Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Azis Syamsuddin Diduga Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 M untuk Amankan Kasusnya

Sabtu, 25 September 2021 | 02:08 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin diduga menyuap mantan penyidik Komisi Pemberantaan Korupsi (KPK), Stepanus Robin Pattuju sebesar Rp 3,1 miliar dari Rp 4 miliar yang dijanjikan. Suap itu diberikan Azis bersama-sama mantan Wakil Ketua Umum PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), Aliza Gunado kepada Stepanus melalui seorang pengacara bernama Maskur Husain. Tujuan pemberian suap ini agar Stepanus mengurus kasus dugaan korupsi di Lampung Tengah yang menyeret nama Azis dan Aliza.

Hal ini disampaikan Ketua KPK, Firli Bahuri saat mengumumkan penetapan tersangka dan penahanan Azis Syamsuddin di Gedung KPK, Jakarta, Sabtu (25/9/2021) dinihari.

Firli menuturkan, kasus yang menjerat Azis bermula pada sekitar Agustus 2020. Saat itu, Azis menghubungi Stepanus dan meminta tolong mengurus kasus yang melibatkan dirinya bersama Aliza. Kasus tersebut sedang diselidiki KPK.

Stepanus kemudian menghubungi pengacara bernama Maskur Husain untuk ikut mengawal dan mengurus perkara tersebut.

"Setelah itu MH (Maskur Husain) menyampaikan pada AZ (Azis Syamsuddin) dan AG (Aliza Gunado) untuk masing-masing menyiapkan uang sejumlah Rp 2 miliar," kata Firli.

Stepanus menyampaikan langsung kepada Azis Syamsuddin terkait permintaan uang Rp 2 miliar itu dan kemudian disetujui oleh Azis. Setelah itu Maskur Husain diduga meminta uang muka terlebih dahulu sejumlah Rp 300 juta kepada Azis.

Untuk teknis pemberian uang dari Azis Syamsuddin, beber Firli, dilakukan melalui transfer rekening bank dengan menggunakan rekening bank milik Maskur Husain.

"Sebagai bentuk komitmen dan tanda jadi, AZ dengan menggunakan rekening bank atas nama pribadinya diduga mengirimkan uang sejumlah Rp200 juta ke rekening bank MH secara bertahap," kata Firli.

Masih di bulan Agustus 2020, sambung Firli, Stepanus diduga datang menemui Azis di rumah dinasnya di Jakarta Selatan untuk kembali menerima uang secara bertahap yang diberikan oleh Azis, yaitu US$ 100.000, 17.600 dolar Singapura, dan 140.500 dolar Singapura.

Uang-uang dalam bentuk mata uang asing itu, kata Firli, kemudian ditukarkan oleh Robin dan Maskur ke money changer untuk menjadi mata uang rupiah dengan menggunakan identitas pihak lain.

"Sebagaimana komitmen awal pemberian uang dari AZ kepada SRP dan MH sebesar Rp 4 miliar, yang telah direalisasikan baru sejumlah Rp 3,1 miliar," jelas Firli.

Atas dugaan tindak pidana tersebut, Azis Syamsuddin disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

KPK Cegah Bupati Hulu Sungai Utara Bepergian ke Luar Negeri

KPK meminta Ditjen Imigrasi Kemenkumham mencegah Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) Abdul Wahid untuk bepergian ke luar negeri terkait kasus suap proyek.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Jengkel Jadi Khilaf, Alasan Eks Kapolres Nunukan Hajar Anak Buahnya

Mantan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful Anwar menghajar anak buahnya lantaran emosi dan khilaf.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Sesuai Konstitusi, TNI dan Polri adalah Komponen Utama Pertahanan dan Keamanan

Ketua Setara Institute Hendardi menyatakan, pengujian UU 23/2019 Tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (UU PSDN)di MK

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Kishore Mahbubani Dorong Indonesia Aplikasikan Musyawarah Mufakat sebagai Presidensi G-20

Akademisi dari Singapura, Profesor Kishore Mahbubani mengusulkan Indonesia membawa prinsip musyawarah dan mufakat dalam perannya sebagai Presidensi G20.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Survei IPI: Generasi Z dan Milenial Paham Isu Perubahan Lingkungan

Mayoritas generasi Z (Gen Z) dan milenial cukup mengetahui terhadap isu perubahan iklim dunia khususnya di Indonesia

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Franka Makarim Ingatkan Membaca Sangat Penting Bagi Anak

Penasihat Darma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek, Franka Makarim mengatakan, membaca sangat penting bagi anak-anak

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Survei IPI: Mayoritas Anak Muda Khawatir Isu Korupsi dan Kerusakan Lingkungan Hidup

Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menemukan bahwa mayoritas anak muda sangat khawatir terhadap masalah korupsi dan kerusakan lingkungan

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Soal Pembinaan Polisi, ICPW: Kalau Perlu 6 Bulan Sekali Anggota Dibina

Polri seharusnya bergerak cepat melakukan evaluasi pembinaan psikologi dan administrasi anggota.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Doyobi Bantu Tingkatkan Kualitas Guru di Sekolah

Doyobi akan meluncurkan kursus dan pelatihan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

UBL Gelar Wisuda, Ini Pesan Erick Thohir dan Anies Baswedan

Universitas Budi Luhur telah menetapkan 15 wisudawan terbaik dari 1.049 wisudawan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Survei IPI: Minim, Perhatian Parpol pada Isu Krisis Iklim dan Lingkungan

Survei IPI: Minim, Perhatian Parpol pada Isu Krisis Iklim dan Lingkungan

POLITIK | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings