelis hakim sesuai dengan tuntutan jaksa penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam menjatuhkan putusannya, majelis hakim mempertimbangkan sejumlah hal. Untuk hal memberatkan, Adi dinilai tidak mendukung pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

"Perbuatan terdakwa dilakukan dalam keadaan darurat bencana nonalam, yaitu Covid-19," kata hakim.

Sementara untuk hal yang meringankan, majelis hakim menilai Adi Wahyono belum pernah dijatuhi pidana, berlaku sopan di persidangan, serta mengakui dan menyesali perbuatannya.


"Terdakwa masih mempunyai tanggungan keluarga," kata Hakim.

Majelis Hakim juga mengabulkan permohonan justice collaborator (JC) yang diajukan Adi Wahyono. Hakim menilai, meski membantu Juliari mengupulkan uang fee sebesar Rp 10 ribu untuk setiap paket bansos, Adi Wahyono bukan pelaku utama. Selain itu, hakim menilai Adi Wahyono konsisten mengakui perbuatannya dan sudah mengembalikan uang sejumlah Rp 200 juta.

"Sehingga majelis hakim menyetujui memberikan status JC," kata hakim.

Dalam perkara ini, Adi Wahyono dan Matheus Joko Santoso selaku PPK bansos periode April-Oktober 2020 bersama-sama dengan Menteri Sosial 2019-2020 Juliari P Batubara menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar. Suap yang ditujukan kepada Juliari itu terkait dengan penunjukan sejumlah perusahaan penggarap proyek bansos Covid-19, seperti PT Pertani, PT Mandala Hamonganan Sude hingga PT Tigapilar Agro Utama. Jaksa meyakini, Juliari melalui Matheus Joko dan Adi Wahyono memotong Rp 10 ribu dari setiap paket pengadaan bansos.

Uang yang diterima Juliari melalui Adi Wahyono dan Matheus Joko yakni, berasal dari konsultan Hukum Harry Van Sidabukke, senilai Rp 1,28 miliar. Kemudian dari Presiden Direktur PT Tigapilar Agro Utama, Ardian Iskandar Maddanatja, sejumlah Rp 1,95 miliar, serta sebesar Rp 29 miliar berasal dari para pengusaha penyedia barang lainnya.



Saksikan live streaming program-program BTV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jelang Nataru, IDI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19

Jelang libur Natal dan Tahun Baru, Ketua Umum PB IDI Dr Moh. Adib Khumaidi, Sp.OT mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap ancaman Covid-19.

NEWS | 3 Desember 2022

PKB Dorong Karyawan Startup Bentuk Serikat Pekerja Imbas Marak PHK

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendesak karyawan-karyawan startup segera membentuk serikat pekerja.

NEWS | 3 Desember 2022

Kasad Bakal Perintahkan Jajaran Tonton Film Tegar, Ada Apa?

Kasad Jenderal Dudung Abdurachman menyatakan akan memerintahkan jajaran TNI AD untuk menonton film Tegar.

NEWS | 3 Desember 2022

Hasto: Pesan Bu Mega Hindari Sikap Lupa pada Rakyat Saat Menjabat

Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri berpesan agar para kader PDIP tidak melupakan rakyat saat menjabat.

NEWS | 3 Desember 2022

Update Gempa Cianjur: Korban Meninggal Jadi 334 Jiwa

Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa Cianjur, Jawa Barat, hingga hari ini, Sabtu (3/12/2022) mencapai 334 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Banjir Rob Rendam Tiga Kecamatan di Kabupaten Pemalang

Banjir rob yang terjadi di tiga kecamatan di Kabupaten Pemalang berdampak pada 1.272 kepala keluarga (KK) atau 3.900 jiwa.

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut, BMKG: Aktivitas dalam Lempeng Indo-Australia

Gempa bumi yang terjadi di Garut merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas dalam lempeng Indo-Australia (intraslab).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut 6,4 M, Warga Cianjur Dibuat Panik Tak Keruan

Warga Cianjur yang masih trauma akibat gempa kembali berhamburan keluar dari dalam rumah dan perkantoran menuju lapangan terbuka, Sabtu (3/12/2022).

NEWS | 3 Desember 2022

Gempa Garut M 6,4 Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Garut terjadi pada Sabtu pukul 16.49 WIB dan dirasakan getarannya di wilayah Garut, Ciamis, Kalapanunggal, Sumur, Tasikmalaya dan Pamoyanan.

NEWS | 3 Desember 2022

Paspampres Perkosa Prajurit, Moeldoko: Tak Ada Toleransi

Moeldoko menilai tidak boleh ada toleransi dalam kasus dugaan perkosaan oleh perwira Paspampres terhadap seorang prajurit wanita.

NEWS | 3 Desember 2022


TAG POPULER

# Penumpang Air Asia Diseret


# Tenda Sakinah


# Piala Dunia 2022


# Paspampres Perkosa Kostrad


# Sidang Ferdy Sambo


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Jelang Nataru, IDI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19

Jelang Nataru, IDI Imbau Masyarakat Tetap Waspadai Covid-19

NEWS | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE