Logo BeritaSatu

Kepala Bappenas: IKN Nusantara Tak Dibangun Seperti Lampu Aladin

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa mengatakan, pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara tidak bisa dibangun secara terburu-buru. Menurut Suharso, membangun kota tidak seperti lampu Aladin yang tiba-tiba jadi, tetapi harus memiliki perencanaan yang matang dan terukur.

“Mudah-mudahan kota ini (IKN Nusantara) menjadi contoh untuk kota-kota kita yang akan datang. Tentu saja membangun kota ini tak seperti lampu Aladin, langsung set jadi,” ujar Suharso di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/1/2022).

Suharso mengatakan, jika sudah mempunyai perencanaan yang matang dan terukur, maka harus disiplin dengan perencanaan tersebut sehingga kotanya berbentuk sesuai dengan masterplan yang dibuat. Dia mengatakan, pihaknya membangun IKN Nusantara dengan perencanaan-perencanaan yang matang.

“Perencanaan tanpa dilaksanakan dengan disiplin pasti yang terjadi akan amorf, tidak berbentuk dan kemudian menjadi tidak nyaman. Kota ini disusun dengan rencana yang luar biasa dan kita benar-benar dapat dipertanggungjawabkan secara teknokratik,” tandas Suharso.

Terkait pembangunan IKN Nusantara, Suharso memastikan pendanaannya tidak akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Pemerintah, kata dia, pemerintah akan membuat skema bisnis model baru untuk pendanaan IKN Nusantara.

"Apakah akan beratkan APBN? Tidak, kami akan membuat adaptasi bisnis model sedemikian rupa sehingga tidak memberatkan APBN dan justru akan menambah aset-aset sedemikian rupa," kata dia.

Menurut Suharso, adapun dana dari APBN yang sebesar 53% dari total seluruh pendanaan IKN pada 2022 merupakan kelanjutan dari proyek PUPR yang sudah berjalan sejak 2021.

"Ini pembangunan yang sudah dimulai dari tahun 2021, misalnya untuk bendungan di Sepaku, jalan akses, kemudian jalan logistik, itu yang sudah dibangun," tutur Suharso.

Menteri PPN mengatakan, berbagai skema pendanaan pembangunan IKN akan diciptakan untuk menjaga kesinambungan fiskal ke depan. Perencanaan ini, lanjut dia, sudah melalui kajian matang dan strateginya akan berbeda untuk memenuhi kebutuhan pendanaan dan menghindari penarikan utang jangka panjang.

"Alhasil, keputusan yang diambil juga tidak akan membebani anak cucu di masa depan. Jurus-jurus (pendanaan) akan berbeda, dan visi bisnis pemerintah tentu tajam untuk ini. Kita tidak serta merta akan merugikan anak cucu kita ke depan sama sekali tidak. Jadi isu itu sama sekali saya berani untuk menolaknya, jadi benar-benar kami memperhitungkan secara telaten dan teliti," ungkap dia.

Menteri PPN menegaskan, pemerintah akan memaksimalkan pendanaan kreatif, seperti skema kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) maupun skema pendanaan swasta/BUMN/BUMD. Selain itu, Bappenas akan berkolaborasi dan bersinergi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terkait pemenuhan anggaran dan dalam implementasinya juga akan dilakukan skema gas dan rem secara terukur.

"Dengan telah disahkan UU IKN, pembangunan IKN akan terus berlanjut meskipun sudah berganti kepemimpinan," pungkas Suharso.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Letakkan Pancasila Sebagai Nilai Dasar dan Universal

memperingati Hari Lahir Pancasila 1 Juni,MPR-Institut Filsafat Pancasila mengadakan sarasehan bertajuk Pancasila sebagai Dasar Filsafat Negara dan relevansinya

NEWS | 26 Mei 2022

Bahas Rusia-Ukraina, GMKI Adakan Webinar Internasional

GMKI akan melaksanakan webinar internasional pada Jumat. Tema yang akan dibahas adalah terkait konflik Rusia dan Ukraina.

NEWS | 26 Mei 2022

Cegah PMK di Lampung, Apkasi Setop Pasokan Sapi dari Luar Daerah

Mencegah merebaknya penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Lampung, Apkasi sepakat menyetop pasokan sapi dari luar daerah.

NEWS | 26 Mei 2022

Puan: Saatnya Kaum Perempuan Lebih Berperan dalam Politik

Ketua DPR Puan Maharani menegaskan sudah saatnya kini kaum perempuan lebih berperan dalam bidang politik.

NEWS | 26 Mei 2022

Pemkab Bogor Telusuri Asal Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi

Jumlah sapi yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku (PMK) di wilayah Jonggol, Kabupaten Bogor, sudah mencapai 14 ekor.

NEWS | 26 Mei 2022

Saran Guru Besar Unpad soal Polemik Penjabat Kepala Daerah

Guru Besar Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi berharap agar polemik penunjukan penjabat kepala daerah dapat dihentikan.

NEWS | 26 Mei 2022

Biotek Farmasi Hadirkan Keunggulan Bioteknologi Originator

Biotek Farmasi hadirkan keunggulan produk bahan olahan bioteknologi originator yang mempunyai efikasi dan keamanan terbaik di dunia.

NEWS | 26 Mei 2022

2 Warga Jepang Meninggal Selama Lockdown di Shanghai

2 warga Jepang meninggal dunia di Shanghai, Tiongkok, selama masa penguncian wilayah (lockdown) Covid-19 sejak akhir Maret lalu.

NEWS | 26 Mei 2022

Warga Jakarta dan Relawan Deklarasi Dukungan untuk Ganjar

Relawan Sahabat Ganjar dan warga DKI Jakarta mendeklarasikan dukungan untuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

NEWS | 26 Mei 2022

Panitia: Biaya Penyelenggaraan Formula E Jakarta Rp 130 M

Panitia penyelenggara Formula E Jakarta menyebutkan, biaya pelaksanaan ajang balap mobil listrik itu mencapai kisaran Rp 120 miliar hingga Rp 130 miliar

NEWS | 26 Mei 2022


TAG POPULER

# Adik Jokowi Menikah


# Yeremia Rambitan


# Joe Biden


# Alex Noerdin


# KRL


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Puan: Saatnya Kaum Perempuan Lebih Berperan dalam Politik

Puan: Saatnya Kaum Perempuan Lebih Berperan dalam Politik

NEWS | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings