Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kementerian Sosial Tegaskan Sudah Perbarui Data DTKS

Kamis, 16 September 2021 | 22:27 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Sosial (Kemsos) menyatakan telah memperbarui 74.420.345 data Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) dan mengintegrasikannya dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dipadankan dengan data milik Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).

"Kami sudah mengintegrasikan DTKS dengan PBI JK dimulai pencocokan data," ujar Staf Khusus Menteri Sosial Bidang Pengembangan SDM dan Program Kementerian Suhadi Lili dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Jakarta, Kamis (16/9/2021) yang dipantau secara daring.

Proses pemadanan data, menurut Suhadi, dimulai dari proses yang detail dan teknis, sejak Januari 2021 terkumpul 96.788.880 yang menjadi data dasar. Data tersebut kemudian dimutakhirkan, karena ada pemilik yang mutasi dan meninggal hingga menjadi 95.520.421. Data itu dibagi menjadi PBI yang terintegrasi dengan DTKS sebanyak 70.638.689, dan sisanya PBI non-DTKS.

Dari data PBI JK-DTKS, telah disempurnakan dari 70.638.689 menjadi 69.630.661 orang, karena adanya mutasi dan penerima yang meninggal dunia. Sedangkan dari data di Dukcapil, terdapat penambahan PBI-DTKS sebanyak 4.789.684 orang. Sehingga data PBI baru yang terealisasi sebanyak 74.420.345.

"Dasar hukum penetapan PBI harus ada di DTKS dan pada Dukcapil. Sebagai bukti validasi eksistensi orangnya," ujar dia.

Sementara dari data non-DTKS, Kemensos melakukan pemadanan dan dikembalikan ke tim BPJS Kesehatan, ditemukan tambahan penerima sebanyak 4.124.927 orang yang harus dalam verifikasi.

Suhadi memaparkan terdapat kuota nasional sebanyak 96.800.000 penerima PBI, dengan penetapan pada September sebanyak 87.053.683 orang. Sebanyak 74.420.345 data telah padan dengan DTKS, sedangkan 12.633.338 data non-DTKS diperlukan verifikasi kelayakan dari daerah.

"Sehingga sisa kuota 9.746.317. Harapannya ada perbaikan daerah pada data yang belum padan, kami ambil yang migrasi, yang masuk ke Kemsos," ujar dia.

Mensos Tak Hadir
Sementara Anggota Komisi X dari Fraksi PAN, Saleh Partaonan Daulay menilai materi yang disampaikan pihak Kemsos tidak lengkap dan tidak sesuai harapan DPR. Menurutnya, semestinya Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini hadir dan memaparkan data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS yang sudah tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Sementara pada raker tersebut, pihak Kemsos memaparkan keseluruhan perbaikan data DTKS yang sudah dipadankan dengan data milik Dukcapil. Data tersebut juga berbeda dengan data penduduk miskin milik Kementerian PPN/Bappenas.

"Mestinya Menteri Sosial memaparkan pada kita data PBI, cuma sayangnya menterinya tak datang dan data yang dipaparkan ke kita itu beda angkanya dengan Bappenas yang dipaparkan oleh Pak Suharso," kata Saleh.

"Mungkin nanti kita undang lagi Mensos, jangan sampai tidak datang. Ini rapat penting, keliling-keliling ketemu masyarakat memang penting, tapi di sini DPR juga penting karena kita mewakili masyarakat," urai dia.

Risma sendiri saat ini masih berada di Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk memantau pemadanan data sosial bersama Bank Himbara. Dalam pertemuan tersebut, Risma mengevaluasi pencairan bantuan sosial. Persoalan penyaluran bansos berkisar pada belum terdistribusinya KKS, rekening terblokir, adanya pendataan ganda, dan prosedur perbankan yang masih berbelit. Hal ini terjadi baik pada KPM PKH maupun Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kompolnas Minta Arahan Kapolri Soal Pimpinan yang Melayani Dilaksanakan

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal pimpinan harus menjadi teladan dan melayani

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wisudawati ITB, dari Salah Jurusan hingga Diberi Penghargaan oleh Harvard

Rana pun menceritakan pengalaman serta pencapaian yang telah ia raih selama menjadi mahasiswa ITB.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wamenag: Tangkal Intoleransi dan Ekstremisme dengan Penguatan Moderasi Beragama

Zainut menuturkan, sejauh ini penyelenggaraan pendidikan di bawah naungan Kemenag sudah di jalur yang tepat

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Peradaban Indonesia Telah Mengakar pada Sosial Budaya Nusantara Sejak Lama

Peradaban Indonesia sudah berakar pada elemen-elemen sosial budaya di nusantara, puluhan ribu tahun silam.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Nadiem Ajak Pemuda Ingat Tapak Sejarah Bangsa

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengajak pemuda untuk mengingat tapak sejarah bangsa

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wamenag: Sumpah Pemuda Adalah Persatuan Dalam Konteks Kebangsaan yang Majemuk

Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan, Sumpah Pemuda adalah persatuan dalam konteks kebangsaan yang majemuk

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Korupsi dan Ironi Sumpah Pemuda

Sumpah Pemuda yang diperingati setiap 28 Oktober. Belakangan ini, korupsi yang dilakukan para kepala daerah berusia muda memupuskan harapan masyarakat.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Fraksi PKB Dukung Sikap Tegas Kapolri Tindak Polisi Indisipliner

Fraksi PKB DPR mendukung sikap tegas Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menindak polisi indisipliner.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Meriahkan Sumpah Pemuda, Kosmemask Rilis Masker Merah Putih

Peluncuran masker yang mengusung tema "Semua Pemuda Berhak Berkarya" menggandeng komunitas difabel (penyandang cacat).

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Jakarta Academics Homeschooling Cetak Prestasi di Tengah Pandemi

Jakarta Academics Homeschooling sukses meraih tiga penghargaan sekaligus. Salah satunya, mendapatkan Pearson Excellence Award 2021 dari Pearson Edexcel Inggris.

NASIONAL | 28 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
Akhir Tahun, Widodo Makmur Perkasa Bidik Kenaikan Pendapatan 300%

Akhir Tahun, Widodo Makmur Perkasa Bidik Kenaikan Pendapatan 300%

EKONOMI | 5 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings