Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wisudawati ITB, dari Salah Jurusan hingga Diberi Penghargaan oleh Harvard

Kamis, 28 Oktober 2021 | 17:22 WIB
Oleh : Bernadus Wijayaka / BW

Bandung, Beritasatu.com - Merasa salah memilih jurusan merupakan suatu masalah yang banyak dialami mahasiswa. Hal itu pun dirasakan oleh Palita Rana Putinagari. Namun, masalah tersebut tidak membuat Rana berputus asa. Ia bahkan meraih penghargaan dari Harvard University dan menyandang gelar mahasiswa berprestasi Institut Teknologi Bandung (ITB). Bagaimana kisahnya?

Palita Rana Putinagari adalah mahasiswi berprestasi ITB yang diwisuda pada Oktober 2021. Rana pun menceritakan pengalaman serta pencapaian yang telah ia raih selama menjadi mahasiswa ITB.

Rana bercerita, semasa SMA, ia merupakan siswa jurusan IPA. Namun, lomba yang sering ia ikuti adalah lomba-lomba di bidang IPS seperti OSN Ekonomi, story telling competition, english competition, serta debate competition yang membahas tentang isu sosial.

Dalam memilih PTN untuk melanjutkan studinya, Rana memilih PTN yang berada di Kota Bandung dan pilihannya jatuh kepada ITB. Saat mendaftar SNMPTN, pilihan pertamanya adalah peminatan Manajemen Rekayasa Industri (Fakultas Teknologi Industri-FTI ITB) dan untuk pilihan keduanya ia memilih peminatan kewirausahaan (Sekolah Bisnis Manajemen- SBM ITB).

Di balik pilihannya untuk lolos SNMPTN, terdapat cerita menarik. Sebenarnya, saat memilih peminatan kewirausahaan, Rana asal saja, karena merasa peluang untuk kelolosan lebih besar ketika memilih program peminatan.

Kemudian saat pengumuman kelulusan tiba, Rana dinyatakan diterima di program peminatan kewirausahaan. Namun, ia merasa lebih tertarik dengan jurusan manajemen.

Sehingga, pada saat hari pertama kuliah, Rana mendatangi admin SBM ITB untuk mengganti jurusan. Akan tetapi, sesuai peraturan dan kesepakatan yang berlaku bahwa mahasiswa yang sudah memilih program peminatan pada SNMPTN tidak diperbolehkan mengganti jurusan.

Hal tersebut tidak membuat dia berputus asa. Ia memilih untuk tetap bertahan dan memulai tahun pertama kuliahnya yaitu tahap persiapan bersama (TPB). Pengalaman Rana yang paling berkesan, menurutnya, selama TPB adalah di saat program ekskursi desa ke Desa Kebumen, Jawa Tengah.

Jadi, satu angkatan SBM ITB dibagi menjadi beberapa grup, kemudian dipecah ke beberapa kelurahan. Kondisi ketiadaan internet di sana membuat sosialisasi dengan masyarakat sekitar berjalan dengan maksimal. Hampir seminggu mereka bersama masyarakat ikut bertani, bersepeda, dan mempelajari perilaku masyarakat setempat.

Tepat
Menurut Rana, berteman dengan orang-orang yang tepat itu sangat penting. Rana biasa bermain bersama teman-temannya tetapi juga tidak melupakan prioritas masing-masing seperti mempertahankan nilai bagus, aktif berorganisasi, dan juga berpartisipasi dalam lomba.

Rana berasumsi ada dua hal yang membuat seorang mahasiswa malas saat menempuh pendidikan, yang pertama karena tidak memiliki passion atau yang kedua karena energinya sedang habis.

Ketika misalnya seseorang tidak memiliki passion dan beberapa mungkin berakhir pindah jurusan, solusinya yakinkan diri sendiri apakah mampu untuk mengambil jurusan lain yang dapat dilihat dari dua aspek yaitu passion dan skill.

Sebuah passion harus didukung dengan skill yang dimiliki karena jika menyerah kemudian ingin mencoba yang lain, siapa yang dapat menjamin bahwa hal itu akan terulang kembali atau tidak.

Apabila merasa energinya sedang habis, solusinya yang pertama adalah ketahui kondisi fisik dan mental. Jika lelah, tidak perlu terlalu memaksakan diri untuk melanjutkan pekerjaan. “Ketahuilah pula batas kemampuan diri sendiri dan jangan terlalu mengikuti orang lain. Lebih baik fokus akan sesuatu yang kamu kuasai meskipun sedikit daripada mementingkan kuantitasnya. Pada akhirnya saat lulus, perusahaan tidak melihat dari kuantitas yang dijalani namun apa yang telah dilakukan dan dampaknya dalam organisasi itu,” ujarnya.

Solusi yang kedua adalah dengan menjaga level energi kita, jangan langsung habiskan energi kita saat di awal tetapi buatlah selang-seling. Cari sesuatu yang bisa meningkatkan level energi kita, contohnya dengan membaca buku, tidur dengan tenang, atau bahkan bertemu dengan teman sehingga hari yang akan datang dapat lebih bersemangat lagi.

Dengan manajemen energi yang baik, selama berkuliah di ITB, Rana dapat menjalani berbagai kegiatan. Buktinya, banyak penghargaan yang dapat diraih dan banyak juga organisasi yang dipartisipasikan. Young Leaders for Indonesia (YLI) merupakan salah satunya.

Ada tiga hal yang membuat YLI menonjol menurut Rana. Pembicara, project, dan keselektifan yang tinggi. Rana merasa beruntung karena dapat mendengarkan pembicara yang sangat dihormati seperti dari petinggi Gojek dan kementerian, serta bisa bergabung dalam suatu komunitas yang berpotensi besar.

Pada akhir 2019, suatu perlombaan di Harvard University bernama Harvard Project for Asian and International Relations (HPAIR) memikat Rana. Rana akhirnya dinyatakan lolos seleksi, meski sempat bingung dengan biaya hidup selama seminggu di sana.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jokowi Tinjau Infrastruktur Akses Menuju Lokasi KTT G-20

Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan agendanya di Bali dengan meninjau sejumlah infrastruktur pendukung untuk KTT G-20.

NASIONAL | 2 Desember 2021

FKDB Silaturahmi dengan Polres Kota-Kabupaten Sukabumi

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi dengan jajaran kepolisian di mana FDKB bertindak selaku mitra kerja Polri.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Unilever Berkomitmen Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Unilever Indonesia percaya bahwa sanitasi yang baik adalah hak bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Tersangka Teroris di Luwu Timur Bertugas Simpan Senjata

Densus) 88 Antiteror Polri, membekuk dua tersangka teroris berinisial M alias AFB (48) dan MM alias AMM (44), di Luwu Timur, Sulsel, akhir November.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Kunjungi Bali, Jokowi Akan Tinjau Infrastruktur G-20

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak menuju Provinsi Bali untuk melakukan kunjungan kerja.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Bandara Kediri Tingkatkan Ekonomi Jatim Bagian Selatan

Pembangunan bandara diharapkan menjadi pintu gerbang perekonomian, penunjang kegiatan pariwisata dan perdagangan, serta simpul dalam jaringan transportasi.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Kemenhub Diminta Evaluasi Aturan E-Ticket ASDP

Pemberlakuan tiket elektronik dianggap merugikan konsumen layanan jasa penyeberangan ASDP.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Guru Dituntut Beradaptasi dengan Platform Digital 

Di tengah kondisi global yang mengalami re-setting ke new normal, dunia pendidikan harus siap bertransformasi.

NASIONAL | 2 Desember 2021

BP Jamsostek dan KKP Serahkan Santunan untuk ABK KM Hentri I

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dan Direktur Utama BP Jamsostek Anggoro Eko Cahyo menyerahka santunan mencapai Rp 1,99 Miliar kepada 21 KM Hentri I.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Fermented Mother Liquor, Nutrisi Pakan Ternak Alternatif

Fermented Mother Liquor (FML) merupakan cairan yang berasal dari hasil pengolahan produk samping dari proses produksi Monosodium Glutamat (MSG).

NASIONAL | 1 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Asing Beli Saham Rp 77 Miliar, IHSG Ditutup Naik ke 6.583

Asing Beli Saham Rp 77 Miliar, IHSG Ditutup Naik ke 6.583

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings