Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ganjar: Permudah Administrasi Vaksin bagi Penyandang Disabilitas

Senin, 2 Agustus 2021 | 19:47 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan, terdapat 71.507 penyandang disabilitas di Jateng. Namun hanya 2.449 orang yang baru divaksin. Sisanya 69.058 masih menunggu giliran divaksin.

"Ini artinya masih banyak penyandang disabilitas yang perlu diberikan bagi mereka yang rawan terpapar virus sehingga harus ada upaya ekstra untuk bisa melindunginya," katanya saat konferensi pers Vaksinasi Presiden RI untuk Penyandang Disabilitas Provinsi Jawa-Bali secara virtual, Senin (2/8/2021).

Maka dari itu, Ganjar setuju dengan usulan Menteri Kesehatan terkait permudah urusan administrasi bagi kelompok tersebut untuk mendapatkan suntikan vaksin Covid-19 karena ini urusan kesehatan.

"Kemarin saya advokasi ada warga yang suntikan Covid-19 pertama di Bali, lalu pulang dia ke Solo karena bangkrut. Saat mau suntik kedua, apakah dia harus balik lagi ke Bali. Seharusnya tak perlu, repot lah itu," ungkap Ganjar.

Menurutnya, tidak banyak orang yang melakukan perpindahan seperti ini. Mereka jangan dipersulit. Kalau masalah stok vaksin, itu tidak terlalu banyak karena bisa diambil dari cadangan vaksin 2-5%. Nantinya pemerintah daerah akan membantu dan mendorong bisa dilakukan vaksinasi. Sementara untuk nomor induk kependudukan (NIK) juga bukan hanya menjadi masalah pihak penyandang disabilitas saja, tapi juga orang lain.

"Saya lihat ada yang mengurus KTP di Sumatera, lalu masuk Jawa Tengah. Namun NIK-nya di Jawa Tengah jadi orang lain. Ini lalu saya urus sendiri dan perintahkan pihak dinas berikan surat sementara untuk mendapat suntikan vaksin dan kita carikan jalan keluar," jelasnya.

Diakui, dalam kondisi darurat ini lakukan tindakan dan berikan catatan agar pihak gubernur yang tanggung jawab. Kalau pemerintah yang tanggung jawabkan, peserta vaksin bisa memberikan KTP-nya di lokasi atau memberikan surat keterangan.

"Jadi warga jangan dipersulit syarat administrasi yang rumit. Hal ini harus dipermudah saja, termasuk juga dengan anak-anak. Tunjukkan kepada publik bahwa kita bisa saling membantu. Kita punya data ada yang kesulitan kita jemput dan bawa atau kita yang datang dan suntik vaksin di tempat. Jadi tidak rumit, kan," tutur Ganjar.

Dengan mempermudah administrasi, proses vaksinasi pada kelompok disabilitas akan lebih cepat dan menjadi lebih baik. Apalagi Jawa Tengah sudah menerima vaksin Sinopharm dan sudah didistribusikan ke kabupaten/kota. Pihak Dinas Sosial juga sudah menyiapkan skenarionya dan tinggal dijalankan saja.

Untuk Jawa Tengah, beberapa kali para penyandang disabilitas sudah divaksin, sebenarnya hanya tinggal melanjutkan dan mengakselerasi saja. Maka diharapkan bisa mendapatkannya lebih cepat sehingga nanti dalam beraktivitas relatif lebih aman.

"Jawa Tengah siap, bahkan masyarakat Jateng merindukan vaksin, setiap datang suntik, datang suntik, bahkan mereka berebut dan menanyakan kapan ada lagi. Masa kami targetnya 1,2 juta, hari ini baru 200.000. Antusias masyarakat Jateng luar biasa," terangnya.

Beberapa kali Presiden, Menteri Kesehatan, Panglima TNI dan Kapolri sudah melihat proses pelaksanaan vaksinasi di Jateng. Dalam kesempatan itu para penyandang disabilitas yang berkebutuhan khusus juga sama mereka berada pada bagian ikut menyemarakkan vaksinasi, sehingga disertakan bersama dengan kegiatan umum sehingga mereka bisa merasakan bagaimana suasananya, riang gembiranya atau barangkali merasakan bagaiman antrean yang cukup panjang.

"Inilah yang coba kami atur lagi, agar kita bisa jauh lebih tertib. Kita akan siapkan dan mendukung. Nanti saat vaksin datang kembali, kita akan habiskan segera agar masyarakat mendapatkan haknya untuk divaksin," tutup Ganjar.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

KPK Segel Sejumlah Ruangan Pemkab Kolaka Timur

Salah satu ruangan yang disegel KPK, yakni ruangan Bupati Kolaka Timur termasuk rumah jabatan.

NASIONAL | 22 September 2021

Tiba di Gedung KPK, Bupati Kolaka Timur Bungkam

Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur memilih bungkam saat tiba di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (22/9/2021). Andi Merya diketahui ditangkap KPK dalam OTT kemarin.

NASIONAL | 22 September 2021

Jika Muncul Klaster Covid-19, Gibran Akan Tutup Sekolah

Gibran Rakabuming Raka memastikan akan langsung menutup sekolah jika muncul klaster Covid-19 akibat kegiatan pembelajaran tatap muka.

NASIONAL | 22 September 2021

Nadiem Belajar dan Dengar Curhat Orang Rimba

Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim mendengarkan curhat dari anak-anak Orang Rimba Suku Anak Dalam, Selasa (21/9/2021).

NASIONAL | 22 September 2021

Tinjau Vaksinasi Merdeka, Jokowi Minta Mahasiswa Gerakkan Masyarakat Ikut Vaksinasi

Presiden Jokowi meninjau pelaksanaan Vaksinasi Merdeka di Kampus IPB. Jokowi meminta mahasiswa turut menggerakan masyarakat agar mau divaksin.

NASIONAL | 22 September 2021

Tangkap Bupati Kolaka Timur, KPK Juga Sita Uang

KPK menangkap Bupati Kolaka Timur, Andi Merya Nur dan sejumlah pihak dalam OTT Selasa (21/9/2021). Tak hanya menangkap Andi Merya, KPK juga menyita uang.

NASIONAL | 22 September 2021

Jokowi Tegaskan Keseriusan Berantas Mafia Tanah

Jokowi menyatakan keseriusannya untuk memberantas mafia tanah di berbagai daerah di Tanah Air.

NASIONAL | 22 September 2021

Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional Tahun 2022

Penetapan libur nasional dan cuti bersama berdasarkan hasil evaluasi selama dua tahun terakhir sejak pandemi Covid-19.

NASIONAL | 22 September 2021

Standardisasi Penting bagi Penjaminan Mutu Sistem Pendidikan Nasional

Pengelolaan pendidikan nasional sejatinya tetap membutuhkan standar yang jelas dan terukur, tidak hanya tertib administrasi, melainkan juga pada perbaikan mutu.

NASIONAL | 22 September 2021

Gelar Workshop, BPK Samakan Pemahaman Konsep Foresight

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang dalam proses finalisasi untuk menyelesaikan Foresight BPK pertama.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 22 September 2021

Prediksi Puncak Covid-19 Berdasarkan Data 22 September 2021

BERITA GRAFIK | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings