Logo BeritaSatu
Tanam Pohon dan Bangun Sumur Resapan

Begini Aksi Nyata Ditjen PPTR Selamatkan Kawasan Jabodetabek-Punjur

Rabu, 10 November 2021 | 22:45 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Bogor, Beritasatu.com - Komitmen bersama antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan dalam menyelamatkan kawasan Puncak, Bogor. Hal ini mengacu pada implementasi Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2020 tentang Rencana Tata Ruang Kawasan Perkotaan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Puncak, dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melalui Direktorat Jenderal Pengendalian dan Penertiban Pemanfaataan Tata Ruang menginisiasi pertemuan penanaman pohon dan pembangunan sumur resapan di Kawasan Puncak demi meminimalisir dampak banjir di kawasan hilir.

Direktur Jenderal Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (Dirjen PPTR), Dr Ir Budi Situmorang MURP menjelaskan, kawasan Puncak sebagai hulu Kawasan Strategis Nasional (KSN) Jabodetabekpunjur yang berfungsi sebagai kawasan resapan air dengan kemampuan tinggi untuk meresapkan air hujan dan sebagai pengontrol tata air permukaan.

"Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga tutupan vegetasi di kawasan Puncak agar fungsinya sebagai kawasan resapan air tetap terjaga," ujar Budi Situmorang dalam acara "Pesan Puncak untuk Penyelamatan Kawasan Puncak" dalam rangkaian peringatan Hantaru 2021 di Puncak, Bogor, Jawa Barat.

Budi menjelaskan, fungsi resapan air di kawasan Puncak mengalami penurunan dari tahun ke tahun. Berdasarkan hasil analisis tutupan lima tahun terakhir dengan menggunakan peta citra tahun 2016 dan tahun 2021, ditemukan perubahan tutupan vegetasi lahan, antara lain luas hutan berkurang sekitar 3.876 hektare.

"Perubahan hutan tercatat menjadi pertanian sekitar 2.373 hektare, menjadi semak belukar sekitar 1.221 hektare, dan menjadi pemukiman sekitar 282 hektare,” sebutnya.

Budi menegaskan, dengan tren perubahan tutupan lahan di kawasan Puncak tersebut, maka limpasan air hujan yang mengalir di permukaan tanah menjadi tinggi.

"Sehingga, tidak mengherankan apabila kawasan Puncak disebut sebagai salah satu pengirim banjir ke hilir kawasan Jabodetabekpunjur," tegasnya.

Budi menambahkan, upaya pemulihan kawasan Puncak dilakukan melalui beberapa tahapan program, yakni penanaman pohon, pembuatan sumur resapan untuk mengurangi limpasan air hujan yang mengalir di permukaan tanah, pembangunan bendungan kering untuk mengendalikan banjir.

"Selain itu dilakukan pula penertiban pelanggaran pemanfaatan ruang untuk memberikan efek jera terhadap pelaku pelanggaran pemanfaatan ruang dan pengendalian hak atas tanah,” ungkapnya.

Budi memaparkan, Desa Tugu Utara dan Kecamatan Cisarua dipilih menjadi percontohan pertama dalam program penanaman pohon. Sebab, kecamatan Cisarua merupakan kecamatan terbesar di kawasan hulu DAS Ciliwung.

"Untuk setiap pohon yang ditanam dilakukan perekaman koordinat dengan GPS. Pohon dimonitoring agar tetap hidup dan bila ada yang mati, maka akan diganti dengan pohon baru," tandasnya.

Sebenarnya, lanjut Budi, sumur resapan bukanlah hal asing di kawasan Puncak. Tapi, fakta di lapangan, sumur resapan yang telah dibangun banyak yang tidak terawat dan ada pula yang tidak dapat berfungsi lagi. Hal ini dipicu karena tidak ada yang melakukan pemeliharaan pasca pembangunan.

"Melihat latar belakang tersebut, dibuatlah program fasilitasi pembangunan sumur resapan dengan berbasis komunitas masyarakat dengan pola, yakni penguatan peran masyarakat dengan melibatkan masyarakat setempat; meminta masyarakat dan komunitas peduli lingkungan untuk berkomitmen mengurangi limpasan air hujan yang mengalir di permukaan tanah melalui pembangunan sumur resapan,” ujarnya.

Dalam pengadaan sumur resapan, sambung Budi, bekerja sama dengan badan usaha atau perusahaan melalui program CSR seperti PT Pertamina atau bekerja sama dengan sektor lain seperti Kementerian PUPR.

"Sama halnya dengan penanaman pohon, pembangunan sumur resapan ini dengan perekaman koordinat dengan GPS dan kemudian dilakukan monitoring untuk memastikan sumur resapan yang dibangun tetap berfungsi. Pelaksanaan monitoring ini dilakukan oleh Komunitas Peduli Lingkungan secara berkala minimal 6 bulan sekali sejak pembangunan,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Solusi Dua Negara Israel dan Palestina Harus Terus Disuarakan

Solusi dua negara Israel dan Palestina dengan posisi yang setara harus terus disuarakan, demi terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

NEWS | 29 September 2022

PGRI Dorong Penuntasan Tunjangan Profesi bagi 1,6 Juta Guru

PGRI mendorong pemerintah melalui Kemendikbudristek guna menuntaskan 1,6 juta guru yang belum mendapatkan tunjangan profesi.

NEWS | 29 September 2022

Satgas Berupaya Evakuasi Terduga Teroris DPO MIT Poso

Personel kepolisian berusaha mengevakuasi jasad terduga teroris Askara alias Pak Guru yang masuk daftar pencarian orang (DPO) Mujahidin Indonesia Timur.

NEWS | 29 September 2022

Ibunda Brigadir J Harap Penegak Hukum Bekerja Jujur

Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak berharap penegak hukum bekerja dengan sebaik-baiknya dan sejujur-jujurnya.

NEWS | 29 September 2022

Mbah Mijan Sebut Lesti Kejora dan Rizky Billar Jodoh Panjang, Warganet Bereaksi

"Lesti Kejora dan Rizky Billar berjodoh panjang, Mbah doakan yang terbaik," kata Mbah Mijan dalam akun Twitter pribadinya.

NEWS | 29 September 2022

HT Dikukuhkan Jadi Ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso

Ketua UmumPerindo Hary Tanoesoedibjo (HT) dikukuhkan sebagai ketua Dewan Pakar Asosiasi Pengusaha Mi dan Bakso (Apmiso) Nusantara.

NEWS | 29 September 2022

PGRI Minta UU Guru dan Dosen Dikeluarkan dari RUU Sisdiknas

PB PGRI meminta pemerintah untuk mengeluarkan Undang-Undang Guru dan Dosen dari Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).

NEWS | 29 September 2022

Pertemuan Airlangga dan Puan Akan Buka Peluang Koalisi PDIP-KIB

Pertemuan Airlangga-Puan akan membuka peluang koalisi PDIP dengan Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).

NEWS | 29 September 2022

Pakar Hukum Nilai Putri Candrawathi Seharusnya Ditahan

Pakar hukum pidana dari Unsoed, Prof Hibnu Nugroho menilai istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi seharusnya ditahan sebagai bentuk kesamaan di mata hukum.

NEWS | 29 September 2022

Satu Terduga Teroris Poso Berhasil Dilumpuhkan Satgas

Satgas Madago Raya berhasil melumpuhkan satu orang anggota terduga teroris kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Apa Itu KDRT? Lakukan Ini Jika Anda Terjebak di Dalamnya

Apa Itu KDRT? Lakukan Ini Jika Anda Terjebak di Dalamnya

LIFESTYLE | 8 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings