Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Greenpeace Minta KLHK Buka Roadmap Pengurangan Sampah Pelaku Industri

Minggu, 12 September 2021 | 11:38 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Greenpeace Indonesia mendorong Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk membuka ke publik rencana peta jalan (roadmap) pengurangan sampah yang sudah dilaporkan industri kepada KLHK. Hal itu bertujuan agar publik mengetahui keseriusan produsen dalam mengatasi permasalahan sampah di Indonesia.

Juru kampanye Urban Greenpeace Indonesia, Muharram Atha Rasyadi, mengatakan penyusunan dan penyerahan rencana peta jalan pengurangan sampah yang dilakukan para pelaku industri merupakan langkah awal yang memang harus dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Namun saat ini, kami mendorong untuk dibukanya rencana ini agar dapat diakses, dibaca, serta dinilai oleh publik secara luas, apakah memang para produsen ini menyusun rencana yang benar-benar serius untuk mengatasi permasalahan sampah di Indonesia,” kata Atha.

Pelaporan rencana peta jalan pengurangan sampah oleh industri itu dilakukan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No.75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan Sampah oleh Produsen. Peraturan ini mengharuskan industri membuat perencanaan bagaimana mengurangi sampah mereka dalam 10 tahun sampai dengan dengan 30%, yang dimulai sejak tahun 2020 lalu.

Sebelumnya, Atha melihat keanehan, di mana pada saat pemerintah berusaha untuk menargetkan pengurangan sampah, khususnya sampah plastik, justru ada pelaku industri yang malah mengeluarkan produk-produk baru yang berpotensi menimbulkan sampah seperti produk air minum dalam kemasan (AMDK) galon sekali pakai. “Itu kan aneh namanya,” ucapnya.

Seharusnya pelaku industri AMDK itu mulai tahun 2020 lalu sudah harus membuat perencanaan bagaimana mengurangi sampah mereka dalam 10 tahun ke depan hingga 30% seperti yang diminta dalam Peraturan Menteri LHK No.75 Tahun 2019. “Tapi, yang mereka lakukan kok malah mengeluarkan produk-produk baru yang ternyata malah berpotensi menimbulkan sampah dengan alasan produk itu bisa didaur ulang,” ujar Atha.

Menurut Atha, industri yang memproduksi galon sekali pakai itu jangan hanya melihat dari sisi botolnya saja yang berbahan PET yang kemudian diklaim bisa didaur ulang dan menjadi salah satu jenis plastik yang bernilai tinggi yang dicari oleh para pemulung, tapi mereka juga harus melihat label dan tutupnya yang ternyata masih berpotensi menjadi sampah.

Jadi, kata Atha, sesuai Peraturan Menteri LHK, ketika ada inovasi produk baru seperti galon sekali pakai ini, produsennya juga harus membuka bagaimana pertanggungjawaban mereka kepada konsumen agar produk yang mereka keluarkan itu tidak lagi berpotensi menjadi sampah.

Pengamat regulasi persampahan Asrul Hoesein, juga mempertanyakan sikap KLHK yang seakan membiarkan kehadiran galon sekali pakai di tengah adanya kebijakan pelarangan plastik sekali pakai. “Kenapa pada saat muncul pelarangan plastik sekali pakai, KLHK justru membiarkan salah satu industri memproduksi kemasan galon sekali pakai. Harusnya KLHK kan menegur mereka,” ujarnya.

Menurut Asrul, kemasan galon sekali pakai ini jelas akan menambah tumpukan sampah plastik di lingkungan. Dalam hal ini, KLHK terbukti tidak serius menjalankan peraturan yang dibuatnya sendiri. “Ada apa dengan hal ini. Kenapa KLHK tidak meminta saja agar si produsen galon sekali pakai itu memproduksi galon guna ulang yang lebih ramah lingkungan seperti yang dilakukan industri lain,” tukasnya.

Di sisi lain, dia juga mengendus adanya keanehan kerja sama yang dilakukan produsen galon sekali pakai ini dengan Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) dan Asosiasi Pengusaha Sampah Indonesia (APSI) untuk menarik sampah-sampah galon mereka. “Seharusnya, posisi ADUPI dan APSI itu tidak boleh berpihak hanya kepada satu produk saja,” ucap Asrul.

Asrul menduga produsen galon sekali pakai menggunakan dana CSR-nya untuk disalurkan melalui ADUPI dan APSI, sehingga mereka bermitra. “Kalau ADUPI dan APSI mau bicara jujur sesuai aturan, pasti mereka tidak akan mau mendukung kemitraan dengan produsen galon sekali pakai itu. Karena sesuai aturan, dana CSR itu tidak boleh diberikan melalui pengusaha termasuk anggota ADUPI dan APSI tapi harus langsung disalurkan untuk program rakyat,” katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Lentera Bagi Bangsa Ajak Masyarakat Berdonasi untuk Siswa Lanjutkan Sekolah

Lentera Bagi Bangsa (LBB) mengajak masyarakat luas untuk turut membantu anak-anak, agar bisa merasakan dan mengenyam pendidikan serta tidak putus sekolah

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Kongres Kebangsaan, Polri: Tujuan Paripurna Mewujudkan Bangsa Adil dan Makmur

Pancasila sebagai ideologi bangsa mengandung makna yang holistik dan mendalam dengan hakikat tujuan paripurna yakni, mewujudkan bangsa Indonesia adil dan makmur

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Anies Ungkap Fenomena Aneh yang Buat Orang Enggan Masuk Dunia Politik

Menurut Anies, seharusnya orang-orang yang baik dan berintegritas terus didorong masuk politik.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Perkuat Kompetensi Ekosistem Sekolah Penggerak, Kemendikbudristek Gelar Lokakarya “Nol”

Kemendikbudristek menggelar Lokakarya “Nol” Program Sekolah Penggerak Angkatan I secara serentak di 27 kabupaten/kota

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Kompolnas Minta Arahan Kapolri Soal Pimpinan yang Melayani Dilaksanakan

Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengapresiasi pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo soal pimpinan harus menjadi teladan dan melayani

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wisudawati ITB, dari Salah Jurusan hingga Diberi Penghargaan oleh Harvard

Rana pun menceritakan pengalaman serta pencapaian yang telah ia raih selama menjadi mahasiswa ITB.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wamenag: Tangkal Intoleransi dan Ekstremisme dengan Penguatan Moderasi Beragama

Zainut menuturkan, sejauh ini penyelenggaraan pendidikan di bawah naungan Kemenag sudah di jalur yang tepat

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Peradaban Indonesia Telah Mengakar pada Sosial Budaya Nusantara Sejak Lama

Peradaban Indonesia sudah berakar pada elemen-elemen sosial budaya di nusantara, puluhan ribu tahun silam.

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Nadiem Ajak Pemuda Ingat Tapak Sejarah Bangsa

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mengajak pemuda untuk mengingat tapak sejarah bangsa

NASIONAL | 28 Oktober 2021

Wamenag: Sumpah Pemuda Adalah Persatuan Dalam Konteks Kebangsaan yang Majemuk

Zainut Tauhid Sa'adi menyatakan, Sumpah Pemuda adalah persatuan dalam konteks kebangsaan yang majemuk

NASIONAL | 28 Oktober 2021


TAG POPULER

# Cuti Bersama


# Tabrakan Bus Transjakarta


# Elon Musk


# Putri Mako


# Kapolres Nunukan



TERKINI
11 Korban Tabrakan Bus Transjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

11 Korban Tabrakan Bus Transjakarta Masih Dirawat di Rumah Sakit

MEGAPOLITAN | 6 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings