Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penganiaya Anjing di Aceh Singkil Sepatutnya Diproses Hukum

Senin, 25 Oktober 2021 | 23:27 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Hakasasi.id, Haris Azhar meminta penganiaya anjing di Aceh Singkil, Aceh diproses hukum. Haris menekankan, apapun alasannya, penyiksaan atau kekerasan terhadap hewan, termasuk anjing tidak dapat dibenarkan.

"Jika benar disiksa maka semua oknum pelaku dan pihak yang bertanggung jawab harus diseret ke jalur hukum. Apa pun alasannya, yang namanya kekerasan terhadap hewan tidak bisa dibenarkan," kata Haris dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (25/10/2021).

Diketahui, kematian seekor anjing bernama Canon di kawasan wisata halal Pulau Pulau Banyak, Aceh Singkil menjadi sorotan beberapa hari terakhir ini. Berbagai kalangan memprotes cara Satpol PP mengevakuasi anjing tersebut yang diduga dengan cara menyiksa.

Dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @rosayeoh, petugas Satpol PP Aceh Singkil terlihat mengarahkan kayu dengan ujung yang bercabang untuk menundukkan anjing itu.

Meski pihak Satpol PP dan pemerintah setempat mencoba mengklarifikasi dengan pelbagai alasan, Haris menilai cara evakuasi hingga menyebabkan kematian anjing Canon tidak dapat dibenarkan. Apalagi, motif tindakan tersebut terkait dengan perwujudan pariwisata halal. Dikatakan, wisata halal merupakan suatu konsep yang boleh dibangun dengan prinsip tidak boleh menciderai makhluk hidup yang telah terlebih dahulu berada di tempat itu. Ditekankan, kata halal yang menyertai wisata halal sepatutnya mengikuti konsep Islam.

"Dan dalam Islam juga dalam fikihnya diatur bagaimana berperilaku yang baik dengan sesama makhluk Allah. Jadi menurut saya, dalam pembangunan wisata halal, jangankan menyiksa anjing dan membunuhnya, mengusir anjing saja enggak boleh. Apalagi sampai memperlakukan buruk makhluk hidup atau hewan peliharaan seperti anjing. Menurut saya yang dilakukan Satpol PP di Singkil itu kejahatan keji, seharusnya orangnya diperiksa dan dihukum, yang memberikan perintah harus diperiksa karena ia harus mempertanggungjawabkan apa yang sudah diperintahkan. Ini sebetulnya preseden buruk, jelek, dan jahat sekali. Saya bahkan hampir tidak percaya hal ini terjadi di Indonesia," tegasnya.

Hakasasi.id merupakan inisiatif besutan Haris Azhar yang mengedepankan riset dan data untuk menangani berbagai hal tentang hak asasi manusia dan hewan. Berkaca dari kasus anjing Canon, Haris mengatakan, kasus ini menunjukkan pemerintah setempat tidak siap mengembangkan pariwisata di Indonesia.

"Orang mau mengatasnamakan Islam, tapi enggak paham bahwa Islam itu menjaga kehidupan, bukan hanya manusia tapi juga semua yang hidup dan bernyawa, binatang, dan juga tumbuh-tumbuhan. Jadi ketika Nabi Nuh membuat kapal, dia bawa semua binatang berpasang-pasangan termasuk anjing, untuk apa dan mengapa harus binatang yang dibawa? Agar bisa berkembang biak dan agar manusia belajar daripadanya," ujarnya.

Haris mengaku khawatir kejadian ini muncul karena para pemangku kepentingan malas untuk menambah literasi. Kemalasan para pejabat daerah untuk menyusun aturan tentang perilaku, ketidakpahaman pejabat dan orang-orang di sana seolah membenarkan perilaku tindakan kejam terhadap anjing. Haris meminta para pemangku kepentingan untuk belajar mengenai wisata halal ke Turki, atau bahkan negara-negara di Eropa Utara.

"Lihat saja Eropa Utara, walaupun bukan negara syariah, bukan negara Islam, tapi dari berbagai survei mereka itu disebut negara-negara paling Islam yang senantiasa menegakkan nilai-nilai Islam. Ya, tidak ada yang seperti masyarakat kita dengan cerita buruk tentang Anjing," tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Haris pun merespons turis asing yang memprotes dan mengecam kematian Canon. Haris menyebut protes tersebut bukan pada anjingnya, tapi lebih kepada karakter aparatur negara di pulau tersebut yang buruk.

"Jadi jika hal tersebut akan berbuah penolakan dari luar negeri, ya solusinya harus segera dilakukan pembenanahan. Percuma gembar-gembor bangkitan pariwisata karena pandemi, bila ada perilaku keji yang dilakukan oknum Satpol PP seperti itu. Ingat, jika pada hewan saja perilakunya sudah kejam, pasti dengan manusia lainnya juga begitu," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Temui Ignatius Suharyo, Muhadjir Bahas Kebijakan Nataru

Menko PMK Muhadjir Effendy berkunjung ke Gereja Katedral Jakarta untuk meminta langsung saran dari Kardinal Ignatius Suharyo terkait kebijakan Nataru

NASIONAL | 2 Desember 2021

8 Pengibar Bintang Kejora di Jayapura Jadi Tersangka Makar

Polda Papua menetapkan 8 orang tersangka bendera Bintang Kejora.

NASIONAL | 2 Desember 2021


Polri Terus Rekrut Personel dari Santri

Usul dari Buya Syafii yang meminta santri berkualitas direkrut dalam pendidikan Akpol telah dijalankan oleh Polri.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Jenderal Dudung Bakal Rekrut Prajurit dari Santri

Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyampaikan akan merekrut para santri menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Jokowi Tinjau Mangrove Conservation Forest di Bali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Mangrove Conservation Forest di Provinsi Bali yang akan dikunjungi pemimpin negara kelompok G-20.

NASIONAL | 2 Desember 2021

GP Ansor Dukung Program Santri Magang di BUMN

GP Ansor mendukung rencana program santri magang di BUMN yang dilontarkan Menteri BUMN Erick Thohir.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Muncul Klaster PTM, Ini Respons Kemendikbudristek

Munculnya klaster Covid-19 pada pembelajaran tatap muka (PTM) di Yogyakarta dan Medan telah dikoordinasikan dengan Kemendikbudristek.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Ken Setiawan: 212 Bukan Gerakan Keagamaan

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengatakan gerakan 212 bukan merupakan gerakan keagamaan tetapi merupakan gerakan politik.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Menag Terbitkan SE Perayaan Natal 2021, Berikut Ketentuannya

Menag terbitkan surat edaran tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Perayaan Natal Tahun 2021. 

NASIONAL | 2 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Penembakan di Exit Tol Bintaro, Paparazi di Bekasi Tiarap

Penembakan di Exit Tol Bintaro, Paparazi di Bekasi Tiarap

MEGAPOLITAN | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings