Logo BeritaSatu

Kinerja Kapolda NTB Tangani Unjuk Rasa Diapresiasi

Selasa, 26 Oktober 2021 | 16:35 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Mataram, Beritasatu.com - Lembaga kajian sosial dan politik Nusa Tenggara Barat (NTB) M16 mengapresiasi langkah-langkah Polda NTB dalam menangani aksi unjuk rasa mahasiswa. Menurut M16 kinerja Polda NTB sudah humanis, profesional, dan menunjukkan perubahan signifikan menuju Polri yang Presisi.

Direktur M16 Bambang Mei Finarwanto, SH, mengatakan hal ini nampak dari kesigapan dan keputusan Kapolda NTB Irjen Pol. Muhammad Iqbal, saat turun langsung menangani unjuk rasa mahasiswa di Mataram.

"Ada unjuk rasa mahasiswa dan ada gesekan yang membuat mahasiswa terluka. Kapolda langsung memerintahkan bawahannya mengusut dan memberi sanksi kepada oknum anggota yang diduga melanggar prosedur, ini menurut kami luar biasa," kata Didu, melalui keterangan, Selasa (26/10/2021).

Seperti diketahui, aktivis mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di Mataram menggelar unjuk rasa peringatan dua tahun kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf Amin, Kamis 21 Oktober 2021 yang lalu. Dalam aksi di depan gedung DPRD NTB, terjadi gesekan dengan petugas yang menyebabkan satu orang mahasiswa terluka.

Kapolda Iqbal langsung mengatensi kejadian tersebut dan memerintahkan jajaran Propam Polda NTB untuk menyelidiki dan mengusut dugaan kesalahan prosedur yang dilakukan oknum anggota.

"Kalau zaman dulu, hal ini mungkin tidak terjadi. Unjuk rasa benjol dan luka ya biasa bagi mahasiswa dan pergerakan. Hari ini Polri sudah humanis benar. Kapolda bahkan rela berpanas-panasan menemui aksi mahasiswa," tandas Didu yang juga mantan Aktivis Mahasiswa di era 90-an.

Kemudian, pada Senin 25 Oktober 2021 yang lalu, Kapolda Iqbal juga menemui langsung unjuk rasa mahasiswa di Mapolda NTB yang memprotes kejadian sebelumnya.

Irjen Pol. Muhammad Iqbal, menjelaskan bahwa Polda NTB tengah menyelidiki dan akan memberi sanksi bagi oknum yang diduga melanggar. "Kapolda Iqbal juga sudah meminta maaf kepada mahasiswa atas kejadian tersebut," ujarnya.

Lebih lanjut, kata Didu langkah yang dilakukan Polda NTB sudah tepat. Hal ini menunjukan adanya keterbukaan dan transparansi Polri dalam kinerjanya. Di lain sisi, Didu juga mengapresiasi para mahasiswa yang masih mau peduli dan ikut mengawal pemerintahan agar lebih baik.

Namun, ia mengatakan, masyarakat sipil, organisasi mahasiswa, pemuda, NGO, dan para aktivis juga harus mulai berbenah, karena sistem politik dan sosial terus menerus berubah dari zaman ke zaman. "Menyampaikan aspirasi dan menggelar unjukrasa itu penting untuk mengkritisi dan membawa perubahan yang lebih baik. Tetapi cara caranya harus mulai berubah, sudah bukan zamannya kita keras-kerasan dan sampai ricuh. Masyarakat juga harus mulai berbenah," katanya.

Sebab, dalam penyampaian aspirasi pun harus mengedepankan kesantunan, tidak saling menyalahkan, apalagi dengan kekerasan fisik. "Harus saling menghargai," ungkap Didu.

Didu berharap, kejadian ricuh pada unjuk kemarin bisa menjadi momentum yang baik bagi Polri dan masyarakat di NTB untuk sama-sama berbenah dan bersama membangun daerah NTB lebih baik ke depan. "Apa yang sudah dilakukan Kapolda Iqbal, harus kita apresiasi dan hargai," katanya.

Apalagi, papar Didu, prestasi dan kinerja Irjen Iqbal di NTB sudah sangat teruji. Kapolda Iqbal dinilai berhasil menangani pandemi di NTB dengan memaksimalkan penyebaran vaksinasi tahun ini, menangani sengketa lahan ITDC Mandalika dan mengawal gelaran World Superbike Mandalika ke depan.

"Masyarakat NTB sudah sangat kenal dengan Kapolda Iqbal, karena memang kinerjanya bagus, humanis dan menunjukan Polri Presisi sesuai visi misi Kapolri saat ini," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

PSSI melarang Arema FC untuk berlaga di Stadion Kanjuruhan atau menjadi tuan rumah hingga akhir pelaksanaan Liga 1 musim ini buntut dari tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, DPR Minta PSSI Akui Kelemahan ke FIFA

Andreas Pareira meminta PSSI segera menjelaskan ke FIFA serta dunia internasional mengenai tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Presiden Jokowi: Pandemi Covid-19 Segera Berakhir

Presiden Jokowi menyatakan pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir setelah melanda lebih dari dua tahun lamanya.

NEWS | 3 Oktober 2022

Komisi X DPR: Tragedi Kanjuruhan Coreng Sepak Bola Indonesia

Andreas Pareira menilai tragedi Kanjuruhan, usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

KPK Pastikan Penanganan Formula E Tidak Bisa Diatur Pihak Tertentu

KPK memastikan penanganan perkara Formula E tidak bisa diatur atau atas dasar keinginan pihak tertentu. 

NEWS | 3 Oktober 2022

KPAI Minta Negara Hadir pada Anak Korban Tragedi Kanjuruhan

Negara harus bertanggung jawab terhadap jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Pasukan Keamanan Iran Bentrok dengan Mahasiswa di Teheran

Pasukan keamanan Iran bentrok dengan mahasiswa universitas terkemuka di Teheran pada Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Kelompok HAM: Israel Tahan 798 Warga Palestina Tanpa Diadili

Israel menahan 798 warga Palestina tanpa pengadilan atau tuntutan, jumlah tertinggi sejak 2008, ungkap sebuah kelompok HAM.

NEWS | 3 Oktober 2022

Mahfud MD Gelar Rakor Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Menurut Mahfud MD, pemerintah serius untuk menindaklanjuti, merehabilitasi, dan menyelesaikan masalah yang timbul akibat tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

PSSI Larang Arema FC Berlaga di Stadion Kanjuruhan

NEWS | 6 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings