Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Survei IPI: Mayoritas Anak Muda Khawatir Isu Korupsi dan Kerusakan Lingkungan Hidup

Rabu, 27 Oktober 2021 | 16:28 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menemukan bahwa mayoritas anak muda sangat khawatir terhadap masalah korupsi dan kerusakan lingkungan.

Direktur Eksekutif IPI, Burhanuddin Muhtadi menyatakan, lembaganya melakukan survei persepsi pemilih pemula dan muda (Gen-Z dan Milenial) atas permasalahan krisis iklim di Indonesia.

Lalu para anak muda ditanyakan isu-isu yang membuat mereka khawatir. Hasilnya, ada 64% anak muda yang sangat khawatir masalah korupsi, agak khawatir 21%, dan sedikit khawatir 8%.

Sedangkan, sangat khawatir terhadap kerusakan lingkungan 52%, agak khawatir 30%, dan sedikit khawatir 13%.

"Korupsi memang menempati posisi paling tinggi sangat khawatir, tapi isu kerusakan lingkungan itu juga mendapatkan kepedulian perhatian kalangan anak muda yang sangat besar," kata Burhanuddin dalam rilis survei yang dilakukan secara virtual, Rabu (27/10/2021).

Survei itu juga menemukan bahwa secara umum, tingkat kesadaran pemilih muda dan pemula dari kalangan Gen Z dan milenial lintas partai politik atas isu perubahan iklim sudah sangat tinggi, yakni mencapai 82%. Pemilih usia Gen Z bahkan lebih memiliki kesadaran (85%) dibanding pemilih milenial (79%).

Umumnya, yang cenderung punya tingkat kesadaran tinggi adalah bergender perempuan, pendidikan dan pendapatan tinggi (SLTA/Kuliah), kalangan profesional serta tinggal di perkotaan.

Survei itu juga menemukan bahwa mayoritas responden Gen-Z dan milenial memandang krisis iklim akibat ulah manusia dan perlu segera diatasi (61%). Hanya 3% dari responden yang menyatakan sebaliknya.

"Ditemukan dukungan yang tinggi dari pemilih muda Gen-Z dan milenial lintas parpol agar pemerintah segera beralih dari pembangkit listrik energi tenaga fosil dan berinvestasi dalam pengembangan energi baru terbarukan seperti pembagkit energi tenaga surya dan angin," ungkap Burhanuddin Muhtadi.

Survei juga menemukan sumber kekhawatiran lainnya bagi anak-anak muda.

Yakni sangat khawatir terhadap radikalisme Islam dalam politik 32%, agak khawatir 20%, dan sedikit khawatir 20%.

Selanjutnya, sangat khawatir perpecahan polarisasi politik 31%, agak khawatir 28%, dan sedikit khawatir 22%.

Sedangkan, sangat khawatir terhadap hak asasi manusia 29%, 30% agak khawatir, dan 24% sedikit khawatir.

Selain itu, sangat khawatir terhadap keamanan pribadi 28%, 29% agak khawatir, dan 25% sedikit khawatir.

Lalu sangat khawatir dengan hubungan antar ras/etnis 17%, 24% agak khawatir, serta 28% sedikit khawatir.

Survei dilakukan pada 9-16 September 2021 dengan populasi survei adalah seluruh warga Indonesia berumur 17 hingga 35 tahun.

Jumlah sampel adalah 4.020 responden yang terdiri atas 3.216 di rentang usia 17-26, dan 804 responden di usia 27-35 tahun. Penarikan sampel dilakukan dengan menggunakan metode stratified multistage random sampling. Margin of error penelitian ini adalah sekitar plus minus 2,7% pada tingkat kepercayaan 95%.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Temianus Magayang Bawa Senpi dan Amunisi Saat Ditangkap

Anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) bernama Temianus Magayang membawa senjata api rakitan yang dilengkapi amunisi saat ditangkap Satgas Nemangkawa

NASIONAL | 27 November 2021

KKB Temianus Magayang Terlibat Pembunuhan Staf KPU Yahukimo

Anggota KKB yang juga anggota KNPB Temianus Magayang yang ditangkap Satgas Nemangkawi terlibat kasus pembunuhan staf KPU Yahukimo, Hendrik Jovinski.

NASIONAL | 27 November 2021

Unhan dan PII Bentuk Badan Kejuruan Teknik Militer

Dengan kehadiran Badan Kejuruan Teknik Militer, penguasaan teknologi militer dan industri pertahanan di Indonesia dapat diakselerasi secara signifikan.

NASIONAL | 27 November 2021


Dudukkan Penangkapan Anggota MUI Secara Proporsional

Ridlwan Habib mengatakan, masyarakat hendaknya mendudukkan masalah penangkapan anggota Majelis Ulama Indonesia (MUI) atas dugaan kasus terorisme secara proporsional.

NASIONAL | 27 November 2021

Kabupaten Banggai Raih Piagam Penghargaan Pembangunan Daerah

Kabupaten Banggai menerima piagam penghargaan dalam ajang Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) 2021 yang digelar Kementerian PPN/ Bappenas.

NASIONAL | 27 November 2021

Sekolah Yayasan Kanaan Siap Hasilkan Lulusan Berkualitas

Berbekal SDM pendidik yang mumpuni serta berbagai fasilitas yang menunjang, sekolah-sekolah di bawah Yayasan Kanaan siap menghasilkan lulusan berkualitas.

NASIONAL | 27 November 2021

Yohanes Lon Jadi Guru Besar Unika Santo Paulus Ruteng

Rektor Universitas Katolik (Unika) Santo Paulus Ruteng, Prof Dr Yohanes Servatius Lon MA dikukuhkan sebagai guru besar bidang ilmu religi dan budaya.

NASIONAL | 27 November 2021

Revisi UU Ciptaker, Ini yang Harus Dilakukan Pemerintah-DPR

Terdapat sejumlah hal yang harus dilakukan pemerintah dan DPR dalam memperbaiki UU Cipta Kerja setelah diputus MK inkonstitusional bersyarat.

NASIONAL | 27 November 2021

Milad Ke-64, Uhamka Pertahankan Akreditasi Institusi A

Uhamka berhasil mempertahankan akreditasi institusi A tahun ini

NASIONAL | 27 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Polisi Jerat Pasal Penghinaan Ras dan Etnis pada Pria Bekasi

Polisi Jerat Pasal Penghinaan Ras dan Etnis pada Pria Bekasi

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings