Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Jokowi dan Anies Diminta Patuhi Putusan Pengadilan Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Jumat, 17 September 2021 | 17:33 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Para penggugat meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan serta lima pejabat lain yang menjadi tergugat untuk menjalankan putasan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus) yang mengabulkan gugatan perdata atas kasus pencemaran atau polusi udara di Jakarta. Para penggugat meminta Jokowi hingga Anies tidak perlu lagi melakukan upaya hukum lain dan melaksakanan apa yang menjadi perintah majelis hakim PN Jakpus demi perbaikan kualitas udara Jakarta.

Perkara ini diajukan oleh 32 warga yang menggugat lima pihak, yakni Presiden RI, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Kesehatan, Menteri Dalam Negeri, dan Gubernur DKI Jakarta. Selain itu, Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat menjadi turut tergugat.

“Dengan adanya putusan ini seharusnya para tergugat dapat menerima kekalahannya dengan bijaksana dan memilih fokus untuk melakukan upaya-upaya perbaikan kondisi udara daripada melakukan hal yang sia-sia seperti upaya hukum perlawanan banding maupun kasasi,” kata Tim Kuasa Hukum Penggugat dari koalisi Ibu Kota, Ayu Eza Tiara dalam keterangannya, Jumat (17/9/2021).

Ayu mengatakan para penggugat dan tim advokasi yang selama ini mendampingi proses persidangan, mengapresiasi putusan yang dibuat oleh majelis hakim yang berpihak kepada kepentingan seluruh warga. Majelis hakim dinilai telah mengabulkan gugatan, kecuali terkait adanya pelanggaran hak asasi manusia dalam kasus polusi udara.

“Dan soal turut tergugat I dan II (Pemprov Banten dan Jabar) itu mengikuti putusan yang ada. Meski begitu kami menilai bahwa putusan tersebut merupakan putusan yang tepat dan bijaksana, mengingat dari proses pembuktian di persidangan sudah sangat jelas bahwa Pemerintah telah melakukan kelalaian dalam mengendalikan pencemaran udara,” kata Ayu.

Lebih lanjut, Ayu menegaskan, tim advokasi Koalisi Ibukota sangat terbuka untuk turut serta dalam perbaikan kualitas udara di Jakarta, serta Banten dan Jawa Barat.

“Kami juga akan mengawal agar pemerintah betul-betul menuntaskan kewajibannya,” tutur Ayu.

Dalam perkara ini, tuntutan 32 warga negara yang menjadi penggugat di antaranya adalah agar pemerintah merevisi baku mutu udara ambien dalam Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara agar sesuai dengan baku mutu yang ditetapkan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan menjamin hak lingkungan hidup yang baik dan sehat kepada masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga diminta untuk menempatkan alat pengukur polusi dengan jumlah yang memadai mengacu pada penelitian dari beberapa ahli; memberikan informasi mengenai kualitas udara secara real time dan upaya mitigasinya; serta menyusun strategi dan rencana aksi pengendalian pencemaran udara.

Sementara Khalisah Khalid sebagai salah satu penggugat, mengungkapkan perasaan lega sekaligus senang atas putusan PN Jakpus. Menurut dia, majelis hakim membuktikan bahwa pengadilan bisa menjadi jalan untuk warga yang ingin mendapatkan keadilan.

“Meski begitu, kami sebagai penggugat sekaligus warga akan mengawal perubahan kebijakan yang dimandatkan oleh pengadilan terhadap tujuh tergugat. Selain itu, kami berharap para tergugat tidak mengajukan banding, karena yang kami gugat sesungguhnya adalah untuk kepentingan, kesehatan dan keselamatan seluruh warga negara, termasuk generasi mendatang agar mendapatkan kualitas hidup yang baik,” kataKhalisah.

Berikut ini adalah isi putusan PN Jakpus soal gugatan polusi udara:

Pertama, mengabulkan gugatan para tergugat sebagian. Kedua, menyatakan tergugat I (Presiden RI), tergugat II (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan), tergugat III (Menteri Kesehatan), tergugat IV (Menteri Dalam Negeri) dan tergugat V (Gubernur DKI Jakarta ) telah melakukan perbuatan melawan hukum.

Ketiga, menghukum tergugat I untuk mengetatkan baku mutu udara ambien nasional yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia, lingkungan, dan ekosistem termasuk kesehatan populasi yang sensitive berdasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Keempat, menghukum tergugat II untuk melakukan supervisi terhadap Gubernur DKI, Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat dalam melakukan pengetatan emisi lintas batas provinsi DKI, Banten dan Jawa Barat.

Kelima, menghukum tergugat III untuk melakukan pengawasan dan pembinaan kinerja tergugat V dalam pengendalian pencemaran udara. Keenam, menghukum tergugat IV untuk melakukan penghitungan penurunan dampak kesehatan akibat pencemaran udara di Provinsi DKI yang perlu dicapai sebagai dasar pertimbangan tergugat V dalam penyusunan strategi rencana aksi pengendalian pencemaran udara.

Ketujuh, menghukum tergugat V untuk: (a) melakukan pengawasan terhadap ketaatan setiap orang terhadap setiap ketentuan peraturan perundangan di bidang pengendalian pencemaran udara dan atau ketentuan dokumen lingkungan hidup; (b) menjatuhkan sanksi terhadap setiap orang yang melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan tentang pengendalian pencemaran udara; (c) menyebarluaskan informasi pengawasan dan penjatuhan sanksi berkaitan pengendalian pencemaran udara kepada masyarakat; (d) mengetatkan baku mutu udara ambien daerah untuk provinsi DKI Jakarta yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia lingkungan dan ekosistem termasuk kesehatan populasi yang sensitif berdasarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Kedelapan, menghukum tergugat V untuk: (a) melakukan inventarisasi terhadap baku mutu udara ambien, potensi pencemaran udara, kondisi meteorologis dan geografis serta tata guna lapangan dengan mempertimbangkan penyebaran emisi dari sumber pencemar yang melibatkan partisipasi publik; (b) menetapkan status mutu udara ambien setiap tahunnya dan mengumumkannya kepada masyarakat; (c) menyusun dan mengimplementasikan strategi dan rencana aksi pengendalian pencemaran udara, dengan mempertimbangkan penyebaran emisi dari sumber pencemar secara terfokus tepat sasarn dan melibatkan partisipasi publik.

Kesembilan, menolak gugatan para tergugat untuk selain dan selebihnya dan menghukum para tergugat untuk membayar perkara sejumlah Rp 4.255.000.00.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021

Keputusan menghapus cuti bersama Natal 2021 termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Eks Kapolres Nunukan Hajar Anggota, Kompolnas: Keduanya Perlu Diperiksa dan Dijatuhi Sanksi

Aksi kekerasan yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful terhadap anak buahnya sangat disayangkan. Kendati ada kesalahan yang dilakukan anggotanya.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Jelang Sumpah Pemuda, PDIP Ajak Mahasiswa Perbanyak Kegiatan Riset dan Inovasi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjadi pembicara kunci dalam webinar dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda ke-93 yang digelar Universitas Pattimura.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Sumpah Pemuda Momentum Gelorakan Semangat Kebinekaan

Bagi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Sumpah Pemuda merupakan momentum untuk menggelorakan kembali semangat kebhinekaan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

CGBIO Bantu Perawatan Pasien Luka Bakar di Indonesia

Kerja sama CGBIO dan Daewoong dirancang untuk membantu pasien luka bakar yang belum menerima perawatan luka bakar secara layak karena alasan ekonomi.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Pencegahan Terorisme Sama Pentingnya dengan Penindakan

Radikalisme dan terorisme masih menjadi masalah yang mengancam persatuan serta kesatuan bangsa.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Polisi Sudah Periksa 5 Orang Terkait Kecelakaan Bus Transjakarta

Polda Metro sudah periksa lima orang saksi terkait tabrakan bus transjakarta.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Program Cetak Sawah Libatkan TNI AD Gagal, Ini Pandangan Pengamat

Pada dasarnya prajurit TNI AD disiapkan untuk berperang dan masuk militer bukan karena ingin bertani.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

KPK Patahkan Klaim Azis Syamsuddin Pinjami Uang Stepanus Robin untuk Pengobatan Covid-19

KPK menilai pinjaman uang untuk pengobatan keluarga Stepanus Robin Pattuju hanya upaya Azis Syamsuddin untuk berkelit.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Kemtan Raih Penghargaan Tertinggi Keterbukaan Informasi Publik 2021

Mentan Syahrul Yasin Limpo mengatakan bahwa penghargaan ini tidak terlepas dari peran serta semua unit kerja, terutama Biro Humas dan Informasi Publik.

NASIONAL | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
Gandeng Perusahaan Korea, Zebra Nusantara Kembangkan PCR

Gandeng Perusahaan Korea, Zebra Nusantara Kembangkan PCR

EKONOMI | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings