Logo BeritaSatu

KPK Berhentikan Novel Baswedan Cs Bulan Depan

Rabu, 15 September 2021 | 17:12 WIB
Oleh : Fana F Suparman / FFS

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 56 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang gagal dalam tes wawasan kebangsaan (TWK) sebagai syarat alih status menjadi aparatur sipil negara (ASN), akan diberhentikan dengan hormat pada 1 Oktober mendatang. Salah seorang dari 56 pegawai itu, yakni penyidik Novel Baswedan.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata menjelaskan 56 pegawai KPK itu terdiri dari 50 pegawai yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dalam TWK. Sementara enam pegawai lainnya merupakan pegawai yang tidak memenuhi syarat TWK dan diberi kesempatan mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan, namun tidak mengikutinya.

"Terhadap enam orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat dan diberi kesempatan mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan namun tidak mengikutinya, maka tidak bisa diangkat sebagai ASN dan akan diberhentikan dengan hormat per tanggal 30 September 2021. Memberhentikan dengan hormat kepada 50 orang pegawai KPK yang dinyatakan tidak memenuhi syarat per tanggal 30 September 2021," kata Alex, sapaan Alexander Marwata di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Sejatinya terdapat 57 pegawai KPK yang dinyatakan tidak lolos TWK, namun seorang di antaranya telah memasuki usia purna tugas. Dalam kesempatan ini, Alex mengatakan seluruh pegawai KPK telah diberikan kesempatan yang sama untuk mengikuti proses alih status pegawai KPK menjadi ASN melalui TWK, meski telah melewati usia 35 tahun dan pernah berhenti sebagai ASN sebelumnya. Namun, 57 pegawai tersebut dinyatakan tidak lulus TWK. Alex mewakili pimpinan KPK lainnya menyampaikan penghargaan yang tinggi atas jasa dan dedikasi para pegawai yang diberhentikan.

"Semoga dedikasi dan amal perbuatannya selama di KPK menjadi bagian dari amal soleh dan jasa bagi bangsa dan negara," ungkap Alex.

Alex yakin mereka semua akan mempunyai tempat di instansi lain. Mereka diyakini tidak akan berhenti memberantas korupsi, meski bukan bekerja di KPK.

"Kami percaya pegawai KPK yang sudah diberhentikan tidak akan meninggalkan nilai-nilai integritas selama yang bersangkutan bekerja di KPK yang akan berkontribusi," katanya.

Pada hari ini, KPK mengangkat dan melantik 18 orang pegawai lainnya menjadi ASN. Para pegawai itu dilantik menjadi ASN setelah dinyatakan lulus dalam diklat bela negara.

"KPK mengangkat dan melantik 18 pegawai KPK yang telah mengikuti dan lulus pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan," ujarnya.

Di samping itu, Alexander mengungkapkan KPK memberi kesempatan kepada tiga orang pegawai KPK yang baru menyelesaikan tugas luar negeri untuk mengikuti TWK. Ketiga orang tersebut akan mengikuti TWK pada 20 September 2021.

"Memberi kesempatan kepada tiga orang pegawai KPK yang baru menyelesaikan tugas dari luar negeri untuk mengikuti asesmen tes wawasan kebangsaan yang akan dimulai 20 September 2021," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Penabur Apprentice Bekali Peserta Didik untuk Siap Berwirausaha

Penabur Apprentice mengajarkan peserta didik untuk mengenal serta mempelajari wirausaha langsung dari pebisnis profesional.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Mantan Mensesneg Sudi Silalahi Meninggal Dunia di RSPAD

Sudi Silalahi meninggal dunia pada hari, Senin (25/10/2021) malam pukul 23.50 di RSPAD karena sakit.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Keterangan Azis Syamsuddin Berbeda dengan Saksi Lain, Hakim Curiga Ada yang Berbohong

Keterangan mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin berbeda dengan saksi lainnya. Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta mencurigai ada yang berbohong.

NASIONAL | 26 Oktober 2021

Penganiaya Anjing di Aceh Singkil Sepatutnya Diproses Hukum

Haris Azhar meminta penganiaya anjing di Aceh Singkil, Aceh diproses hukum. Apapun alasannya, penyiksaan terhadap hewan tidak dapat dibenarkan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Anggota Polres Lombok Timur Tewas Ditembak Oknum Polisi

Briptu Khairul Tamimi alias Momon, anggota Polres Lombok Timur, Senin (25/10/2021), ditemukan tewas di rumahnya akibat ditembak rekan seprofesinya

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung Bakal Pacu Ekspansi Bisnis

Peluang ekspansi bisnis tidak hanya terbuka untuk Kota Bandung dan Jakarta saja, tetapi juga kawasan di sekitar stasiun pemberhentian, terutama di Karawang.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kompolnas: Praktik Militeristik Tak Layak Diterapkan di Polri

Kompolnas menyayangkan adanya tindakan kekerasan yang diduga dilakukan oleh Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Pukul Anggota, Kapolres Nunukan Dinonaktifkan

Polda Kaltara akan menerbitkan SKEP Penonaktifan Kapolres Nunukan setelah beredar video pemukulan kepada anggota polisi yang diduga dilakukan Kapolres Nunukan

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Ratusan Rumah Warga di Mamuju Terendam Banjir

Menurut warga setempat, bencana banjir tersebut sudah menjadi langganan ketika musim hujan.

NASIONAL | 25 Oktober 2021

Kemenag Gandeng Pesantren Sosialisasikan Ketahanan Keluarga Berbasis Agama dan Budaya

Seminar itu mengusung tema Membangun Ketahanan Keluarga Berbasis Nilai-Nilai Agama dan Budaya Sebagai Tindakan Pencegahan Perceraian dan Perkawinan Anak.

NASIONAL | 25 Oktober 2021


TAG POPULER

# LRT Tabrakan


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Fahri Hamzah


# Tes PCR


# Taliban



TERKINI
Uang Pemerintah Irak Senilai Rp 850 Miliar Dicuri di Mosul

Uang Pemerintah Irak Senilai Rp 850 Miliar Dicuri di Mosul

DUNIA | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings