Logo BeritaSatu

BPBD: 239 Rumah di 5 Kecamatan di Jember Terdampak Banjir Bandang

Jumat, 21 Januari 2022 | 20:27 WIB
Oleh : WM

Jember, Beritasatu.com - Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Heru Widagdo mengatakan, sebanyak 239 rumah warga yang tersebar di 5 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, terdampak banjir bandang.

"Lima kecamatan yang terdampak banjir disertai lumpur yakni Kecamatan Panti, Sukorambi, Bangsalsari, Rambipuji, dan Kaliwates," katanya, di Jember, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, sebanyak 239 rumah dan tempat usaha terendam banjir yang disertai lumpur, enam rumah rusak sedang, satu rumah rusak berat, dan musala juga terendam banjir.

"Upaya yang dilakukan melakukan evakuasi warga yang berada di tepi Sungai Kalijompo dan pembersihan akses jalan yang berlumpur di lokasi terdampak banjir," katanya.

Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian banjir tersebut, namun beberapa rumah warga rusak diterjang luapan air sungai yang keruh.

Saat ini, lanjut dia, pihak Tagana dari Dinas Sosial mendistribusikan bantuan 200 nasi bungkus di Desa Pakis, Kecamatan Panti.

"Kami berbagi tugas dengan pihak PMI, Dinsos, Pemadam Kebakaran, TNI/Polri, dan perangkat desa/kecamatan dalam penanganan bencana banjir," katanya.

Ia mengatakan banjir disertai lumpur akibat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Jember pada Kamis (20/1) sore hingga malam.

"Sungai Petung mengalami kenaikan debit air, berwarna keruh coklat dan berlumpur yang masuk ke permukiman warga setinggi 70-90 cm," tuturnya.

Ia mengatakan dampak banjir disertai lumpur terjadi di beberapa desa, bahkan beberapa bagian rumah warga tergerus derasnya arus sungai yang debit airnya meningkat.

Sementara itu, Bupati Jember Hendy Siswanto bersama Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi meninjau lokasi terdampak banjir di Desa Pakis, Kecamatan Panti dan Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari.

"Banjir yang terjadi selama 2 hari berturut-turut dengan debit air yang sangat tinggi memiliki dampak kerusakan yang cukup besar, mengingat dari 10 tahun terakhir baru kali ini banjir di Jember cukup besar," tuturnya.

Menurutnya, banjir tersebut merupakan banjir tahunan karena sejauh ini belum ada perbaikan terhadap posisi di hulu, sehingga sungguh sangat mengkhawatirkan ke depan kalau tidak segera melakukan perbaikan di hulu sungai.

Ke depannya, lanjut dia, Pemkab Jember bersama Pemprov Jatim akan berkolaborasi, serta berharap penanganan hulu itu menjadi proyek nasional.

"Pekerjaan penanganan bencana nasional ini membutuhkan kolaborasi antara Pemkab Jember, Provinsi dan pemerintah pusat karena menyangkut biaya yang cukup besar dan penelitian yang komprehensif," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA








PM Scott Morrison Akui Kekalahan dalam Pemilu Australia

Perdana Menteri (PM) Scott Morrison mengakui kekalahan dalam pemilu Australia pada Sabtu dan kubu oposisi Partai Buruh.

NEWS | 21 Mei 2022



TAG POPULER

# DNA Pro


# CPO


# PDSI


# SEA Games


# Hari Kebangkitan Nasional


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Guardiola Ingin Manchester City Fokus Lawan Aston Villa

Guardiola Ingin Manchester City Fokus Lawan Aston Villa

BOLA | 1 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings