Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Diminta Fee Rp 10 M, Rita Widyasari Anggap Eks Penyidik KPK seperti Malaikat

Senin, 18 Oktober 2021 | 23:21 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Rita Widyasari menganggap mantan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Stepanus Robin Pattuju seperti malaikat. Hal ini karena Rita meyakini Stepanus Robin bersama advokat Maskur Husain dapat membantunya mengurus perkara pencucian uang, mengajukan peninjauan kembali (PK) dan mengembalikan aset-asetnya yang disita KPK. Padahal, Stepanus Robin yang tak memiliki kewenangan mengurus perkara itu meminta fee sebesar Rp 10 miliar kepada Rita.

Demikian terungkap dalam sidang perkara dugaan suap pengurusan perkara dengan terdakwa Stepanus Robin dan Maskur Husain di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (18/10/2021). Dalam sidang kali ini, jaksa menghadirkan Rita sebagai saksi.

Mulanya jaksa mengonfirmasi Rita mengenai status Stepanus Robin saat dikenalkan kepadanya oleh mantan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin. Jaksa mencecar bagaiamana Rita bisa mempercayai begitu saja Stepanus Robin yang baru dikenalnya. Rita mengaku tak mempertanyakan status karena Stepanus Robin sendiri yang mengaku sebagai penyidik KPK sambil menunjukkan lencananya.

"Setelah saudara tahu yang dikenalkan adalah penyidik KPK, apa yang ada di dalam benak saudara saat itu?," tanya jaksa kepada Rita.

"Malaikat datang. Pikiran saya ada orang nolong saya. Saya kan dalam posisi yang sangat buruk," jawab Rita.

Rita diketahui mendekam di Lapas Klas II A Tangerang untuk menjalani hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan karena menerima suap senilai Rp 6 miliar dan gratifikasi senilai Rp110,7 miliar. Saat ini, Rita masih berstatus sebagai tersangka pencucian uang dengan nilai mencapai Rp 436 miliar. Sejumlah aset Rita pun disita KPK.

Dalam kondisi itu, Azis menemui Rita di Lapas Klas II Tangerang dan mengenalkannya dengan Stepanus yang disebutnya bisa membantu Rita.

Setelah perkenalan pertama, Stepanus Robin kembali menemui Rita bersama seorang pengacara dari Medan bernama Maskur Husain.

Mereka meyakinkan Rita bisa mengurus pengembalian aset yang disita KPK; mengurus kasus pencucian uang yang sedang disidik KPK dan mengurus peninjauan kembali (PK) yang diajukan Rita ke Mahkamah Agung (MA).

Robin dan Maskur meminta fee Rp10 miliar dan setengah dari nilai aset milik Rita.

"Beliau (Stepanus Robin dan Maskur) bisa membantu PK. Pak Robin dan Maskur juga akan memberikan 19 aset yang disita KPK, syaratnya itu membayar royal fee Rp10 miliar dan memberhentikan pengacara lama saya," kata Rita.

Dalam pertemuan tersebut Stepanus Robin dan Maskur mencoba meyakinkan Rita. Bahkan, Rita menyebut Stepanus Robin dan Maskur menunjukkan dokumen beberapa kliennya yang juga Rita kenal.

"Beliau juga bilang dia yang membantu, namanya saya dalam kondisi itu saya pikir ya benar, ini apalagi ada penyidik. Jadi saya namanya saya berharap," ungkap Rita.

Rita lantas mempercayai pernyataan Stepanus Robin. Rita pun memberhentikan pengacaranya yang bernama Sugeng atas permintaan Stepanus Robin dan Maskur.

"Surat kuasa memberhentikan pengacara lama saya, terus membuat kuasa baru pada Maskur sebagai pengacara dan di back up dengan satu surat lagi bahwa akan mengembalikan aset yang saya sudah serahkan di PK. Maksudnya PK itu akan memberikan 19 aset saya itu," papar Rita.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Jenderal Dudung Bakal Rekrut Prajurit dari Santri

Jenderal TNI Dudung Abdurachman menyampaikan akan merekrut para santri menjadi prajurit TNI Angkatan Darat.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Jokowi Tinjau Mangrove Conservation Forest di Bali

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau Mangrove Conservation Forest di Provinsi Bali yang akan dikunjungi pemimpin negara kelompok G-20.

NASIONAL | 2 Desember 2021

GP Ansor Dukung Program Santri Magang di BUMN

GP Ansor mendukung rencana program santri magang di BUMN yang dilontarkan Menteri BUMN Erick Thohir.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Muncul Klaster PTM, Ini Respons Kemendikbudristek

Munculnya klaster Covid-19 pada pembelajaran tatap muka (PTM) di Yogyakarta dan Medan telah dikoordinasikan dengan Kemendikbudristek.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Ken Setiawan: 212 Bukan Gerakan Keagamaan

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengatakan gerakan 212 bukan merupakan gerakan keagamaan tetapi merupakan gerakan politik.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Menag Terbitkan SE Perayaan Natal 2021, Berikut Ketentuannya

Menag terbitkan surat edaran tentang Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 pada Perayaan Natal Tahun 2021. 

NASIONAL | 2 Desember 2021

Kasus E-KTP, KPK Dalami Aset-aset Milik Paulus Tannos

Pendalaman ini terkait penyidik kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat Paulus Tannos sebagai tersangka.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Jokowi Tinjau Infrastruktur Akses Menuju Lokasi KTT G-20

Jokowi dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo melanjutkan agendanya di Bali dengan meninjau sejumlah infrastruktur pendukung untuk KTT G-20.

NASIONAL | 2 Desember 2021

FKDB Silaturahmi dengan Polres Kota-Kabupaten Sukabumi

Pertemuan tersebut digelar dalam rangka silaturahmi dengan jajaran kepolisian di mana FDKB bertindak selaku mitra kerja Polri.

NASIONAL | 2 Desember 2021

Unilever Berkomitmen Dukung Peningkatan Kesehatan Masyarakat

Unilever Indonesia percaya bahwa sanitasi yang baik adalah hak bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali.

NASIONAL | 2 Desember 2021


TAG POPULER

# Reshuffle Kabinet


# Vaksin Sinovac


# Reuni 212


# BWF World Tour


# Sri Mulyani



TERKINI
Jerinx Ajukan Penangguhan Penahanan

Jerinx Ajukan Penangguhan Penahanan

MEGAPOLITAN | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings