Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Terungkap, Perawat Ambil Obat Pasien Covid-19 yang Meninggal dan Dijual

Rabu, 4 Agustus 2021 | 22:01 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / JEM

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya mengungkap 8 kasus penimbunan dan penjualan obat terapi Covid-19 yang tidak sesuai prosedural dengan harga jauh lebih mahal dari harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Sebanyak 24 tersangka, salah satunya berprofesi sebagai perawat, ditangkap polisi dalam kasus ini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus mengatakan, ke-24 orang yang terlibat dalam kasus ini berinisial BC, MS, AH, RS, LO, RH, TF, NN, SJ, MS, MH, RB, AH, SO, YN, HH, AA, UF, LP, DW, MI, MR, DS, dan MD.

"Di masa pandemi Covid-19 yang kita ketahui memang banyak masyarakat membutuhkan obat terapi Covid, ternyata banyak penjahat yang memikirkan kantong sendiri tanpa memikirkan dampak yang sangat besar. Mereka mencari keuntungan dengan cara menimbun untuk menjual berkali-kali lipat," ujar Yusri, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (4/8/2021).

Dikatakan Yusri, para pelaku menimbun obat terapi seperti Avigan Favipiravir 200 mg tablet dijual Rp 200.000 padahal HET sebesar Rp 22.500. Selanjutnya Actemra 80 mg/4 ml dijual Rp 40.000.000 (HET Rp 1.162.200), Fluvir Oseltamivir 75 mg tablet dijual Rp 100.000 (HET Rp 26.000), Azithromycin 500 mg tablet dijual Rp 13.500 (HET Rp 1.700), dan Ivermectin 12 mg tablet dijual Rp 75.000 (HET Rp 7.500).

"Kita lihat Actemra harganya tidak terlalu mahal, tapi karena ditimbun dan langka dijual sampai nilainya puluhan juta," ungkapnya.

Yusri menyampaikan, dari 24 orang tersangka, salah satunya merupakan perawat. Modusnya, pelaku membeli obat dari apotek dengan harga standar dengan memalsukan surat dokter bekerja sama dengan petugas di apotek.

"Kemudian ada modus perawat yang bermain, dia mengambil obat pasien Covid-19 yang meninggal dunia, jadi ada pasien yang meninggal dunia obatnya dikumpulkan, nanti kalau sudah terkumpul dia mainkan harganya," katanya.

Para pelaku menjual secara online obat terapi yang sudah ditimbun tersebut dengan harga tinggi.

"Pasal yang dipersangkakan, Pasal 196 dan atau Pasal 198 Undang-undang Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dan atau Pasal 62 juncto Pasal 10 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara," jelasnya.

Sementara itu, barang bukti yang disita dalam pengungkapan kasus ini di antaranya 6.964 butir dan 27 botol vial obat terapi Covid-19 berbagai merek. Terkait barang bukti ini akan dikoordinasikan dengan Kejaksaan, BPOM, dan Kemkes agar dapat dilakukan dikresi kepolisian untuk tetap dapat didistribusikan kepada masyarakat dengan harga di bawah HET.

"Selain untuk memberikan efek jera, upaya penegakan hukum yang dilakukan juga dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat di tengah masa pandemi saat ini," kata Yusri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

BMKG: Hujan Lebat dan Petir Berpotensi Landa Sejumlah Daerah di Indonesia

BMKG memprakirakan hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi melanda sejumlah daerah di Indonesia.

NASIONAL | 26 September 2021

Cegah Radikalisme, Literasi Perdamaian Perlu Terus Digaungkan di Kalangan Pemuda

Beberapa teroris berasal dari Pasuruan dan sekitarnya, sehingga perlu peningkatan literasi perdamaian masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa.

NASIONAL | 26 September 2021

Anggota Brimob Gugur dalam Kontak Tembak di Kiwirok

Memang benar ada anggota yang meninggal dalam baku tembak dengan KKB di Kiwirok.

NASIONAL | 26 September 2021

Soal Bakamla, Mantan Kabais Sebut Legislator Gagal Paham

Menurut Soleman B Ponto banyak pihak yang tidak memahami keberadaan serta fungsi dari Bakamla.

NASIONAL | 26 September 2021

Satgas Nemangkawi Akan Lakukan Penegakan Hukum terhadap KKB di Kiwirok

Kapolda Papua Irjen Pol Mathius Fakhiri menyatakan personel Satgas Nemangkawi yang ditugaskan ke Kiwirok akan melakukan penegakan hukum terhadap KKB

NASIONAL | 25 September 2021

Prihatin Azis Syamsuddin Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, PSI: Menyedihkan

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) prihatin terhadap ditetapkannya Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka.

NASIONAL | 25 September 2021

Bupati Pegunungan Bintang Dampingi Nakes Gerald Sokoy ke Sentani

Bupati Pegunungan Bintang (Pegbin) Spei Yan Bidana, mendampingi tenaga kesehatan (nakes) Gerald Sokoy yang sebelumnya dilaporkan hilang di Kiwirok ke Sentani

NASIONAL | 25 September 2021

Sepekan, Gunung Merapi Luncurkan 141 Guguran Lava

Gunung Merapi meluncurkan guguran lava 141 kali selama sepekan, 17-23 September 2021.

NASIONAL | 25 September 2021

Jokowi Unggah Video Kisah Mantan Sopirnya Suliadi di Solo

Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan video mengenai kisah mantan sopirnya di Solo, Jawa Tengah, Suliadi

NASIONAL | 25 September 2021

Mahfud MD Perintahkan Aparat Tingkatkan Pengamanan di Rumah Ibadah

Menko Polhukam Mahfud MD meminta aparat penegak hukum untuk meningkatkan pengamanan di rumah ibadah.

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Taliban Gantung Mayat di Alun-alun Kota Herat

Taliban Gantung Mayat di Alun-alun Kota Herat

DUNIA | 14 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings