Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pembangunan Bendungan Mbay Capai Tahap Sosialisasi Pelaksanaan di Tiga Kecamatan

Kamis, 16 September 2021 | 16:24 WIB
Oleh : Jeis Montesori, Indah Handayani / JEM

Nagekeo, Beritasatu.com - Pembangunan Bendungan Mbay mencapai tahap sosialisasi pelaksanaan di tiga kecamatan yang terdampak, yaitu di Kecamatan Aesesa Selatan, Aesesa, dan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh Kepala BWS NT II, Agus Sosiawan didampingi Kasie Pelaksanaan BWS NT II, Costandji Nait, Kasie KPI BWS NT II, Willem Sidharno, Kepala SNVT Pembangunan Bendungan II BWS NT II, Nedy Hidayat, PPK Pembangunan III, Yohanes Pabi, PPK Perencanaan Bendungan, Konsultan dan Kontraktor pelaksana.

Hadir juga pada kesempatan itu Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do, Forkopimda Kabupaten Nagekeo, tim Appraisal, camat Aesesa Selatan, camat Aesesa, camat Nangaroro, para kepala desa terkait dan tokoh adat serta masyarakat terdampak.

Kepala BWS NT II, Agus Sosiawan ME mengatakan, sosialisasi tersebut terkait akan dimulainya pekerjaan di lapangan setelah kontrak Pekerjaan Pembangunan Bendungan Mbay Paket I dan Paket II ditandatangani pada 19 Agustus 2021 dengan waktu pelaksanaan sampai dengan 2024. Bendungan Mbay/Lambo ini membutuhkan lahan sekitar 592 hektare dengan kapasitas 51,74 juta M3.

“Bendungan ini akan memberikan manfaat irigasi terhadap 5.898,6 hektare, selain itu penyediaan air baku 205 liter/detik, dan pengendalian banjir dengan debit 283,33 m3/detik pada daerah hilir bendungan di Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo,” ungkap Agus dalam keterangan pers, Kamis (16/9/2021).

Area terdampak meliputi Desa Rendubutowe di Kecamatan Aesesa Selatan, Desa Labulewa di Kecamatan Aesesa, dan Desa Ulupulu di Kecamatan Nangaroro. Pembayaran ganti rugi lahan akan dilaksanakan oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) Kementerian Keuangan di mana saat ini tim Appraisal sementara bertugas menilai harga tanah serta bangunan atau apapun yang ada di atasnya selama 30 hari kalender. Diharapkan, penilaian oleh tim Appraisal berjalan dengan lancar sehingga waktu 30 hari dapat tercapai selanjutnya BWS NT II segera mengusulkan kepada Kementerian Keuangan melalui LMAN.

“Dana yang tersedia cukup dan tinggal menunggu proses, apabila administrasi sudah lengkap dan dinyatakan clean and clear, itu sudah bisa dibayarkan,” tegasnya.

Melalui Perpres Nomor 109 Tahun 2020, ditetapkan Bendungan Mbay/Lambo termasuk Proyek Stategis Nasional (PSN) yang berarti pembangunannya dijamin oleh pemerintah pusat sampai selesai, baik pembangunan fisik maupun penyediaan anggarannya.

Kepala BWS NT II juga menyatakan, Bendungan Mbay/Lambo memiliki potensi besar untuk destinasi wisata baru di Kabupaten Nagekeo, dikombinasikan dengan rencana penataan Kampung Adat Kawa yang dekat dengan lokasi Bendungan Mbay/Lambo oleh Pemkab Nagekeo.

Pada presentasi tersebut dijelaskan bahwa pembangunan Bendungan Mbay/Lambo telah melalui proses yang panjang sejak tahun 1999-2000 dilakukan feasibility study (FS), tahun 2001-2002 pembuatan detail design, dan dilanjutkan tahun 2018 untuk kegiatan amdal, LARAP, dan review design.

Kemudian tahun 2019, lanjutan penyelidikan geologi, pembuatan model tes, sertifikasi desain Bendungan Mabay/Lambo dan penetapan lokasi Bendungan Mbay Lambo. Selama pekerjaan berlangsung dibuatkan terowongan pengalih aliran air (saluran pengelak) sepanjang 355 meter dengan lebar 5 meter, sehingga lokasi pekerjaan bangunan utama bendungan tetap kering.

Bendungan utama tipe zonal inti tegak dengan tinggi 48 meter, panjang puncak 380 meter, lebar 12 meter. Saluran pelimpah (spillway) dengan tipe pelimpah samping dan lebar ambang 50 meter. Terkait perekrutan tenaga lokal, BWS NT II akan menyelaraskan dengan kebutuhan menyangkut kualifikasi dan jumlah tenaga kerja. Selanjutnya, untuk mendukung kesiapan SDM akan dilakukan pelatihan termasuk dalam operasi dan pemeliharaan bendungan.

Sementara itu, Pater Paroki melihat dan menyambut baik PSN ini sebagai suatu anugerah terindah, terbesar bagi masyarakat Nagekeo tercinta. Proyek ini seiring dengan amanat gereja dan disambut gereja dengan sangat baik. Harapan gereja, ganti untuk diperhatikan dengan sungguh-sungguh, demikian juga dengan keterlibatan masyarakat lokal dalam proses pembangunan, dengan demikian masyarakat lokal punya kemampuan dengan belajar pada kontraktor maupun konsultan di bendungan ini.

Senada dengan itu, salah seorang masyarakat terdampak menyampaikan dukungannya terhadap pembangunan bendungan ini dan mengharapkan potensi tenaga lokal dapat dimanfaatkan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang ada.

Terkait adanya keberatan dari beberapa peserta sosialisasi di Kecamatan Aesesa Selatan, Pemkab Nagekeo membuka ruang dan waktu untuk menerima dan melakukan diskusi bersama untuk penyelarasan beda pendapat yang ada.

Manfaat Besar

Bupati Nagekeo Johanes Don Bosco Do mendukung penuh pembangunan Bendungan Nagekeo yang akan membawa manfaat besar bagi masyarakat Nagekeo dan khususnya warga terdampak. Ditegaskan, penentuan lokasi merupakan keputusan dari hasil penelitian secara teknik dan bukan suka atau tidak suka.

“Nagekeo sebagai salah satu Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) butuh infrastruktur maupun sarana pendukung di antaranya infrastruktur SDA,” tegas Bupati Nagekeo.

Pada kesempatan itu, diucapkan terima kasih kepada Kementerian PUPR melalui BWS NT II karena Proyek Strategis Nasional ini mulai diwujudkan untuk kesejahteraan masyarakat Nagekeo secara khusus. Masyarakat Nagekeo diajak untuk mendukung penuh pelaksanaan pembangunan bendungan terbesar di NTT ini. Diharapkan, nantinya dalam pelaksanaan pembangunan bendungan dapat melibatkan pekerja lokal atau yang berasal dari Kabupaten Nagekeo sesuai dengan kriteria keterampilan yang dibutuhkan.

Untuk penanaman di sabuk hijau (green belt) akan dikerjakan secara bersama dengan kelompok masyarakat terutama yang terdampak dari pembangunan bendungan ini. Pada akhir kegiatan sosialisasi dilakukan penandatanganan berita acara sosialisasi oleh bupati, kepala BWS NT II, camat, kepala desa, lembaga pemangku adat, dan tokoh masyarakat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

UBL Gelar Wisuda, Ini Pesan Erick Thohir dan Anies Baswedan

Universitas Budi Luhur telah menetapkan 15 wisudawan terbaik dari 1.049 wisudawan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021

Keputusan menghapus cuti bersama Natal 2021 termaktub dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri Nomor 712 Tahun 2021, Nomor 1 Tahun 2021.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Eks Kapolres Nunukan Hajar Anggota, Kompolnas: Keduanya Perlu Diperiksa dan Dijatuhi Sanksi

Aksi kekerasan yang dilakukan Kapolres Nunukan AKBP Syaiful terhadap anak buahnya sangat disayangkan. Kendati ada kesalahan yang dilakukan anggotanya.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Jelang Sumpah Pemuda, PDIP Ajak Mahasiswa Perbanyak Kegiatan Riset dan Inovasi

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjadi pembicara kunci dalam webinar dalam rangka peringatan Sumpah Pemuda ke-93 yang digelar Universitas Pattimura.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Sumpah Pemuda Momentum Gelorakan Semangat Kebinekaan

Bagi Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri, Sumpah Pemuda merupakan momentum untuk menggelorakan kembali semangat kebhinekaan.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

CGBIO Bantu Perawatan Pasien Luka Bakar di Indonesia

Kerja sama CGBIO dan Daewoong dirancang untuk membantu pasien luka bakar yang belum menerima perawatan luka bakar secara layak karena alasan ekonomi.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Pencegahan Terorisme Sama Pentingnya dengan Penindakan

Radikalisme dan terorisme masih menjadi masalah yang mengancam persatuan serta kesatuan bangsa.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Polisi Sudah Periksa 5 Orang Terkait Kecelakaan Bus Transjakarta

Polda Metro sudah periksa lima orang saksi terkait tabrakan bus transjakarta.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

Program Cetak Sawah Libatkan TNI AD Gagal, Ini Pandangan Pengamat

Pada dasarnya prajurit TNI AD disiapkan untuk berperang dan masuk militer bukan karena ingin bertani.

NASIONAL | 27 Oktober 2021

KPK Patahkan Klaim Azis Syamsuddin Pinjami Uang Stepanus Robin untuk Pengobatan Covid-19

KPK menilai pinjaman uang untuk pengobatan keluarga Stepanus Robin Pattuju hanya upaya Azis Syamsuddin untuk berkelit.

NASIONAL | 27 Oktober 2021


TAG POPULER

# Valentino Rossi


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Cristiano Ronaldo


# Anies Baswedan


# Timnas U-23



TERKINI
E-Commerce Konsep Omnichannel Dipediksi Jadi Tren Setelah Pandemi

E-Commerce Konsep Omnichannel Dipediksi Jadi Tren Setelah Pandemi

EKONOMI | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings