Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pendidikan di UPH Jadikan Mahasiswa Sebagai Manusia Utuh

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 14:53 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Tangerang, Beritasatu.com - Pendidikan yang diajarkan di Universitas Pelita Harapan (UPH) mengajak dan menjadikan mahasiswa-mahasiswinya sebagai manusia utuh. Sebuah sikap dan tanggung jawab yang mengerti serta memahami peran dan tugasnya kedepan di tengah-tengah masyarakat luas.

Pendiri and Chairman Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH), James T Riady mengatakan, apabila melihat situasi saat ini atau satu dua generasi berikutnya, mereka akan menghadapi masalah dan tantangan yang lebih besar. Sebuah dunia yang pragmatis yang berpikir hal terpenting bisa mencari uang.

"Tetapi kita mengetahui bahwa hidup itu bukan hanya cari uang saja. Hidup itu adalah satu keutuhan yang harus kita bangun untuk mencapai suatu keberhasilan. Hidup itu perlu juga memikirkan sisi rohani dan bagaimana mengaplikasikan itu di dalam keluarga," katanya saat Parents Gathering UPH Festival 2021, Sabtu (28/8/2021).

Jadi, lanjut James, mengharapkan generasi yang muda ini bukan saja mendapat gelar, tetapi mereka menjadi manusia yang utuh. Mengerti apa itu menjadi manusia, mengerti tanggung jawab sebagai nantinya menjadi seorang suami/isteri, bapak/ibu dari anak-anaknya.

Selain itu juga bagaimana mendidik anak-anak, menjadi contoh yang baik agar bisa semakin berkembang. Itu adalah harapan UPH, karena mahasiswa yang masuk dan belajar di UPH itu terbilang singkat, hanya 3-4 tahun.

"Kami terus memikirkan dalam 3-4 tahun ini, apa yang bisa menyentuh hidup mereka. Jadi bicara soal iman dan pada akhirnya mereka itu didalam hatinya tidak akan bergerak dan tak goyah," jelasnya.

Dunia zaman sekarang ini mengatakan kepada anak-anak kita tidak perlu yang anda lakukan keyakinan terhadap sesuatu yang mutlak, biarlah pragmatis dan pratikel. Tetapi kita perlu itu, karena kalau tidak, kita dilempar kiri kanan yang akhirnya tidak ada satu tulang punggung.

"Saya terus mengatakan bahwa hidup itu harus terus mengembangkan talenta kita yang terbesar. Setiap anak-anak kita diberi Tuhan talenta yang besar. Jadi kita harus kembangkan. Tetapi kalau kita kembangkan talenta-talenta yang besar, namun kita tak punya hati mengerjakan apa yang kita kerjakan, kita hanya menjadi mesin uang," ungkapnya.

Harapannya, anak-anak saat selesai belajar di UPH, mereka mengerti baik di fakultas manapun dia berada mendapatkan banyak ilmu dan mampu menerapkannya di luar.

Saat mereka akan keluar dari UPH, James berkeyakinan bahwa hidup mereka itu harus benar, jujur, lurus, dan membawa berkat ke banyak orang. Selain itu juga hidup itu harus membangun keluarga yang bisa diberkati, menyembah Tuhan dan hidup yang punya arti serta panggilan. Jadi bukan sekedar selesai lalu menjadi mesin uang.

"Jadi dunia ini adalah dunia dimana anak-anak kita itu masuk ke dunia yang perlu ada satu keyakinan. Kedua dunia kita ini sekarang ini banyak sekali anak-anak muda jarang dilatih memikir, bahkan sedikit sekali pemikir. Di UPH inilah yang kami harapkan mahasiswa untuk banyak berpikir kedepan agar menjadi lebih baik dan terencana," ungkap dia.

Menjawab pertanyaan dari Nathan Parlindungan, salah orang tua mahasiswa UPH, alasan apa bergerak di bidang pendidikan. James menjelaskan bahwa seluruh dari bangsa ini merupakan pendidikan. Seluruh dari hari depan anak-anak itu adalah pendidikan.

Pendidikan itu sangat penting sekali supaya bisa memberikan berkat dan dampak kepada generasi berikutnya. Namun demikian dikatakan bahwa pendidikan itu ada 3 pilar, sementara pendidikan di UPH, di sekolah ataupun lembaga resmi lainnya itu hanya 1 pilar saja.

"Yang kunci utama itu adalah pendidikan di rumah. Dia banyak belajar hal itu di rumah. Jadi pendidikan di rumah, di universitas dan di rumah ibadah, kalau ketiganya sinkron dan sejalan lebih memungkinkan seseorang itu bisa berhasil," urai James.

Ia sendiri sering bertanya kepada banyak mahasiswa apa yang ingin dicapai dalam hidup dan 80-90% tidak bisa memberikan jawaban yang jelas. Dia tidak tahu hidupnya itu mau kemana. Lebih sedih lagi kalau sudah wisuda pun ketika ditanya tidak sedikit yang mengatakan seperti demikian.

Jadi saatnya universitas dan orangtua harus kerja sama. Orang tua harus terus bertanya supaya anak (mahasiswa) bisa berpikir dan dibantu arah hidupnya. Tentu pihak universitas akan mencoba melakukan terbaik dan biarlah mereka diajak berpikir lebih mendalam.

"Banyak anak-anak saat datang ke universitas pikiran mereka merasa bebas merdeka, tapi tidak memahami bebas merdeka itu apa yang sejatinya. Mereka menilai bebas melakukan apa yang dimau dan itu bisa menghancurkan hidup mereka selama di universitas, karena tidak lagi diurus oleh orangtua. Ini pola pikir yang salah dan harus diluruskan," jelasnya.

Menurutnya, kebebasan kemerdekaan yang sejati adalah mereka itu bisa mencapai kapasitas sepenuhnya yang Tuhan telah siapkan untuk mereka. Karena itulah ada UPH Festival ini. Kebanyakan universitas orientasi itu adalah senang-senang saja dan sebagainya.

"Tetapi tidak di UPH. Kami maunya mahasiswa disiplin, memikirkan apa itu akademis, belajar. Jadi eksposisi mengenai hidup, olahraga, budaya, seni, musik dan semuanya terencana dengan baik dan disiapkan secara dini dan matang. Jadi itulah gunanya pendidikan menuju kehidupan yang lebih baik lagi," tutup James.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Komnas HAM: MS Stres Berat Akibat Pelecehan Seksual di KPI

Komnas HAM menyebut, pegawai KPI berinisial MS mengalami stres berat akibat perundungan yang dialaminya.

NASIONAL | 29 November 2021

Sandiaga ke Wakatobi Dorong Ekonomi Rakyat

Desa Wisata Liya Togo di Wakatobi berhasil masuk dalam 50 besar desa wisata terbaik di ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

Eks Dirut PT JIP Ditetapkan sebagai Tersangka Korupsi

Dittipikor Bareskrim Polri menetapkan mantan Dirut PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP) Ario Pramadhi sebagai tersangka kasus dugaan korupsi.

NASIONAL | 29 November 2021

Pemerintah dan DPR Harus Ulangi Proses Pembuatan UU Ciptaker

Pakar hukum tata negara Juanda menyebut pemerintah dan DPR harus mengulangi proses pembuatan UU Cipta Kerja.

NASIONAL | 29 November 2021

Komitmen Pemerintah Pulihkan Ekonomi Papua Diapresiasi

Pemerintah terus berupaya menunjukkan komitmen memulihkan ekonomi, khususnya bagi wilayah Papua.

NASIONAL | 29 November 2021

Kandidat Mangkunegara, KRMH Roy Dinilai Minim Kontroversi

KRMH H Roy Rahajasa Yamin dipandang memiliki kelebihan nilai positif dibanding kandidat lain.

NASIONAL | 29 November 2021

Luhut Minta BBI Masuk Kurikulum Pendidikan

Luhut Binsar Pandjaitan meminta, karakter Bangga Buatan Indonesia (BBI) bisa masuk dalam kurikulum pendidikan

NASIONAL | 29 November 2021

Keributan Kopassus dan Brimob di Papua Sudah Selesai

Keributan antara anggota Kopassus dan Brimob di Papua dinyatakan sudah selesai.

NASIONAL | 29 November 2021

EF EPI 2021: RI Peringkat 80 dari 112 Negara Dunia

EF Education First meluncurkan Laporan Indeks Kecakapan Bahasa Inggris (English Proficiency Index/EPI_ 2021.

NASIONAL | 29 November 2021

YKDI Gelar Serbuan Vaksin Covid-19 di Pelosok Jabar

Yayasan Kridha Dhari Indonesia (YKDI) menggelar serbuan vaksin Covid-19 hingga ke pelosok Jabar.

NASIONAL | 29 November 2021


TAG POPULER

# Ameer Azzikra


# Omicron


# Bens Leo


# Cristiano Ronaldo


# Infeksi Lever



TERKINI
Komnas HAM: MS Stres Berat Akibat Pelecehan Seksual di KPI

Komnas HAM: MS Stres Berat Akibat Pelecehan Seksual di KPI

NASIONAL | 21 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings