Logo BeritaSatu

Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Polri: Kasusnya Sangat Kompleks

Kamis, 23 September 2021 | 19:28 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Teka-teki siapa pelaku pembunuh Tuti Suhartini (55) dan anaknya Amalia Mustika Ratu (23), di Subang, Jawa Barat, belum terpecahkan. Polri menyatakan, akan terus berupaya mengungkap kasus pembunuhan sadis itu hingga terang benderang. Kasus pembunuhan itu sangat kompleks.

"Untuk kasus di Subang, penyidik terus bekerja menuntaskan kasus ini. Yang jelas segala upaya dilakukan oleh penyidik untuk dapat kasus ini menjadi terang benderang," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono, di Mabes Polri, Kamis (23/9/2021).

Dikatakan Rusdi, kasus pembunuhan ibu dan anak itu cukup kompleks. Penyidik Bareskrim Polri pun turun tangan memback up Polda Jawa Barat untuk menuntaskan kasus.

"Karena kasus ini kompleks sekali. Bagaimana penyidik untuk menentukan daripada tersangka kasus ini melalui proses. Karena penyidik harus dapat yakin bahwa apa yang dilakukan tidak salah, kedua keyakinan dari pada penyidik harus didukung dengan alat-alat bukti yang bisa ditemukan oleh penyidik. Bagaimana prosesnya kita lihat saja, penyidik sedang bekerja baik dari Polda Jawa Barat maupun Bareskrim Polri," ungkapnya.

Rusdi menyampaikan, kasus ini cukup rumit untuk diungkap karena memang tidak ada saksi yang melihat kejadian.

"Sehingga bagaimana Polri mengungkap kasus ini dengan melakukan olah TKP, mencari bukti-bukti yang berhubungan dengan kejadian itu. Dari bukti-bukti itulah nanti akan diteliti oleh penyidik sehingga penyidik dapat mengungkap kasus itu," katanya.

Menurut Rusdi, segala upaya dilakukan penyidik untuk mengungkap kasus, termasuk melakukan tes kebohongan terhadap suami korban atas nama Yosef dan istri mudanya Mimin.

"Ini menjadi bagian bagaimana kasus tersebut untuk dapat diungkap. Hasil dari pada tes kebohongan, segala macam, masih dalam proses analisis dari penyidik," tandasnya.

Diketahui, Tuti Suhartini dan anaknya Amalia Mustika Ratu ditemukan tewas di dalam bagasi mobil Alphard, di garasi rumahnya, di Subang, Jawa Barat, Rabu (18/8/2021) lalu.

Suami korban, Yosef mengatakan, ketika pulang dia mendapati rumahnya dalam kondisi berantakan dan tidak menemukan istri dan anaknya. Yosef ketika itu tidak berada di rumah karena menginap di rumah istri mudanya pada hari Selasa.

Kemudian, Yosef pergi melapor ke Polsek Jalan Cagak. Selanjutnya, bersama polisi kembali ke rumah dan menemukan istri dan anaknya dalam kondisi tak bernyawa di bagasi mobil.

Berdasarkan hasil autopsi, kedua korban tewas akibat luka berat di bagian kepala, diduga akibat hantaman benda tumpul. Polisi menyita barang bukti berupa papan cuci baju bernoda darah, pisau dan karpet di lokasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Mahfud MD Gelar Rakor Bahas Penanganan Tragedi Kanjuruhan

Menurut Mahfud MD, pemerintah serius untuk menindaklanjuti, merehabilitasi, dan menyelesaikan masalah yang timbul akibat tragedi Kanjuruhan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tembakan Salvo Tandai Pemakaman Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan

Polisi korban tragedi Kanjuruhan dimakamkan di Desa Sukosari, Trenggalek, Jawa Timur, Minggu, 2 Oktober 2022.

NEWS | 3 Oktober 2022

Peretas Jual Data Nomor Ponsel PM Inggris dan Pejabat Tinggi

Peretas menjual data rahasia nomor PM Inggris dan para pejabat tinggi lainnya. Situs web AS mencantumkan rincian kontak terbaru hampir semua menteri Inggris.

NEWS | 3 Oktober 2022

Rabu, Polri Limpahkan Tahap II Ferdy Sambo Dkk

Pelimpahan tahap II Ferdy Sambo dan kawan-kawan (dkk), tersangka tindak pidana pembunuhan Brigadir J dilaksanakan pada Rabu (5/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Tiga Mahasiswa Tewas Tenggelam di Pantai Klui Lombok Utara

Sebanyak tiga mahasiswa tewas tenggelam di Pantai Klui, Dusun Kelui, Desa Malaka, Kabupaten Lombok Utara, NTB. Minggu (2/10/2022).

NEWS | 3 Oktober 2022

Musim Dingin di Eropa, Ilmuwan Peringatkan Cuaca Lebih Dingin

Ilmuwan memperingatkan perubahan cuaca yang lebih dingin dari biasanya saat musim dingin mendatang di Eropa

NEWS | 3 Oktober 2022

5 Tahun Dipimpin Anies, Dino Patti Djalal Sebut Jakarta Berkembang Pesat

Pendiri FPCI, Dino Patti Djalal menilai Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah membawa Jakarta berkembang pesat selama lima tahun belakangan.

NEWS | 3 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ridwan Kamil Dukung Kompetisi Sepak Bola Dihentikan

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendukung agar kompetisi sepak bola dihentikan sementara imbas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang. 

NEWS | 3 Oktober 2022

Relawan Perkenalkan Ganjar Pranowo Lewat Turnamen PUBG Mobile

Sahabat Ganjar memperkenalkan sosok Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada masyarakat di Kabupaten Belitung, Bangka Belitung melalui turnamen PUBG mobile.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kasus Ferdy Sambo, Mahfud MD Sebut Divisi Propram Polri Akan Dirombak

Mahfud MD mengatakan pemerintah merekomendasikan perombakan secara terbatas Divisi Propam Polri buntut dari kasus Brigadir J yang menjerat Ferdy Sambo. 

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Penyintas Hillsbrough Beri Pesan Dukungan kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

Penyintas Hillsbrough Beri Pesan Dukungan kepada Korban Tragedi Kanjuruhan

BOLA | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings