Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tokoh Papua: Kasus Merauke Sudah Selesai, Tidak Perlu Diperbesar

Selasa, 3 Agustus 2021 | 20:24 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Para tokoh dan ketua adat di Merauke menegaskan bahwa masalah terkait insiden tindak kekerasan yang dilakukan oknum dua anggota Polisi Militer TNI Angkatan Udara (Pomau) terhadap seorang penyandang disabilitas bernama Steven di Merauke sudah selesai. Mereka meminta kepada semua pihak tidak membesar-besarkan apalagi isunya digiring ke masalah SARA yang dapat menyebabkan kekacauan.

"Kami juga sudah melakukan tindakan untuk mengamankan situasi Merauke dengan menghimbau kepada seluruh ketua-ketua adat di kampung-kampung untuk ini tidak dibesar-besarkan lagi. Karena TNI sudah mengambil langkah, dengan mencopot Danlanud dan Danpom dan juga kedua adekini (oknum pelaku anggota TNI AU) sudah diproses secara hukum," ujar Ketua Adat Merauke, Yohan Mahuze, dalam dialog yang disiarkan RRI dan TVRI, Selasa (3/8/21).

Yohan juga mengungkapkan, pasca insiden tersebut secara umum situasi dan kondisi di Merauke sudah kondusif karena sudah diselesaikan secara adat disana. Selain itu, dia juga memastikan masyarakat tidak ada rencana melakukan aksi unjuk rasa.

"Jadi situasi Merauke hari ini sudah cukup kondusif. Tinggal kami lakukan proses secara adat. Karena kami punya adat tidak beribut, tidak melakukan demo dan lain-lain. Kami punya adat dengan duduk, kami bicara dan melakukan permohonan maaf, selesai. Itu kami akan sampaikan kemauan kami secara adat. Saya akan berkoordinasi dengan DPR dan pemerintah daerah di Kabupaten Merauke," ungkapnya.

Katanya, dua oknum anggota TNI AU tersebut memiliki tujuan baik yaitu untuk mengamankan situasi, tapi semua sudah terjadi dengan cara yang tidak benar. Untuk itu, dia berharap kejadian seperti itu tidak boleh terjadi lagi, bukan hanya untuk orang Papua saja, tetapi kepada semua masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.

Dia juga mengapresiasi pihak pemerintah dan Panglima TNI beserta jajarannya yang tegas menindak pelaku serta menyampaikan permohonan maaf kepada korban dan seluruh rakyat Papua, khususnya warga Merauke.

"Kami dari lembaga masyarakat adat Kabupaten Merauke mengucapkan banyak terima kasih kepada panglima dan juga kepada KSAU yang cepat dan sigap mengucapkan permohonan maaf kepada kami orang Papua dan lebih khusus kepada kami orang Merauke. Dan juga Danlanud Merauke. Di mana kejadian terjadi di siang hari, saat malam hari langsung berkumpul menyampaikan permohonan maaf," tutur Yohan.

"Esok harinya saya bersama ketua LMA dan Danlanud dan Danrem, kami langsung ke rumahnya melakukan silaturahmi dan menyampaikan permohonan maaf dan juga memberikan sedikit uluran tangan kepada Steven dan orang tuanya," lanjutnya.

Pada kesempatan yang sama, Pendeta MPH Mauri juga mengatakan bahwa masalah yang sudah selesai tersebut tidak dikembangkan kembali ceritanya dan memperbesar persoalannya. Dia mengajak agar masyarakat bisa saling menahan diri untuk tidak melakukan tindakan diluar aturan dalam menyikapi kejadian tersebut.

"Kalau sudah selesai kenapa harus di besar-besarkan lagi. Serahkan pada Tuhan dan biar nanti dari pihak adat yang selesaikan. Yang lain jangan tambah-tambah lagi," katanya.

"Semua sudah terjadi, jadi kita doakan saja semua proses berjalan dengan baik," lanjut Mauri.

Selain itu, Paskalis Kosai yang merupakan tokoh intelektual Papua menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu berlebihan dalam menyikapi insiden tersebut karena pihak korban juga sudah menerima permohonan maaf dari pelaku. Namun begitu, dia mengusulkan agar pelaku yang sudah diberi tindakan tegas tersebut harus dibawa ke proses hukum sipil atau peradilan umum. Agar dapat dilakukan secara transparan dan masyarakat dapat mengikuti proses hukum itu dengan baik.

"Oleh karena itu semua teman-teman, tidak perlu menyikapi dengan terlalu memikirkan hal yang sangat merugikan kita sendiri, sehingga pihak-pihak yang menanggapi dengan sikap-sikap yang kurang baik sebaiknya kita tahan. Masalah ini harus kita netralisir karena pihak yang bersangkutan sudah bersedia menerima permohonan maaf dari 2 anggota tersebut," jelasnya.

"Kita harus memahami sisi kemanusiaan, karena kita manusia sama dimata Tuhan. Kita harus mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan. Apalagi aparat negara selalu berusaha melindungi hak-hak masyarakat," pungkas Paskalis.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Irjen Pol Napoleon Bonaparte Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencucian Uang

Bareskrim menetapkan Irjen Pol Napoleon Bonaparte sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang kasus penghapusan red notice Djoko Tjandra.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemdikbudristek: Baru 42% Sekolah di PPKM Level 1-3 Gelar PTM Terbatas

SKB 4 Menteri tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa Covid-19 menetapkan satuan pendidikan menyediakan pilihan layanan PTM terbatas dengan prokes.

NASIONAL | 23 September 2021

Presiden Jokowi Ajak Pemimpin Dunia Jawab Kegelisahan Masyarakat Internasional

Jokowi ajak para pemimpin dunia melakukan langkah nyata untuk menjawab kegelisahan masyarakat internasional.

NASIONAL | 23 September 2021

Waspada Cuaca Ekstrem di 27 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 23 September 2021

Agar Nilai Pajak Jadi Rp 10 M, Jhonlin Baratama Janjikan Pejabat Ditjen Pajak Rp 50 M

Jhonlin Baratama melalui konsultan pajaknya menjanjikan sebesar Rp 50 miliar kepada pejabat Ditjen Pajak agar nilai pajaknya berkurang menjadi Rp 10 miliar.

NASIONAL | 22 September 2021

Presiden Jokowi Akan Buka Pesparani II pada 2 Oktober Mendatang

Pesparani II atau KVKI ditutup 28 Oktober 2021 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.

NASIONAL | 22 September 2021

Helikopter TNI AD Bantu Evakuasi Guru dan Warga dari Kiwirok, Papua

Kedua guru itu sudah mengabdi puluhan tahun di Kiwirok, bahkan guru perempuan Purba mengaku sudah mengajar di Kiwirok sejak tahun 1999.

NASIONAL | 22 September 2021

Buang Sampah Sembarangan, 8 Warga Padang Didenda

Awalnya di sepanjang jalan by pass Padang, kerap ditemukan warga yang membuang sampah sembarangan.

NASIONAL | 22 September 2021

Kemdikbudristek dan Danone Dukung Percepatan Vaksinasi PTK dan Peserta Didik

Percepatan program pembelajaran tatap muka (PTM) di Indonesia harus segera terealisasikan untuk mengejar ketertinggalan dalam dunia pendidikan.

NASIONAL | 22 September 2021

Bertemu Gubernur Kalbar, AHY Bahas Penanganan Covid-19 dan Perbatasan

AHY bersilaturahmi dengan Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji di Pontianak, Kalbar, Rabu (22/9/2021).

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Indonesia Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Kesehatan Dunia

Indonesia Dorong Penguatan Sistem Ketahanan Kesehatan Dunia

KESEHATAN | 26 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings