Logo BeritaSatu

Kelompok JI Galang Dana untuk Pengkaderan Teroris

Rabu, 3 November 2021 | 19:28 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Densus 88 Antiteror Polri, menciduk tiga tersangka teroris kelompok Jamaah Islamiyah (JI) berinisial S, SU dan DRS, di wilayah Lampung. Ketiganya menjabat sebagai ketua, sekretaris dan bendahara Lembaga Amil Zakat (LAZ) Baitul Maal (BM) Abdurrahman bin Auf (ABA), sebuah yayasan yang menggalang dana untuk pengkaderan, mendanai aksi terorisme hingga membiayai buronan teroris.

"Kami sampaikan mengenai program penggalangan dana tersebut, ini merupakan sebuah kebutuhan organisasi JI yaitu, pengkaderan atau menyiapkan kader-kader dari generasi Jamaah Islamiyah. Di mana program tersebut dinamakan jihad global," ujar Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan, Rabu (3/11/2021).

Dikatakan Ramadhan, LAZ BM ABA mengumpulkan dana yang digunakan untuk mengirim kader-kader ke daerah konflik seperti Syiria, Irak, Afghanistan, dan lainnya.

"Tentunya pengiriman kader-kader tersebut untuk melatih secara nyata kader-kader di lapangan. Ini untuk meningkatkan kemampuan pasukan tempur dari anggota JI dan tentunya untuk meningkatkan kemampuan militer anggota JI tersebut," ungkapnya.

Ramadhan menyampaikan, tujuan program jihad global Jamaah Islamiyah adalah membangun, menjalin hubungan, silahturahmi, dan afiliasi dengan kelompok-kelompok radikal di negara konflik.

"Jadi terjadilah hubungan kelompok-kelompok tersebut di negara konflik," katanya.

Menurut Ramadhan, ketiga tersangka melalui LAZ BM ABA memiliki aset yang cukup besar berupa tanah dan bangunan yang tersebar di Bandar Lampung, Pesawarab, Pringsewu dan lainnya.

"Ini merupakan asetnya yayasan itu," ucapnya.

Menyoal berapa jumlah asetnya, Ramadhan belum menjelaskan secara rinci. Hal ini lantaran tim Densus 88 Antiteror Polri masih mendalami hal tersebut.

"Ini masih dilihat. Yang jelas jumlahnya besar. Jadi pernah kita sampaikan bahwa JI ini melakukan pengumpulan dana, bisa melalui pengumpulan dana, juga iuran wajib dari anggota JI sendiri, kemudian ada bantuan dari anggota JI lainnya. Jadi sumbernya macam-macam," jelasnya.

Ramadhan menuturkan, dana itu dikelola secara ekonomi dengan tujuan mendanai kegiatan aksi terorisme.

"Tentunya mereka mengelola secara ekonomi, jadi uang itu bisa diputar. Yang terpenting bagi mereka adalah mereka bisa mendanai kegiatan aksi-aksi terorisme di Indonesia. Bisa juga kegiatan, termasuk mendanai rekan-rekan teroris yang merupakan DPO. Tentunya DPO tidak bisa bekerja, mereka mendanai. Jadi JI ini merupakan jaringan yang luas di Indonesia," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pengacara Lukas Enembe Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Pengacara Gubernur Papua Lukas Enembe, Stefanus Roy Rening dilaporkan oleh Penjabat Gubernur Papua Barat, Paulus Waterpauw.

NEWS | 29 September 2022

Perindo Bidik 20% Kursi DPRD di Kalimantan Timur

Hary Tanoesoedibjo (HT) membidik perolehan 20 persen kursi legislatif atau DPRD provinsi dan kabupaten/kota di Kalimantan Timur (Kaltim) untuk Perindo.

NEWS | 29 September 2022

Tokoh Adat Papua Imbau Semua Pihak Jaga Situasi Damai

Tokoh adat dari Sentani, Jayapura, Papua, Yanto Eluay mengimbau semua pihak di Tanah Papua untuk menjaga situasi damai.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Minta Kepala Daerah Ajak Masyarakat Berwisata di Dalam Negeri

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah mengajak masyarakat untuk melakukan wisata di dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Ini Tips Investasi Aman dan Legal di Era Digital

Dibutuhkan pemahaman yang baik dan tepat mengenai ragam investasi secara digital tersebut agar terhindar dari kerugian.

NEWS | 29 September 2022

Skor Efektivitas Pemerintahan Modal Wujudkan Birokrasi Kelas Dunia

Peningkatan skor efektivitas pemerintahan di Indonesia versi Bank Dunia, menjadi modal besar bagi pemerintah menciptakan visi birokrasi kelas dunia.

NEWS | 29 September 2022

Abdillah Toha Nilai Mahfud MD Sosok Bersih dan Tegas

Cendekiawan muslim Abdillah Toha menilai Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebagai sosok yang bersih dan tegas.

NEWS | 29 September 2022

Jokowi Tegaskan Percepat Belanja Produk Dalam Negeri

Presiden Jokowi meminta seluruh jajaran terkait  mempercepat realisasi komitmen belanja produk dalam negeri.

NEWS | 29 September 2022

Urgensi Negara Islam Berubah, Palestina Berdaulat Sudah Bukan yang Utama

Urgensi negara-negara Islam atau negara dengan banyak penduduk Islam telah berubah, tak lagi mengutamakan Palestina yang berdaulat.

NEWS | 29 September 2022

DPR Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya, Puan: Komitmen Selamatkan Bumi

DPR telah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk memenuhi kebutuhan tambahan listrik gedung wakil rakyat.

NEWS | 29 September 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

Inul Pernah Nasihati Rizky Billar Agar Tak Sakiti Lesti Kejora

LIFESTYLE | 12 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings