Logo BeritaSatu

Dunia Perlu Tahu Banyak Tafsir Islam

Minggu, 30 Oktober 2011 | 09:42 WIB
Oleh : B1

Hasil penelitian Kato tuangkan ke dalam suatu buku yang berjudul The Clash of Ijtihad Fundamentalist versus Liberal Muslims: The Development of Islamic Thinking in Contemporary Indonesia.

"Dunia perlu mengetahui bahwa banyak penafsiran terhadap ajaran Islam." Demikian kata-kata pengamat Islam di Indonesia asal Jepang, Hisanori Kato, tentang kehidupan masyarakat muslim di Indonesia.

Bagi Hisanori Kato, seorang warga negara Jepang yang beragama Buddha, Islam dan Indonesia merupakan sesuatu yang sangat misterius dan perlu untuk dipahami secara mendalam. Bermula dengan kepindahanya ke Indonesia pada tahun 1991, Kato menemukan suatu perilaku masyarakat yang sangat dipengaruhi oleh agama, dalam hal ini Islam.

"Ketika saya pindah ke Indonesia untuk bekerja sebagai seorang guru di salah satu sekolah internasional di Jakarta, saya tidak tahu menahu tentang Indonesia dan Islam," kata Kato, kepada beritasatu.com, di Jakarta, Sabtu (29/10).

"Selama tiga tahun tinggal di Indonesia, saya melihat sebuah fenomena dalam masyarakat di mana orang dapat berperilaku berdasarkan agamanya seperti orang berpuasa selama satu bulan lamanya," tutur Kaito. "Saya tidak habis pikir mengapa orang dapat melakukan hal tersebut hanya karena agama?"

Kato mengatakan bahwa sejak saat itu, ia mulai memiliki ketertarikan terhadap Islam dan Indonesia dan memutuskan untuk mengambil studi pasca sarjana mengenai demokratisasi di Indonesia dalam kaitannya dengan Islam.

"Saya mulai melakukan banyak penelitian dan saya mulai mengenal banyak tokoh muslim liberal seperti Gus Dur dan Ulil," ungkap Kato. "Namun pada saat yang sama, saya mulai melihat bahwa banyak kaum fundamentalis yang bermunculan sejak jatuhnya Soeharto dan saya ingin tahu pokok pikiran dan perilaku mereka."

Kato memberanikan diri untuk menghubungi tokoh Islam fundamentalis dan sangat terkejut ketika diterima dengan hangat mereka.

"Saya datang pada mereka dan saya katakan pada mereka bahwa saya bukan seorang Muslim tetapi saya ingin mengetahui tentang pokok pikiran mereka sebagai seorang Muslim Fundamentalis," tutur Kato.

"Saya sangat senang bahwa mereka cukup terbuka dan menerima saya dengan sangat hangat. Kehangatan mereka membuat saya bertanya, kenapa orang-orang Islam ini (liberal dan fundamentalis) memiliki pandangan sangat baik berbeda satu sama lain?"

Hasil penelitian Kato tuangkan ke dalam suatu buku yang berjudul "The Clash of Ijtihad Fundamentalist versus Liberal Muslims: The Development of Islamic Thinking in Contemporary Indonesia" yang ditulis selama kurang lebih empat tahun.

Buku setebal 214 halaman itu menyajikan berbagai interpretasi terhadap ajaran agama Islam di kalangan umat Muslim sehingga dapat memberikan kesempatan untuk memahami keanekaragaman di kalangan umat Muslim sendiri.

"Melalui buku ini, saya hanya ingin orang mengetahui bahwa ada banyak penafsiran terhadap ajaran agama Islam sehingga orang non Muslim dapat memahami bahwa adanya banyak penafsiran Islam," tutur Kato.

"Selain itu, meskipun banyak kaum Muslim di Indonesia masih banyak pula kaum Muslim yang belum benar-benar memahami tentang ajaran agama Islam itu sendiri. Karena itu, saya harapkan agar buku ini berguna sebagai sumber informasi."

Sementara itu, Kato mengatakan bahwa ajaran Islam fundamentalis sangat mudah untuk mempengaruhi kaum muda terutama bagi mereka yang tengah mencari jati dirinya.

"Saya mengatakan bahwa Islam fundamentalis memiliki pengaruh yang kuat terhadap kaum muda karena banyak kaum muda yang tengah mencari identitas diri mereka dan mencarai makna kehidupan." tutur Kato.

"Sehingga dalam pencarian identitas dan makna kehidupan, mereka menemukan jawaban atas pertanyaan mereka melalui Islam karena Islam telah menjawab semua pertanyaan tentang kehidupan dan jawaban tersebut menawarkan suatu solusi," papar dia. "Sehingga hal tersebut membuat Islam menjadi sangat menarik bagi mereka."

Kato menambahkan bahwa elemen fundamentalis di Indonesia sudah ada sejak lama namun kaum fundamentalis tidak berani untuk keluar dan melakukan aktivitas mereka yang mereka lakukan saat ini karena kuatnya pemerintah Soeharto.

Saksikan live streaming program-program BTV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Merdeka Belajar, 50.000 Guru Penggerak Tersebar di Indonesia

Saat ini ada 50.000 Guru Penggerak tersebar di seluruh Indonesia untuk menjadi generasi pemimpin pembelajaran di masa depan.

NEWS | 26 November 2022

Nadiem Janji 600.000 Guru Honorer Jadi ASN PPPK Akhir Tahun Ini

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim berjanji pada akhir tahun 2022 ini, total ada 600.000 guru honorer yang menjadi ASN PPPK. 

NEWS | 26 November 2022

Mendikbudristek Ajak Guru Semangat Berkarya dan Berinovasi

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengajak guru untuk bersemangat dalam berkarya dan berinovasi.

NEWS | 26 November 2022

Kapolri Diminta Audit Kasus yang Dihentikan Bareskrim Polri

ISESS meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan audit investigasi terhadap sejumlah perkara yang dihentikan oleh Bareskrim Polri.

NEWS | 26 November 2022

Jokowi Minta Bantuan dari Relawan Segera Dikirim ke Cianjur

Presiden Jokowi memerintahkan para relawannya untuk segera menyalurkan bantuan yang dikumpulkan ke korban gempa Cianjur. 

NEWS | 26 November 2022

Helikopter Dikerahkan Kirim Bantuan ke Daerah Terisolasi di Cianjur

Helikopter terus dikerahkan untuk mengirim bantuan logistik ke daerah terdampak bencana di Cianjur yang masih terisolasi.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Ingatkan Suara Anak Muda Tentukan Masa Depan Indonesia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengajak anak muda, terutama pemilih pemula untuk tidak apatis di Pemilu 2024.

NEWS | 26 November 2022

Ganjar Pranowo: Anak Muda Jangan Golput saat Pemilu

Menurut Ganjar Pranowo, suara anak muda di pemilu sangat menentukan masa depan bangsa yang lebih baik.

NEWS | 26 November 2022

Ratusan Warga di Kota Kupang Rebutan Minyak Tanah

Kelangkaan minyak tanah sebabkan ratusan warga rebutan antrean di halaman Polsek Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (26/11/2022).

NEWS | 26 November 2022

Jokowi soal Pemimpin Berambut Putih, Pengamat Politik: Ganjar Pranowo

Jokowi mengatakan, ciri-ciri pemimpin yang memikirkan rakyat adalah rambutnya putih. Pengamat politik menilai, ciri-ciri itu adalah Ganjar Pranowo.

NEWS | 26 November 2022


TAG POPULER

# Kasus Tambang Ilegal


# Henry Yosodiningrat


# Net89


# Tiket KCJB


# PLN


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hentikan Kylian Mbappe, Ini Rencana Pelatih Timnas Denmark

Hentikan Kylian Mbappe, Ini Rencana Pelatih Timnas Denmark

SEMESTA BOLA 2022 | kurang dari 1 detik yang lalu










CONTACT US Commodity Square, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
B UNIVERSE