Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indef: Sumbangan Rp 2 T Akidi Tio Bisa Diverifikasi ke Singapura

Selasa, 3 Agustus 2021 | 19:44 WIB
Oleh : Herman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com – Nama Akidi Tio masih ramai diperbicangkan terkait sumbangan Rp 2 triliun untuk penanggulangan Covid-19 di Sumatera Selatan (Sumsel). Apalagi kemudian anak Akidi Tio, Heriyanti, harus menjalani pemeriksaan di Polda Sumatera Selatan lantaran tidak bisa membuktikan janji sumbangan tersebut.

Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Tauhid Ahmad berharap polemik sumbangan Akidi Tio ini bisa segera diakhiri. Namun sebelumnya harus dibuktikan dulu apakah dana Rp 2 triliun tersebut memang benar-benar ada di Singapura atau hanya fiktif.

Melalui automatic exchange of information (AEol), lanjut Tahuid, pemerintah sebetulnya memiliki keleluasaan untuk mengetahui rekening nasabah yang ada luar negeri, sehingga seharusnya kebenaran ada tidaknya dana tersebut bisa diverifikasi.

“Kalau dari hasil verifikasi memang benar ada dana sebesar itu, kita perlu memberi kesempatan karena memang prosesnya (pencairan) tidak bisa cepat. Tetapi kalau dari hasil verifikasi tidak terbukti ada dana Rp 2 triliun, polemik ini harus segera diakhiri. Jangan sampai niat baiknya malah terkendala, tetapi jangan jadikan juga ini sebagai lelucon yang berkepanjangan,” kata Tauhid Ahmad kepada Beritasatu.com, Selasa (3/8/2021).

Terkait proses pencairan dana Rp 2 triliun yang dijanjikan keluarga Akidi Tio, Tauhid mengatakan apabila dana tersebut berbentuk surat berharga, prosesnya memang membutuhkan waktu. Namun prosesnya juga bisa dipercepat dengan melibatkan otoritas pemerintah Indonesia di Singapura bila memang sudah ada kesepakatan dengan keluarga Akidi Tio.

“Apabila uang Rp 2 triliun tersebut berbentuk tabungan, sebetulnya bisa mudah diakses. Tetapi kalau bentuknya variasi ada surat berharga dan sebagainya, memang prosesnya agak lama dan membutuhkan waktu. Yang dikhawatirkan, jangan-jangan memang uangnya tidak ada atau tidak sebesar yang disebutkan, ini yang harus dilihat kembali. Jadi harus segera dituntaskan dan pemerintah harus turun tangan karena pemerintah sudah 'dipermalukan',” kata Tauhid.

Sebelumnya berdasarkan keterangan Hardi Darmawan yang merupakan dokter keluarga Akidi Tio di Palembang, Akidi Tio telah meninggal tahun 2009 lalu akibat serangan jantung dan dimakamkan di Palembang. Saat itu Tio berusia 89 tahun. Istri Tio sudah meninggal lebih dulu di tahun 2005 di Palembang dalam usia 82 tahun. Tio yang lahir di Langsa, Aceh Timur dikabarkan pernah memiliki pabrik kecap, pabrik mebel, kebun sawit, dan juga kontraktor bangunan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Setara Institute Nilai Pejabat Makin Alergi dengan Kritik dari Masyarakat

Setara Institute menilai para pejabat semakin alergi dengan kritik dari masyarakat. Hal ini tercermin dari pelaporan yang dilakukan pejabat terhadap masyarakat.

NASIONAL | 23 September 2021

Peserta Seleksi P3K Keluhkan Materi Sulit, Nadiem: Soal Disusun Guru

Mendikbudristek menyatakan, materi seleksi seleksi P3K Guru tahap I yang dikeluhkan sulit oleh peserta sebetulnya disusun oleh para guru

NASIONAL | 23 September 2021

Korban Mafia Tanah Kecewa Saat Salah Cegat Rombongan Presiden Jokowi

Unjuk rasa dan rencana mencegat rombongan Presiden Jokowi itu dilakukan Guru Besar IPB karena ingin ada kepastian terhadap kasus perampasan tanah miliknya.

NASIONAL | 23 September 2021

Satgas Harap PON Papua Tak Jadi Sumber Penularan Covid-19

Satgas berharap PON XX Papua tidak menjadi sumber penularan Covid-19, salah satunya adalah dengan memitigasi risiko penularan Covid-19

NASIONAL | 23 September 2021

Polisi Periksa 18 Saksi Terkait Kasus Napoleon Aniaya Muhammad Kace

Penyidik masih terus mengumpulkan alat bukti untuk membuat terang kasus penganiayaan itu.

NASIONAL | 23 September 2021

Effendi Simbolon Nilai Labelisasi Teroris yang Dilakukan Mahfud MD Keliru

Anggota Komisi I DPR dari PDIP, Effendi Simbolon menilai labelisasi teroris gerakan referendum Papua yang dilakukan Menko Polhukam Mahfud MD hal yang keliru.

NASIONAL | 23 September 2021

Kemendikbudristek-DPR Bersepakat Tunda Pengumuman Hasil Seleksi P3K Guru

Kemendikbudristek dan Komisi X bersepakat menunda pengumuman hasil seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru tahap I

NASIONAL | 23 September 2021

Gubernur Kaltim Sambut Baik Pembangunan Tangki Timbun dan Terminal BBM

Pembangunan tangki timbun dan terminal BBM di wilayah Tanjung Sembilang dalam memperkuat ketahanan energi nasional di Kaltim.

NASIONAL | 23 September 2021

Kepada Jokowi, Pelajar di Cilacap Minta Keluarganya Juga Divaksin

Selain meninjau, Presiden Jokowi turut menyapa para peserta vaksinasi di sejumlah lokasi di seluruh Indonesia melalui konferensi video.

NASIONAL | 23 September 2021

Napoleon Aniaya Muhammad Kace, Propam Telusuri Dugaan Kelalaian Penjaga Tahanan

Propam Polri sedang menelusuri dugaan kelalaian petugas penjaga tahanan terkait kasus dugaan penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kace.

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 23 September 2021

Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 9 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings