Logo BeritaSatu

Polisi Dalami Kasus Hilangnya Peninggalan Kerajaan Bone di Museum La Pawowi

Rabu, 19 Januari 2022 | 23:11 WIB
Oleh : FFS

Makassar, Beritasatu.com - Pihak kepolisian masih mendalami kasus dugaan hilangnya benda-benda pusaka bersejarah Kerajaan Bone di Museum La Pawowi, Bone, Sulawesi Selatan.

"Ini masih rancu, apakah dia (terduga) mencuri atau apakah ia mengamankan barang milik orang tuanya," tutur Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Komang Suartana di Makassar, Rabu (19/1/2022).

Perwira menengah Polri ini menuturkan, dari penyelidikan Satuan Reskrim masih ada pengembangan apakah benar-benar pencurian atau tidak. Hal ini karena tim kepolisian di lapangan masih menyelidiki dan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-buktinya.

"Nanti kalau sudah lengkap, baru kita rilis. Ini masih dikembangkan. Kita juga masih akan tanyakan sejauh mana proses hukum di wilayah Polres Bone," tutur Kombes Komang.

Sementara itu, ahli waris benda pusaka tersebut, Andi Baso Bone, membantah disebut mencuri seperti yang dilaporkan pihak Dinas Kebudayaan Kabupaten Bone pada 15 Januari 2022 di Polres setempat.

Andi Baso menjelaskan, benda-benda itu milik ayahnya untuk diambil kembali setelah mendapat surat pemberitahuan pada 10 Januari 2022 terkait pengosongan rumahnya dekat museum dari Pemerintah Kabupaten Bone agar segera pindah dengan batas waktu paling lambat 24 Januari 2022.

"Itu barang koleksi orang tua saya, diminta disimpan di museum itu. Hampir semua kalangan pejabat di sini tahu latar belakang dari mana asal benda ini," ungkapnya.

Hadirnya benda-benda pusaka setelah ayahnya diminta tinggal di rumah itu, kini menjadi museum. Sebab, rumah yang ditinggali di Jalan Sungai Kapuas Bone terdampak musibah, atapnya roboh. Pemda setempat pun meminta agar koleksi yang dimiliki ayahnya sebagai pemangku adat Kerajaan Bone kala itu ditaruh di museum agar tidak terbengkalai.

Bersama keluarganya, Andi Baso pindah ke sana dan ditempati sejak tahun 1978. Namun belakangan dengan alasan penertiban aset daerah oleh pemda, ia pun diminta pindah ke tempat lain. Meski demikian, pihaknya tetap kooperatif terhadap pemanggilan maupun pemeriksaan dari kepolisian.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kebudayaan Pemkab Bone, Andi Ansar Amal saat dihubungi wartawan menyebut, barang-barang pusaka yang hilang itu sebanyak 95 persen. Kejadian diperkirakan pada Sabtu (15/1/2021)

Andi Ansar Amal memperkirakan, kejadian pencurian tersebut pada malam hari. Sebab, banyak barang pusaka yang hilang tidak ternilai harganya dibawa kabur pencuri. Dugaan sementara pelakunya orang yang pernah tinggal di belakang museum setempat, setelah diminta pindah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Temuan 26 Kasus, 5.000 Warga Beijing Dikirim ke Pusat Karantina

5.000 warga Kota Beijing, Tiongkok, dikirim ke pusat karantina terpadu setelah ditemukan 26 kasus positif Covid-19.

NEWS | 23 Mei 2022

Anthony Albanese Dilantik Menjadi PM Ke-31 Australia

emimpin Partai Buruh, Anthony Albanese, pada Senin (23/5/2022) dilantik sebagai perdana menteri (PM) ke-31 Australia.

NEWS | 23 Mei 2022

KPK Kembali Tegaskan Tidak Berhenti Buru Harun Masiku

KPK berkomitmen dalam menuntaskan tiap perkara korupsi yang tengah ditangani oleh lembaga anti rasuah itu, termasuk menangkap Harun Masiku. 

NEWS | 23 Mei 2022

Mulai Hari Ini, Dani Ramdan Kembali Pimpin Kabupaten Bekasi

Dani Ramdan akan dilantik sebagai Penjabat (Pj) Bupati Bekasi pada Senin 23 Mei 2022 di Bekasi, Jawa Barat.

NEWS | 23 Mei 2022

Moeldoko Jamin Keluhan Publik Pasti Ditindaklanjuti

Moeldoko menjamin bahwa seluruh pengaduan dari masyarakat mengenai kebijakan publik pasti akan ditindaklanjuti.

NEWS | 23 Mei 2022

LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Warga

LPDP mengadakan kegiatan guna melestarikan lingkungan hidup dengan melakukan transplantasi karang di Kepulauan Seribu.

NEWS | 23 Mei 2022

Tembok Gudang Roboh di Cengkareng, 4 Orang Alami Luka

Tembok gudang yang roboh itu terjadi di RT 02 RW 07 Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat.

NEWS | 23 Mei 2022

WEF Digelar Tatap Muka, Rumah Delegasi Rusia Terpampang "Penjahat Perang"

World Economic Forum atau WEF kembali digelar di Davos, Swiss mulai Minggu (22/5/2022) hingga Kamis (26/5/2022).

NEWS | 23 Mei 2022

Kasus Cacar Monyet Pertama Dikonfirmasi oleh Austria

Kasus cacar monyet pertama di Austria telah dikonfirmasi, otoritas kesehatan Wina mengatakan pada hari Minggu (22/5/2022).

NEWS | 23 Mei 2022

Inggris Konfirmasi Terjadinya Penularan Lokal Cacar Monyet

Inggris mengkonfirmasi terjadinya penularan lokal kasus cacar monyet, seperti diungkapkan kepala penasihat medis UKHSA Susan Hopkins.

NEWS | 23 Mei 2022


TAG POPULER

# Timnas Basket


# SEA Games


# Ganjar Pranowo


# Kapal Drone


# Jokowi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Temuan 26 Kasus, 5.000 Warga Beijing Dikirim ke Pusat Karantina

Temuan 26 Kasus, 5.000 Warga Beijing Dikirim ke Pusat Karantina

NEWS | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings