Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Wapres Minta Program Penanggulangan Kemiskinan Lebih Terintegrasi

Rabu, 29 September 2021 | 20:25 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin meminta agar program penanggulangan kemiskinan lebih terkonvergensi terintegrasi. Ma'ruf berharap pemerintah daerah (pemda) tak menjadikan batasan anggaran sebagai alasan sulitnya menangani kemiskinan ekstrem.

"Konvergensi ini penting untuk memastikan berbagai program terintegrasi mulai dari saat perencanaan sampai pada saat implementasi di lapangan, sehingga dapat dipastikan diterima oleh masyarakat yang berhak,” kata Ma'ruf di Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021).

Ma'ruf menyatakan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem harus disusun dan dijalankan dengan baik. Tahap perencanaan, penentuan alokasi anggaran, penetapan sasaran, dan pelaksanaan program tertuju pada satu titik atau lokus yang sama.

Ma'ruf juga menyampaikan bahwa dalam mengupayakan penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021 yang tinggal tersisa tiga bulan, pemerintah telah berkomitmen untuk mempercepat pelaksanaannya. Salah satunya dengan menambah alokasi anggaran yang secara khusus diprioritaskan pada lima kabupaten yang telah ditetapkan tahun ini.

“Tambahan alokasi pendanaan untuk penanggulangan kemiskinan ekstrem melalui bantuan sosial tunai dalam kerangka pemulihan ekonomi nasional sebagai respon terhadap dampak pandemi Covid-19 tersebut, akan diberikan kepada lima kabupaten prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di Provinsi Jawa Barat selama tiga bulan hingga akhir 2021,” katanya.

Menurut Ma'ruf, untuk dapat menjangkau sasaran yang tepat, yaitu kelompok masyarakat miskin ekstrem di masing-masing kabupaten prioritas, diperlukan pemutakhiran data kelompok penerima manfaat (KPM) bantuan sosial tunai tersebut.

Diketahui, hari ini Wapres Maruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Jabar sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke tujuh provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021. Ma'ruf memimpin rapat kerja bersama Gubernur Jabar beserta Bupati Cianjur, Bupati Bandung, Bupati Kuningan, Bupati Indramayu, dan Bupati Karawang yang daerahnya ditetapkan sebagai wilayah prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem di Jabar pada 2021 ini.

Sehari sebelumnya, Ma'ruf juga telah memimpin rapat koordinasi secara virtual dengan para gubernur dari 7 provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021, yakni Gubernur Jabar, Gubernur Jawa Tengah, Gubernur Jawa Timur, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Gubernur Maluku, Gubernur Papua, dan Gubernur Papua Barat beserta 35 bupati dari ketujuh provinsi tersebut.

Dari lima kabupaten di Jabar yang menjadi prioritas penanganan kemiskinan ekstrem tahun ini, total jumlah penduduk miskin ekstrem mencapai 460.327 jiwa dengan total jumlah rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 107.560 rumah tangga.

Jumlah tersebut terdiri dari Kabupaten Cianjur dengan tingkat kemiskinan ekstrem 4 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 90.480 jiwa; Kabupaten Bandung dengan tingkat kemiskinan ekstrem 2,46 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 93.480 jiwa; Kabupaten Kuningan dengan tingkat kemiskinan ekstrem 6,36 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 69.090 jiwa; Kabupaten Indramayu dengan tingkat kemiskinan ekstrem 6,15 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 106.690 jiwa; serta Kabupaten Karawang dengan tingkat kemiskinan ekstrem 4,51 persen dan jumlah penduduk miskin ekstrem 106.780 jiwa.

Lebih jauh, Ma'ruf juga meminta agar gubernur dan seluruh bupati di wilayah prioritas bekerja keras memastikan agar seluruh rumah tangga miskin ekstrem di wilayahnya masing-masing mendapatkan seluruh program. Baik program untuk pengurangan beban pengeluaran masyarakat maupun program pemberdayaan masyarakat.

“Gubernur dan para bupati agar juga memperkuat perencanaan dan penganggaran program pengurangan kemiskinan ekstrem dalam APBD masing-masing, khususnya yang terkait dengan karakteristik masyarakat di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Ma'ruf juga berpesan kepada dunia usaha yang beroperasi di wilayah prioritas agar turut berpartisipasi dalam upaya pengurangan kemiskinan ekstrem, yakni dengan mendorong konvergensi program corporate social responsibility (CSR) dengan menggunakan pendekatan dan sasaran yang sama dengan program pemerintah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Eks Dirut PT JIP Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi

Dittipikor Bareskrim Polri menetapkan mantan Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Ario Pramadhi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

NASIONAL | 29 November 2021

Pemerintah dan DPR Harus Ulangi Proses Pembuatan UU Ciptaker

Pakar hukum tata negara Juanda menyebut pemerintah dan DPR harus mengulangi proses pembuatan UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 29 November 2021

Komitmen Pemerintah Pulihkan Ekonomi Papua Diapresiasi

Pemerintah terus berupaya menunjukkan komitmen memulihkan ekonomi, khususnya bagi wilayah Papua.

NASIONAL | 29 November 2021

Kandidat Mangkunegara, KRMH Roy Dinilai Minim Kontroversi

KRMH H Roy Rahajasa Yamin dipandang memiliki kelebihan nilai positif dibanding kandidat lain.

NASIONAL | 29 November 2021

Luhut Minta BBI Masuk Kurikulum Pendidikan

Luhut Binsar Pandjaitan meminta, karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI) bisa masuk dalam kurikulum pendidikan

NASIONAL | 29 November 2021

Keributan Kopassus dan Brimob di Papua Sudah Selesai

Keributan antara anggota Kopassus dan Brimob di Papua dinyatakan sudah selesai.

NASIONAL | 29 November 2021

EF EPI 2021: RI Peringkat 80 dari 112 Negara Dunia

EF Education First meluncurkan Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris (English Proficiency Index/EPI_ 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

YKDI Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 di Pelosok Jabar

Yayasan Kridha Dhari Indonesia (YKDI) menggelar serbuan vaksin Covid-19 hingga ke pelosok Jabar.

NASIONAL | 29 November 2021

Amankan Nataru, 179.814 Personel Gabungan Bersiaga

Sebanyak 179.814 personel gabungan TNI, Polri, Pemda, dan instansi lainnya bakal dikerahkan untuk melakukan pengamanan dan pelayanan saat Nataru

NASIONAL | 29 November 2021

Polisi Endus Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19 Sultra

Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) mengendus adanya dugaan penyelewengan pengelolaan anggaran penanganan pandemi Covid-19 tahun anggaran 2021

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Penjualan Online MPPA Tumbuh 167% di Kuartal III 2021

Penjualan Online MPPA Tumbuh 167% di Kuartal III 2021

EKONOMI | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings