Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Label Kemasan BPA untuk Lindungi Masyarakat

Kamis, 2 Desember 2021 | 21:05 WIB
Oleh : Kunradus Aliandu / KUN

Jakarta, Beritasatu.com – Beragam reaksi bermunculan seiring dengan rencana Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang akan mengeluarkan regulasi pelabelan kemasan pangan mengandung Bisphenol-A (BPA). Ada yang pro dan ada yang kontra. Adapun rencana pelabelan kemasan pangan bukan bermaskud melarang penggunaan kemasan pangan mengandung BPA. Tapi, bertujuan agar industri dapat tetap bersaing secara sehat dan memberikan informasi yang jujur kepada masyarakat/konsumen, serta kesehatan masyarakat dapat tetap terlindungi.

Dokter spesialis anak yang juga anggota Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Irfan Dzakir memaparkan tentang efek dan bahaya dari BPA, terutama pada tumbuh kembang anak. “Dari banyak penelitian yang sudah dipublikasikan, BPA memberi pengaruh besar pada tumbuh kembang anak, seperti tinggi badan dan perkembangan organ seksual anak, hingga gangguan perilaku, dan perubahan mikro struktur otak,” jelasnya.

Ia menambahkan, efek BPA tidak akan langsung terlihat, karena butuh waktu bertahun-tahun dengan jumlah akumulatif tertentu. “Patokan pada setiap orang juga berbeda, tidak bisa disamakan. Risiko terbesar ada pada anak-anak dan orang yang memiliki risiko penyakit lainnya.” jelasnya.

Dokter Irfan juga menginformasikan, BPA bersifat karsinogenik, sehingga dapat mempercepat proses perkembangan sel kanker pada anak-anak dan orang dewasa. Misalnya kanker payudara, kanker rahim, dan kanker prostat. “BPA itu berikatan dengan receptor estrogen, sehingga receptor estrogen ini akhirnya meningkatkan perkembangan sel yang dapat memicu kanker,” kata dia.

Dalam bidang kesehatan, ada 4 langkah yang harus dilakukan, yaitu langkah kuratif, palatif, promotif dan preventif. Menurut dokter Irfan, Regulasi pelabelan BPA adalah langkah promotif dan preventif yang memang harus dilakukan, karena sejalan dengan program Kementerian Kesehatan. Tinggal bagaimana BPOM berkoordinasi dan bersinergi dengan bidang-bidang lainnya, seperti bidang industri dan ekonomi, agar regulasi ini dapat bersifat akomodatif. “Misalnya, kalau pelabelan BPA dapat membuat harga pangan olahan menjadi lebih mahal karena industri harus melakukan re-packaging dan melakukan pelabelan, bisa saja pemerintah memberikan insentif kepada industri atau melakukan pengurangan pajak, sehingga tidak memberatkan industri. Butuh pengambilan kebijakan yang sinergis,” tutupnya.

Ketua Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar sangat mengapresiasi dan menyambut baik rencana BPOM untuk mengeluarkan aturan pelabelan kemasan pangan mengandung BPA sebagai upaya dalam melindungi kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak. “Seorang peneliti terkait risiko BPA pernah menyuarakan dalam studinya bahwa BPA adalah salah satu polusi yang 'tidak terlihat'. Walaupun tidak terlihat namun bisa memiliki imbas risiko kesakitan akibat pencemarannya. Untuk itu, pemerintah perlu melindungi masyarakat Indonesia dari cemaran BPA yang 'tidak terlihat' ini,” ujarnya.

Nia Umar juga meminta BPOM untuk dapat menjadi pihak yang menjunjung tinggi perlindungan dasar kesehatan masyarakat Indonesia. “Saya berharap BPOM dapat menjadi garda terdepan dalam melindungi kesehatan masyarakat, karena saya yakin, masih banyak masyarakat yang tidak menyadari risiko BPA. Dan ini sudah menjadi tanggung jawab BPOM untuk memberikan perlindungan yang komprehensif, karena kesehatan adalah isu paling mendasar untuk diproteksi di atas isu lainnya,” tegasnya.
“Harapan saya BPOM bisa menjadi wasit yang adil. Keadilan bukan selalu porsi yang sama dan seimbang. Keadilan yang menempatkan kesehatan sebagai isu yang paling penting di atas kepentingan ekonomi,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi juga penting. “Industri berhak melakukan kegiatan ekonomi, namun tentunya dengan memperhatikan rambu-rambu kebijakan yang jelas dan mengedepankan kesehatan di atas segalanya,” ujar Nia.

Terpenting Cari Solusi

Sementara itu, dr. Makky Zamzami selaku Koordinator Satgas Covid PBNU dan anggota Persatuan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengatakan, yang terpenting saat ini adalah mencari solusi dan jalan tengah yang dapat mengakomodir semuanya. “Misalnya transisi dari minyak tanah ke kompor gas, atau pelarangan penggunaan kantong plastik di minimarket. Dulu dikecam, dan mendapat banyak pertentangan. Ini hanya masalah komunikasi, masalah altenatif, masalah hal-hal yang memang baik untuk masyarakat dan industri. Buktinya, bisa tetap berjalan sampai sekarang dan memberi manfaat,” tutur dia.

Ia menambahkan, ketika satu institusi dan masing-masing institusi ini saling memikirkan, saling memiliki kepentingan, maka carilah kepentingan tengah yang memberikan jalan keluar terbaik. “Hanya perlu mencoba, mengkaji dan menyadari bahwa end-user itu siapa, produksi atau industri itu siapa, kebijakan siapa, lalu bagaimana mereka bisa saling bersinergi,”ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Alissa Wahid: Tak Boleh Ambil Hak Beragama Orang Lain

Alissa Wahid mengatakan, tidak boleh mengambil hak beragama orang lain dan memaksakan ajaran agamanya.

NASIONAL | 18 Januari 2022

KPK Sita Aset Bupati HSU Senilai Belasan Miliar Rupiah Terkait Pencucian Uang

KPK menyita aset milik Bupati nonaktif Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid bernilai belasan miliar rupiah karena diduga terkait tindak pidana pencucian uang

NASIONAL | 18 Januari 2022

Forum Rembuk Rakyat Kalimantan Sambut Ibu Kota Nusantara

Decky menyatakan pihaknya mendukung nama IKN baru, yakni Nusantara.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Napi Seumur Hidup Lakukan Penipuan dengan Modus Jadi Polisi

Pelaku dalam aksinya dibantu dua tersangka lainnya, yang merupakan mantan narapidana.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Ahli: Penembakan 4 Anggota FPI Tak Salahi Prosedur

Penembakan empat anggota FPI yang dilakukan oleh dua polisi tidak menyalahi prosedur. 

NASIONAL | 18 Januari 2022

Ini Detail Aturan PPKM Level 2 di Jawa dan Bali

Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 3 Tahun 2022 tentang PPKM level 2 Jawa dan Bali mengatur hal teknis terkait kegiatan warga masyarakat. Berikut detailnya.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Tiba di Kediaman Ketua DPD, AHY Didampingi Petinggi Demokrat

AHY diketahui turut didampingi oleh sejumlah petinggi Partai Demokrat.

NASIONAL | 18 Januari 2022

Peneliti BRIN: Potensi Gempa Bumi Megathrust Selat Sunda Capai M 8,7

BRIN menyatakan, gempa Banten yang belum lama terjadi kembali mengingatkan akan adanya potensi gempa bumi megathrust Selat Sunda yang mencapai magnitudo 8,7

NASIONAL | 18 Januari 2022

KPK Geledah Sejumlah Lokasi Terkait Kasus Suap Bupati Penajam Paser Utara

KPK menggeledah sejumlah lokasi terkait kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menjerat Bupati nonaktif Penajam Paser Utara, Abdul Gafur Mas'ud. 

NASIONAL | 18 Januari 2022

PPKM, Ini Bandara-bandara yang Boleh Dimasuki Penumpang Internasional

Instruksi Mendagri nomor 3 tahun 2022 tentang PPKM untuk wilayah Jawa dan Bali mengatur tentang pembatasan pintu masuk perjalanan penumpang internasional.

NASIONAL | 18 Januari 2022


TAG POPULER

# Nusantara


# Vaksinasi Covid-19


# Nur Afifah Balqis


# Shin Tae-yong


# Covid-19 Meningkat



TERKINI
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 18 Januari 2022

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 18 Januari 2022

BERITA GRAFIK | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings