Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Asusila di Pringsewu, Mata Masyarakat Menuju ke PN Tanggamus

Senin, 13 September 2021 | 23:59 WIB
Oleh : Willy Masaharu / WM



Pringsewu, Beritasatu.com - Masyarakat Kabupaten Pringsewu, Lampung, menunggu keputusan adil dari Majelis Hakim PN Tanggamus, yang mengadili perkara tindak asusila yang dilakukan oleh Febri Wijaya Alias Protol (29) dengan korban anak di bawah umur At (17) dan keduanya adalah warga Pringsewu. Ketua Majelis Hakim adalah Zakky Ikhsan Samad dan didampingi anggoa majelis yang masing-masing adalah Trisno Jhohannes Simanulang dan Murdian. Majelis hakim direncanakan memutus perkara itu pada Rabu (15/9/2021).

Kasus asusila di bawah umur, yang diawali dengan modus pacaran ini, menyita banyak perhatian dari masyarakat Lampung dan juga senior advokat dari Jakarta, Hermawi F Taslim, Wakil Ketua Umum Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia (Peradi Pergerakan), yang juga anggota Tim Pembela Joko Widodo – Ma’ruf Amin dalam persidangan MK pada Pilpres 2019, menegaskan kembali sikapnya. Selain Hermawi Taslim, ada juga senior advokat dari Bandar Lampung, Grace Nugroho. Mereka berdua menegaskan akan mengawal kasus ini agar keadilan terjadi.

“Rencananya Rabu pekan ini, majelis hakim akan mengambil keputusan kasus asusila dengan terdakwa Febry Wijaya,” ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Desna Indah Meysari dari Kejaksaan Negeri Pringsewu, Senin (13/9/2021).

JPU menuntut Febri Wijaya dengan pasal subsider dengan hukuman 10 tahun penjara serta denda sebesar Rp 500 juta. Menurut Desna, jika terdakwa tidak bisa membayar, denda akan diganti dengan kurungan penjara selama 6 (enam) bulan.

“Bahan pertimbangan saya, kenapa pasal subsider yang saya ambil, karena unsur paksaan yang dilakukan terdakwa tidak terbukti," kata Desna ketika dihubungi via ponsel.

Sidang putusan ini diagendakan setelah jaksa penuntut umum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Pringsewu Desna Indah Meysari menyatakan tetap pada tuntutan, sebagai tanggapan atas pledoi dari Anton Subagyo, kuasa hukum terdakwa. Pledoi yang disampaikan pengacara Anton Subagiyo pada persidangan, Senin, 6 September 2021 kemarin, dalam rangka menanggapi tuntutan JPU.

Sementara itu, Grace Nugroho menegaskan kembali bahwa masyarakat Pringsewu menunggu keputusan majelis hakim PN Tanggamus. Mereka akan menilai rasa keadilan yang terwujud dari keputusan pengadilan tersebut. Sehingga semua pihak yang terlibat dalam perkara ini juga mendapat sorotan masyarakat.

“Jika kasus lokal masuk ke media nasional itu artinya ada hal yang diperhatikan atau menjadi fokus dari media-media tersebut. Itu artinya, kejahatan asusila terhadap anak di bawah umur tidak dapat diterima masyarakat. Bagi mereka yang memiliki anak perempuan tentu akan merasa gerah jika kasus ini tidak mendapat putusan yang adil. Putusan itu akan menjadi preseden bagi berbagai peristiwa yang sama yang terjadi di banyak tempat,” tegas Grace Nugroho.

Sedangkan Hermawi Taslim menegaskan kembali bahwa harus ada efek jera bagi terdakwa dan putusan tersebut akan menjadi pembelajaran bagi masyarakat tidak hanya lokal tetapi lebih luas lagi. Bagaimanapun juga, dijelaskan Hermawi Taslim lebih lanjut, oleh karenanya keputusan yang dijatuhkan tentu harus memenuhi keadilan masyarakat. Dan masyarakat tidak hanya kabupaten Tanggamus ataupun Pringsewu tetapi juga Indonesia akan menunggu keputusan hakim.

“Kita harus mengapresiasi kepada Jaksa ataupun majelis hakim yang memberi atensi atau perhatian khusus pada kasus asusila terhadap anak-anak. Bisa dibayangkan para korban kasus asusila itu akan kehilangan masa depannya. Butuh waktu lama untuk menyembuhkan mental anak-anak yang menjadi korban tindak pindana ini,” jelas Hermawi Taslim.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pakar Hukum Nilai Tuntutan Mati Terdakwa Asabri Tidak Tepat

Pakar hukum pidana Nur Basuki Minarno menilai tidak tepat jaksa menuntut pidana mati terdakwa perkara korupsi Asabri, Heru Hidayat.

NASIONAL | 7 Desember 2021

Besok, Jokowi Resmikan Bandara Tebelian Sintang

Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan, Bandar Udara (Bandara) Tebelian Sintang, di Kalimantan Barat, siap diresmikan Presiden Joko Widodo pada Rabu (8/12/2021)

NASIONAL | 7 Desember 2021

Pengembangan SDM Jadi Kunci Keberhasilan RB

Salah satu tujuan pembangunan Presiden Joko Widodo di periode kedua ini adalah memajukan kualitas SDM dan reformasi birokrasi.

NASIONAL | 7 Desember 2021

MAKI Apresiasi Jaksa Tuntut Mati Terdakwa Korupsi Asabri

Koordinator MAKI Boyamin Saiman mengapresiasi tuntutan hukuman mati terhadap terdakwa kasus korupsi ASABRI, Heru Hidayat oleh kejaksaa

NASIONAL | 7 Desember 2021

Hakim MK Arief Hidayat Terpilih sebagai Ketua Umum PA GMNI

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Arief Hidayat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI).

NASIONAL | 7 Desember 2021

Saksi Sebut Angin Prayitno Sosok Sederhana 

Taufan Arif Nugroho saksi perkara suap pengurusan pajak menyebut mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno yang menjadi terdakwa merupakan sosok sederhana. 

NASIONAL | 7 Desember 2021

Beasiswa S2 ke Jepang Dibuka, Ini Persyaratannya

Ajinomoto Foundation kembali memberikan beasiswa program pascasarjana (post-graduate) kepada mahasiswa Indonesia.

NASIONAL | 7 Desember 2021

Jangan Tergesa-gesa Buka Sekolah dengan Kapasitas Normal

Kemendikbudristek diingatkan untuk tidak tergesa-gesa dan mempertimbangkan kembali rencana pembukaan sekolah dengan kapasitas normal pada Januari 2022

NASIONAL | 7 Desember 2021

Muktamar NU Tetap Digelar 23-25 Desember di Lampung

PBNU memutuskan Muktamar ke-34 NU tetap digelar pada 23-25 Desember di Lampung. Hal ini menyusul dibatalkannya PPKM level 3 menjelang libur Nataru. 

NASIONAL | 7 Desember 2021

Jaksa KPK Dalami 81 Bidang Tanah Milik Eks Pejabat Pajak

Jaksa KPK mendalami 81 bidang tanah yang diduga milik mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji yang menjadi terdakwa perkara suap pajak.  

NASIONAL | 7 Desember 2021


TAG POPULER

# Gelombang Ketiga Covid-19


# Investor Milenial


# Darmawan Prasodjo


# Houston Rockets


# Massindo Group



TERKINI
Dugaan Omicron Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Argumennya

Dugaan Omicron Sudah Menyebar di Indonesia, Ini Argumennya

KESEHATAN | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings