Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dudukkan Penangkapan Anggota MUI Secara Proporsional

Sabtu, 27 November 2021 | 22:16 WIB
Oleh : BW

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat intelijen dan terorisme dari Universitas Indonesia Ridlwan Habib mengatakan, masyarakat hendaknya mendudukkan masalah penangkapan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas dugaan kasus terorisme secara proporsional.

"Kita tidak boleh berlebih-lebihan dalam menyikapi sebuah kasus, harus didudukkan secara proporsional," kata Ridlwan dalam siaran pers, Sabtu (27/11/2021).

Menurut dia, penangkapan tersebut jelas dilakukan atas dasar dugaan yang bersangkutan sebagai anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) sehingga terlalu berlebihan jika muncul narasi kriminalisasi ulama atau islamofobia.

"Mereka ini melawan hukum dalam konteks Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Terorisme," ujarnya.

Menurut dia, ini juga berlaku untuk kasus terorisme lainnya yang pelakunya kebetulan merupakan tokoh atau aktivis apa saja.

Di sisi lain, masyarakat tidak boleh juga lantas melabeli MUI sebagai organisasi yang buruk hingga lantas muncul narasi pembubaran MUI.

"Karena masih banyak ulama di MUI, para kiai yang memang benar-benar mendalami Islam secara kafah, secara baik dan mempromosikan Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang damai," ujar Ridlwan.

Menurut Ridlwan, insiden yang mencatut nama lembaga sebesar MUI adalah murni kesalahan individu.

Ia memandang hal ini sebagai kemampuan individu jaringan terorisme dalam berkamuflase.

"Karena kelompok ini memiliki kemampuan untuk bergabung dengan organisasi-organisasi umum, mendekati tokoh publik dan sebagainya," katanya.

Masyarakat juga tidak boleh kemudian membandingkan dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua dengan menganggap bahwa pemerintah pilih kasih dalam penanganan terorisme.

Menurut Ridlwan, pihak yang berpikiran KKB dibiarkan itu salah besar karena sampai hari ini Satgas Nemangkawi habis-habisan di lapangan mempertaruhkan nyawa.

"Lihat saja beberapa hari yang lalu ada anggota TNI yang jadi korban. Pemerintah sudah mengirimkan prajurit-prajurit terbaik Polri dan juga TNI dalam konteks perbantuan untuk menangani KKB ini," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tinjau Banjir Pekalongan, Mensos Bagikan Sembako

Mensos Tri Rismaharini menilai banjir yang terjadi di wilayah Dukuh Kranji, Kecamatan Kedungwuni karena adanya penyempitan sungai akibat endapan yang cukup besar.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Jokowi Serahkan Bantuan Modal bagi Pedagang di Pasar Bintan Center

Jokowi menyerahkan bantuan uang tunai bagi para pedagang di Taman Batu 10 Kawasan Pasar Bintan Center, Kota Tanjung Pinang.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Intip Megahnya Gedung Perpustakaan Daerah Gunungkidul

Kabupaten Gunungkidul kini memiliki gedung layanan perpustakaan daerah yang representatif.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Azis Syamsuddin Dituntut 4 Tahun 2 Bulan, Ini Tanggapan KPK

Azis Syamsuddin dituntut jaksa KPK dengan pidana penjara 4 tahun 2 bulan. KPK menegaskan tuntutan tersebut telah mempertimbangkan aspek keadilan dan kebenaran.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Paulus Tanos Berpeluang Ditangkap KPK Usai Perjanjian Ekstradisi Ditetapkan

KPK memiliki peluang untuk menangkap tersangka kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yakni Dirut PT Shandipala Arthaputra, Paulus Tanos.

NASIONAL | 25 Januari 2022


Tips dan Trik Belanja Hemat Jelang Hari Raya Imlek

Ada tips dan trik belanja hemat menjelang hari raya Imlek agar bisa mengatur bujet dengan baik.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Sorot Kasus Kerangkeng Manusia, Stafsus Mendagri: Memprihatinkan

Stafsus Mendagri bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga merasa prihatin dengan adanya temuan kerangkeng manusia di Langkat.

NASIONAL | 25 Januari 2022

Kemendagri Dukung Polisi Usut Temuan Kerangkeng Manusia di Langkat

Kemendagri mendukung kepolisian mengusut temuan kerangkeng manuia di rumah Bupati Langkat non-aktif Terbit Rencana Perangin Angin.

NASIONAL | 25 Januari 2022

KPK Dalami Dugaan Aliran Uang Korupsi Rahmat Effendi ke Keluarganya

KPK akan mendalami soal dugaan aliran uang korupsi Wali Kota Bekasi nonaktif Rahmat Effendi ke keluarganya.

NASIONAL | 25 Januari 2022


TAG POPULER

# Nurul Arifin


# Wiyanto Halim


# Sorong


# Rupiah


# Jokowi



TERKINI
Tinjau Banjir Pekalongan, Mensos Bagikan Sembako

Tinjau Banjir Pekalongan, Mensos Bagikan Sembako

NASIONAL | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings