Logo BeritaSatu

Gus Yahya-Nadiem Sepakat Perangi Intoleran, Pelecehan, dan Perundungan

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:05 WIB
Oleh : WM

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) bersama Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim sepakat memerangi intoleran, pelecehan seksual dan perundungan.

Gus Yahya mengatakan, banyak peluang kerja sama yang akan dilakukan PBNU dan Kemendikbudristek.

"Salah satunya program pendidikan kampanye melawan perilaku yang tidak layak yakni intoleran, pelecehan seksual dan perundungan," tutur Gus Yahya, Kamis (20/1/2022).

Menurut dia, intoleran, pelecehan seksual maupun perundungan bisa terjadi di manapun termasuk juga di lingkungan pendidikan NU.

"Kita akui ini ada, termasuk di lingkungan NU. Ini harus kita lawan. Kita harus melawan sikap intoleran, pelecehan seksual dan perundungan khususnya di dunia pendidikan," ujarnya.

Gus Yahya juga menyampaikan terima kasih atas kunjungan Nediem. Aktivitas utama PBNU adalah pendidikan sehingga kerja sama dengan Kementerian Pendidikan akan terus dilakukan.

"Salah satu core aktivitas NU adalah pendidikan. Kerja sama yang erat dengan Kementerian Pendidikan akan kita tingkatkan," ucapnya.

Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengunjungi Kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Kamis siang. Nadiem langsung disambut Ketua Umum PBNU Gus Yahya dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Banyak hal yang dibicarakan dalam pertemuan selama lebih dari dua jam di ruangan Ketua Umum PBNU lantai 3 itu.

"Yang pertama kami mengucapkan selamat. Kami silaturahim juga untuk membicarakan kerja sama yang sudah dilakukan antara PBNU dengan Kementerian Pendidikan," kata Nadiem.

Beragam rencana kerja sama juga dibicarakan dalam pertemuan kali ini. Di antaranya penguatan pendidikan akhlak yang akan melibatkan PBNU.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kasus Covid-19 Terkendali, TracingMasih Tetap Diperlukan

Proses tracing atau pelacakan masyarakat yang kemungkinan terdeteksi Covid-19 harus tetap berjalan.

NEWS | 20 Mei 2022

6 Tahun Jadi Tersangka, Eks Dirjen Hortikultura Kementan Ditahan KPK

KPK menahan mantan Dirjen Hortikultura Kementan, Hasanuddin Ibrahim yang telah berstatus tersangka selama enam tahun atas kasus dugaan korupsi pupuk hayati.

NEWS | 20 Mei 2022

Terawan Ajak Rekan Sejawat Bangun Kesehatan Masyarakat

Terawan mengajak rekan sejawatnya untuk bergabung dalam Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) agar bisa berkontribusi membangun kesehatan masyarakat

NEWS | 20 Mei 2022

Kemendagri Dorong Digitalisasi Pengelolaan Pendapatan Daerah

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong implementasi elektronifikasi dan digitalisasi pengelolaan pendapatan daerah.

NEWS | 20 Mei 2022

Datangi KPPU, MAKI Berikan Data Dugaan Monopoli Migor

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Bonyamin Saiman mendatangi kantor KPPU guna memberikan data tambahan dugaan monopoli minyak goreng (migor)

NEWS | 20 Mei 2022

Pemkot Bogor Mempermudah Pembuatan E-KTP bagi Pelajar

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mempermudah pembuatan identitas kependudukan e-KTP bagi pelajar.

NEWS | 20 Mei 2022

Ribuan Santri di Jatim Berselawat untuk Ganjar Pranowo

Ribuan santri menggelar gebyar selawat dan doa bersama dalam rangka ‘Mengetuk Pintu Langit’ agar Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

NEWS | 20 Mei 2022

Dipecat IDI, Terawan Janji Ikut Membesarkan PDSI

Mantan Menkes Terawan Agus Putranto, bergabung dan berjanji membesarkan Persatuan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) usai dipecat Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

NEWS | 20 Mei 2022

Kasus Mafia Tanah Cipayung, Kejati DKI Geledah Rumah di Pesona Khayangan

Kejati DKI Jakarta menggeledah sebuah rumah mewah di Pesona Khayangan, Depok terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah atau mafia tanah di Cipayung Jaktim.

NEWS | 20 Mei 2022

Ancaman Kekurangan Pangan Perburuk Krisis di Sri Lanka

Ancaman kekurangan pangan diyakini akan semakin memperburuk krisis ekonomi yang terjadi di Sri Lanka.

NEWS | 20 Mei 2022


TAG POPULER

# Deddy Corbuzier


# UAS


# Timnas Indonesia


# Minyak Goreng


# Lin Che Wei


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Hadapi Tantangan Global, Jokowi: Utamakan Produk Lokal

Hadapi Tantangan Global, Jokowi: Utamakan Produk Lokal

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings