Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Purnomo: Ancaman Keamanan Berdampak pada Tata Kehidupan Bangsa

Sabtu, 18 September 2021 | 19:07 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / WM

Jakarta, Beritasatu.com – Pionir Universitas Pertahanan (Unhan) Republik Indonesia, yang juga guru besar Institut Teknologi Bandung (ITB), Purnomo Yusgiantoro mengingatkan seluruh elemen bangsa terkait berkembangnya model konsep dasar ancaman keamanan di berbagai negara di dunia.

Adapun ancaman yang harus disikapi secara dini adalah jenis, sumber, aktor, sifat, dan dampaknya terhadap tata kehidupan masyarakat.

"Dampaknya bisa melebar ke mana-mana, bisa terkait dengan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan dan keamanan, hukum, teknologi, dan lain sebagainya,” kata Purnomo saat memberikan Kuliah Umum Wawasan Kebangsaan bertajuk “ Kepemimpinan: Kampus Merdeka dan Industri” dalam rangka peluncuran Program Beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) , pada Sabtu (18/9/2021).

Kuliah Umum yang diikuti 311 mahasiswa UGM penerima beasiswa, juga dihadiri secara daring, Presiden Direktur PT Bayan Resources Tbk Dato’ Low Tuck Kwong, Rektor UGM Panut Mulyono, Dewan Pembina PYC Lis Yusgiantoro, dan Chairperson PYC Filda C Yusgiantoro.

Purnomo, yang pernah menjabat Menteri Pertahanan (2009-2014) dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), pada 2000-2009, mengungkapkan, konsep dasar ancaman semakin melebar saat ini, khususnya sejak tahun 1990, pasca perang bintang yang diluncurkan Presiden Amerika Serikat (AS) Ronald Reagan.

Pada saat itu, terdapat organisasi militer seperti Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), Pakta Warsawa, Glasnost, dan Perestroika. Seiring bubarnya Pakta Warsawa, jelas Purnomo, terjadi dinamika dari bipolar menjadi single polar sehingga menimbulkan pergeseran dari politik ke ekonomi.

“Sekarang dinamikanya cukup tinggi, karakteristiknya yang dominan adalah ancaman nonmiliter, hibrida. Hibrida itu juga ancaman militer dan nonmiliter karena menjadi satu, sangat kompleks, multidimensi, dan ketidakpastian tinggi. Jadi, dinamikanya tinggi sekali," jelas Purnomo.

Ia menyebutkan, ke depannya setiap warga bangsa harus memahami betul bahwa ancaman itu luar biasa sekali, kompleks, multidimensi, dan ketidakpastiannya tinggi. Hal ini akan mewarnai bentuk dan potensi dari ancaman serta bentuk dan kualitas ancaman.

Di sisi lain, karakter global juga berpengaruh terhadap ancaman karena perkembangan teknologi informasi, komunikasi, dan transportasi.

“Pergerakannya itu eksponensial. Kemudian juga meningkatnya proses demokratisasi yang kita alami sekarang, hak asasi manusia (HAM), dan lingkungan hidup. Aspek lain dan sustainable development semuanya menjadi satu akan mewarnai ancaman,” katanya.

Beda Pendekatan
Purnomo mengatakan, saat ini terjadi pergeseran dari geopolitik menjadi geoekonomi. Dulu, ketika Pakta Warsawa masih memainkan perannya sebagai aliansi militer negara-negara Blok Timur di Eropa Timur, Glasnost dieluk-elukkan sebagai kebijakan keterbukaan dalam semua bidang di institusi pemerintahan Uni Soviet, termasuk kebebasan informasi, serta Perestroika menjadi reformasi politik dan ekonomi yang dimulai pada Juni 1987 oleh Presiden Uni Soviet Mikhail Gorbachev.

“Sekarang itu semua sudah bubar, yang tertinggal hanya NATO. Sekarang ada OBOR (One Belt One Road), Indo Pacific, BRICS (Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan,” kata dia.

Menurut Purnomo, di masa lalu ancaman yang muncul sifatnya multilateralisme, apabila terjadi pertikaian antarnegara langsung terjadi penyerbuan sehingga perang sulit dielakkan.

Sekarang yang dilakukan banyak negara adalah pendekatan multilateral. Diakuinya, pertikaian tidak lagi menimbulkan perang, tetapi penyelesaiannya melalui pendekatan multilateral. Contohnya, penyelesaian sengketa di Timur Tengah, Korea Utara, dan Korea Selatan, di mana negara-negara ini selalu membawa pertikaian kepada pendekatan multilateral.

“Kalau Korea Selatan, tentu ada AS dan Jepang. Korea Utara ada Rusia dan Tiongkok. Selalu pergeserannya dari unilateral ke multilateral,” kata Purnomo.

Menurut dia, pada masa lalu, kekuatan yang dikedepankan adalah hard power, kalau terjadi suatu konflik maka perang berkecamuk. Sekarang banyak negara-negara di dunia yang menggunakan pola penyelesaian soft power dan diplomatic power.

Pola ancaman juga bergeser dari simetris menjadi asimetris, contohnya ada ancaman siber, budaya, dan teror asimestris.

Demikian juga ancaman aktual berupa separatisme, terorisme, radikalisme, pandemi, pencurian sumber kekayaan alam, narkoba, bencana alam, dan lain sebagainya.

Sedangkan ancaman potensial berupa ipoleksosbud, sengketa perbatasan, siber, konflik SARA, konflik komunal, pencemaran lingkungan, krisis ekonomi dan sebagainya.

“Bentuk ancaman aktual maupun potensial bersifat dinamis, bisa berubah dari setiap saat,” kata Purnomo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Franka Makarim Ingatkan Membaca Sangat Penting Bagi Anak

Penasihat Darma Wanita Persatuan (DWP) Kemendikbudristek, Franka Makarim mengatakan, membaca sangat penting bagi anak-anak

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Survei IPI: Mayoritas Anak Muda Khawatir Isu Korupsi dan Kerusakan Lingkungan Hidup

Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menemukan bahwa mayoritas anak muda sangat khawatir terhadap masalah korupsi dan kerusakan lingkungan

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Soal Pembinaan Polisi, ICPW: Kalau Perlu 6 Bulan Sekali Anggota Dibina

Polri seharusnya bergerak cepat melakukan evaluasi pembinaan psikologi dan administrasi anggota.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Doyobi Bantu Tingkatkan Kualitas Guru di Sekolah

Doyobi akan meluncurkan kursus dan pelatihan kelompok yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan guru.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

UBL Gelar Wisuda, Ini Pesan Erick Thohir dan Anies Baswedan

Universitas Budi Luhur telah menetapkan 15 wisudawan terbaik dari 1.049 wisudawan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021

Keputusan menghapus cuti bersama Natal 2021 termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Eks Kapolres Nunukan Hajar Anggota, Kompolnas: Keduanya Perlu Diperiksa dan Dijatuhi Sanksi

Aksi kekerasan yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful terhadap anak buahnya sangat disayangkan. Kendati ada kesalahan yang dilakukan anggotanya.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Jelang Sumpah Pemuda, PDIP Ajak Mahasiswa Perbanyak Kegiatan Riset dan Inovasi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjadi pembicara kunci dalam webinar dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda ke-93 yang digelar Universitas Pattimura.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Sumpah Pemuda Momentum Gelorakan Semangat Kebinekaan

Bagi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Sumpah Pemuda merupakan momentum untuk menggelorakan kembali semangat kebhinekaan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

CGBIO Bantu Perawatan Pasien Luka Bakar di Indonesia

Kerja sama CGBIO dan Daewoong dirancang untuk membantu pasien luka bakar yang belum menerima perawatan luka bakar secara layak karena alasan ekonomi.

NASIONAL | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Bukit Asam Serius Garap Bisnis Energi Baru Terbarukan

Bukit Asam Serius Garap Bisnis Energi Baru Terbarukan

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings