Logo BeritaSatu

Majelis Hakim Beberkan Alasan Tidak Vonis Mati Heru Hidayat di Perkara Asabri

Selasa, 18 Januari 2022 | 22:27 WIB
Oleh : Muhammad Aulia / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta membeberkan alasan tidak memvonis mati Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat sebagaimana tuntutan jaksa dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan dana PT Asabri (Persero). Alasannya yakni Heru sudah berstatus sebagai narapidana di perkara lain yakni perkara korupsi Jiwasraya.

Adapun dalam perkara tersebut, Heru sudah divonis hukuman maksimal yakni seumur hidup.

"Meski bersalah tapi karena terdakwa telah dijatuhi hukuman seumur hidup maka pidana yang dijatuhi dalam perkara a quo adalah nihil," kata Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto di Gedung Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Selain itu, hakim juga mengacu pada Pasal 67 KUHP. Dalam aturan itu disebutkan orang yang telah divonis hukuman penjara seumur hidup tidak boleh dijatuhi hukuman lain, kecuali dalam hal pencabutan hak-hak tertentu dan pengumum majelis hakim.

Untuk itu, majelis hakim menjatuhkan pidana nihil terhadap Heru Hidayat. Meski demikian, majelis hakim mewajibkan Heru Hidayat membayar uang pengganti senilai Rp 12,6 triliun. Hukuman ini dijatuhkan karena Heru Hidayat terbukti turut serta melakukan tindak pidana korupsi terkait pengelolaan dana PT Asabri yang merugikan keuangan negara Rp 22,7 triliun dan tindak pidana pencucian uang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Prakiraan Cuaca: Jakarta Diguyur Hujan Siang hingga Malam

Cuaca di wilayah DKI Jakarta, Senin (23/5/2022), berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada siang hingga malam hari.

NEWS | 23 Mei 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 22 Mei 2022

Berikut ini Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 22 Mei 2022.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 22 Mei 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 di Jakarta sampai 22 Mei 2022

NEWS | 22 Mei 2022

Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 22 Mei 2022

Berikut ini Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 22 Mei 2022.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 Mei 2022

Berikut ini Data Prevalensi Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 Mei 2022.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Positivity Rate Covid-19 sampai 22 Mei 2022

Berikut ini Data Positivity Rate Covid-19 sampai 22 Mei 2022 yang diambil dari data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi, 22 Mei 2022

Berikut ini Data Kesembuhan Terendah Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 Mei 2022 yang disarikan dari data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 22 Mei 2022

Berikut ini Data Kasus Positif dan Kematian Covid-19 sampai 22 Mei 2022 yang disarikan dari data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 22 Mei 2022

Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi, 22 Mei 2022

Berikut ini Data Kematian Tertinggi Covid-19 di 10 Provinsi pada 22 Mei 2022 yang disarikan dari data Kementerian Kesehatan.

NEWS | 22 Mei 2022

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 22 Mei 2022

Berikut ini Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data pada 22 Mei 2022 yang diambil dari Kementerian Kesehatan.

NEWS | 22 Mei 2022


TAG POPULER

# Timnas Basket


# SEA Games


# Ganjar Pranowo


# Kapal Drone


# Jokowi


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Ambil Untung, Saham GOTO Terkoreksi 2,6% Siang Ini

Ambil Untung, Saham GOTO Terkoreksi 2,6% Siang Ini

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings