Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

7 Teroris Mujahidin Indonesia Timur Jaringan Poso Tewas Sepanjang 2021

Selasa, 21 September 2021 | 17:02 WIB
Oleh : JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Komando Operasi Gabungan Khusus (Koopsgabsus) Tricakti TNI mencatat ada tujuh DPO (daftar pencarian orang) teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) jaringan Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), tewas sepanjang tahun 2021.

Tim Analis Koopsgabsus di Poso Kolonel Inf Henri Mahyudi ketika dikonfirmasi, di Jakarta, Selasa (21/9/2021), mengatakan keberhasilan tersebut merupakan pembuktian kerja sama antara TNI-Polri dalam mencari serta melumpuhkan 11 DPO teroris Poso.

Hal itu juga sekaligus sebagai upaya memberikan jaminan keamanan kepada masyarakat, setelah pada 27 November 2020 terjadi aksi penyerangan dan pembunuhan empat warga di Lembantongoa, Kabupaten Sigi, Sulteng.

Pimpinan TNI, kata dia, membentuk dan mengirim Koopsgabsus Tricakti TNI untuk mengejar dan menangkap 11 DPO teroris kelompok Qatar dan kelompok Ali Kalora, di pedalaman hutan dan pegunungan Poso, Sigi, dan Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah.

Pasukan Koopsgabsus Tricakti di bawah pimpinan Mayjen TNI Richard TH Tampubolon beroperasi secara terkoordinasi dengan Satgas Madago Raya yang mulai efektif bekerja sejak awal Januari 2021.

Pasukan Koopsgabsus TNI mengawali tugasnya di daerah operasi Poso, Parimo, dan Sigi.

Dalam manuvernya, kata Henri, Koopsgabsus Tricakti mengandalkan tim kecil dengan daya gempur tinggi serta memiliki daya jelajah tinggi dan sanggup bermanuver di berbagai medan.

Bahkan cuaca sangat ekstrem harus dihadapi tim untuk mengejar dan menyergap titik persembunyian 11 DPO teroris Poso tersebut.

"Kelompok Ali Kalora berhasil dikepung pertama kali oleh Tim Chandraca 5 Koopsgabsus dan Satgas Madago Raya di hutan Taunca pada 2 Februari 2021, namun kelompok Ali Kalora berhasil meloloskan diri sesaat sebelum tim gabungan TNI-Polri tiba di lokasi," tutur Henri.

Saat itu, aparat gabungan TNI-Polri berhasil menyita berbagai perlengkapan milik kelompok Ali Kalora tersebut.

Perburuan terhadap kelompok Qatar dan kelompok Ali Kalora pun terus dilakukan secara terkoordinasi oleh semua unsur aparat keamanan yang terlibat di lapangan.

Koopsgabsus Tricakti dan Satgas Madago Raya melalui Tim Chandrasa 2 Koopsgabsus, akhirnya berhasil menyergap dan terlibat kontak tembak dengan kelompok Ali Kalora beserta tiga teroris lainnya di Pegunungan Watumatoto, Desa Tambarana, Kecamatan Poso Pesisir, pada 1 Maret 2021.

Tim Koopsgabsus berhasil menewaskan 2 teroris Poso dalam penyergapan tersebut, di mana salah satunya adalah Irul alias Khairul yang merupakan menantu Santoso, pimpinan teroris Poso sebelumnya. Satu teroris lainnya yang tewas adalah Alvin alias Samil.

Kelompok Ali Kalora tersebut, lanjut Henri, sempat memberikan perlawanan kepada Tim Chandraca dengan membalas tembakan dan melempar bom rakitan serta bom lontong.

Saat penyergapan tersebut, Ali Kalora tertembak di kakinya, namun bersama Jaka Ramadan berhasil melarikan diri dengan cara melompat ke jurang memanfaatkan cuaca gelap di hutan lebat dan lokasi TKP yang sangat jauh dari permukiman masyarakat.

"Koopsgabsus TNI bersama Satgas Madago Raya kembali dapat menewaskan dua DPO teroris Poso," tuturnya.

Keberhasilan itu didapat setelah berhari-hari Tim Tricakti 3 Koopsgabssus TNI menaklukkan medan yang berat dan berhasil mengikuti jejak-jejak pelarian kelompok Qatar di wilayah yang sulit dijangkau baik melalui darat maupun udara di wilayah perbukitan pedalaman hutan Tokasa, Tanahlanto, Kabupaten Parimo.

Teroris Qatar dan Rukli tewas di tempat dalam operasi senyap yang berlangsung pada dini hari sekitar pukul 03.00 Wita, Minggu (19/9/2021).

"Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut. Hal ini terungkap dalam sejumlah dokumen yang berhasil dibongkar dan dianalisa Tim Analis Koopsgabsus," ujar Henri.

Selama ini, kata Hendri, Qatar dan Ali Kalora berpisah karena ada ketidakcocokkan dan pertentangan di antara dua pemimpin teroris tersebut.

Kemudian, tim gabungan Satgas Madago Raya berhasil menyergap dan menembak mati teroris bernama Abu Alim, enam hari pascapenyergapan Tokasa pada Sabtu (17/7/2021).

Abu Alim sempat melarikan diri dari sergapan Tim Tricakti 3 dengan cara meloncat ke lembah. Ia memanfaatkan cuaca gelap dan hutan lebat di daerah Batutiga, Torue, Parimo.

Melalui operasi yang terintegrasi secara terus menerus, pasukan TNI-Polri Satgas Madago Raya yakni Tim Sogili kembali berhasil menewaskan 2 teroris Poso di perkebunan dekat dengan perkampungan Dusun Astina, Balinggi, Parimo, pada Sabtu (18/9/2021). Hasil identifikasi korban tewas adalah Ali Kalora dan Jaka Ramadan.

"Dengan demikian, operasi perburuan yang digelar Satgas gabungan TNI-Polri telah berhasil melumpuhkan tujuh orang DPO teroris MIT Poso, termasuk tokohnya yakni Qatar dan Ali Kalora dalam periode Januari hingga pertengahan September 2021," papar Henri.

Sementara itu, Pangkoopsgabsus Tricakti Mayjen TNI Richard TH Tampubolon saat dikonfirmasi mengatakan, hingga saat ini tinggal empat DPO teroris yang tersisa.

Mayjen Richard yang juga menjabat sebagai komandan Koopssus TNI itu meminta dukungan dari masyarakat agar seluruh DPO teroris bisa segera ditangkap.

"Mohon doa dan dukungan untuk semua prajurit yang terus agresif dan bekerja keras di lapangan, agar segera dapat menumpas sisa empat DPO teroris lainnya," kata Richard.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Pengadilan Niaga pada PN Jakpus telah menjatuhkan status PKPU terhadap perusahaan pengembang apartemen Gayanti, PT BPI.

NASIONAL | 20 Oktober 2021


OTT Bupati Kuansing, KPK Sita Mata Uang Asing

Lili tidak menjelaskan lebih jauh mengenai lokasi ditemukannya barang-barang itu.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Megawati Soekarnoputri Ingin Polisi Dicintai Rakyat

Megawati Soekarnoputri menginginkan agar polisi tetap dicintai rakyat. Seluruh anggota Polri diminta mengingat fungsi dan tanggung jawab sebagai abdi negara.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Kapolri: Jangan Antikritik

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta kepada seluruh jajarannya untuk tidak bersikap antikritik atas masukan dari masyarakat terhadap institusi Polri

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Ahmad Sahroni Apresiasi Langkah Kadiv Propam Temui Komnas HAM

Ahmad Sahroni mengapresiasi langkah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo menemui Komnas HAM.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Terbatas Waktu, KPK Umumkan Penetapan Tersangka Tanpa Kehadiran Bupati Kuansing

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK setelah memeriksa intensif Andi Putra dan sejumlah pihak lain yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Riau

NASIONAL | 19 Oktober 2021

KH Said Aqil Siroj Siap Kembali Mencalonkan Diri sebagai Ketua Umum PBNU

“Kalau diminta oleh para kiai, saya siap (mencalonkan diri),” kata KH Said Aqil Sirajd.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Jubir OJK: Waspadai Modus Pinjol Ilegal Lewat SMS dan WhatsApp

Jubir OJK Sekar Putih Djarot mengingatkan masyarakat untuk waspada dan segera mengnali ciri-ciri pinjol.

NASIONAL | 19 Oktober 2021

Ketegasan Kapolri Benahi Jajaran Dapatkan Apresiasi

ICPW memberikan apresiasi terhadap Kapolri yang dengan cepat melakukan pembenahan terhadap anggota Polri yang melakukan pelanggaran.

NASIONAL | 19 Oktober 2021


TAG POPULER

# Malala Yousafzai


# Tes PCR


# Liga Champions


# Singapura


# PPKM



TERKINI
Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

Masuk PKPU, Perusahaan Pengembang Apartemen Gayanti

NASIONAL | 3 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings