Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tokoh Agama Papua Ingatkan Bahaya Hoaks dan Propaganda

Sabtu, 24 Juli 2021 | 09:25 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Kondisi tanah Papua sangat damai dan terus membangun. Hanya saja, banyak beredar propaganda dan hoaks (berita palsu) yang memunculkan berita negatif terkait keamanan Papua.

"Ini sangat disayangkan," ujar Ketua Persatuan Gereja-geraja di Papua Pdt Metusalah PA Mauri usai webinar dengan tema “Konflik Keamanan di Papua dan Solusinya yang diselengarakan Moya Institute, Jumat (23/7/2021).

Menurut Mauri adanya konflik di Papua semua prihatin, saudara dari Sabang sampai Merauke, dari pulau Miangas sampai Rote.

"Karena kita satu bangsa, bahasa dan tumpah darah. Kalau ada yang merasa sakit, semua merasa sakit, meski berbeda kita tetap satu dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Perlu diketahui, sejarah Papua dibelokkan Belanda dan OPM (Organisasi Papua Merdeka) yang mendukung," ujar Mauri.

Mauri mengemukakan, adanya permasalahan atau konflik keamanan di Papua karena adanya kelompok separatis. Dengan kondisi tersebut, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) turun tangan untuk menangani masalah keamanan.

Dia menambahkan, salah satu solusinya adalah dengan menginventarisir masalah atau isu di Papua.

"Misalnya adanya isu politik, dana otsus (otonomi khusus) ekonomi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur, Freeport. Isu itu perlu diinventarisir. Dengan data yang akurat akan bisa diselesaikan masalah dengan baik. Tentu dengan menggunakan hati nurani, cinta juga dengan Papua, dan peradaban nusantara sebagai bagian dari anak bangsa," terang Mauri.

Dia mengungkapkan, solusi terbaik juga dengan duduk bersama orang Papua dan orang yang berseberangan. Menurutnya, upaya tersebut bisa menjadi jalan untuk mencari solusi.

"Kami di Papua sangat damai dan cinta orang lain serta hidup berdampingan bersama-sama. Mereka ada dari gunung, pesisir pantai, dan lainnya. Ibaratnya, Papua adalah miniatur mini Indonesia semua suku ada. Jawa, Bali, Maluku, Kalimantan, Sunda, Sulawesi dan lainnya. Kami di Papua sangat mencintai dan hargai tiap orang datang dan berdamai. Kita berharap agar oemerintah memberikan pengajaran tentang kewarganegaraan seperti P4 di tingkat D (sekolah dasar) sampai SMA (sekolah menengah atas) agar kecintaan kepada negara Indonesia terus ditanamkan," jelas Mauri.

Dia menyesalkan banyaknya propaganda dan isu hoaks yang beredar di Papua. Mereka yang masuk atau termakan propaganda biasanya kelompok baru tahu politik, kelompok ikutan berpolitik, belum tahu sejarah Papua masuk NKRI.

Selanjutnya, kelompok yang tidak mau tahu tentang NKRI atau bahkan OPM yang penting "kacau-kacau" saja. Di luar mereka dibilang orang Indonesia bikin susah Papua.

Mauri menambahkan, orang yang belum tahu politik itu punya risiko berbahaya, apalagi kalau bikin isu.

"Apalagi, polisi saat ini mempunyai alat canggih, terus ditangkap bikin cerita disiksa itu tidak benar. Dan kelompok yang tidak puas dengan pemimpin saat ini," tuturnya.

Mauri mengungkapkan, tidak benar kalau ada yang mengatakan genosida di Papua. Pemerintah harus berani mengkonter juga itu orang yang menggoreng berita. Untuk itu, harus bijak menghadapi berita yang ada di media sosial.

"Kita ajak para pemuka agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, pemuka agama menyampaikan informasi yang benar tentang kedamaian dan kebaikan di tanah Papua. Kita berupaya menyadarkan orang, merangkul untuk bisa hidup damai. Kita juga melibatkan tokoh perempuan, mahasiswa, dan para tokoh di Papua dalam upaya menciptakan kedamaian dan pembangunan lebih baik di Papua," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Vaksinasi Covid-19 dan Peremajaan Tanaman, Seiring Sejalan

Sinar Mas Agribusiness & Food bersama Eka Tjipta Foundation (ETF) mendukung kegiatan vaksinasi Covid-19 berikut peremajaan perkebunan sawit rakyat.

NASIONAL | 17 September 2021

Jokowi dan Anies Diminta Patuhi Putusan Pengadilan Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

Presiden Jokowi, Gubernur DKI Anies Baswedan dan lima pejabat lain yang menjadi tergugat diminta mematuhi putusan PN Jakpus memperbaiki kualitas udara Jakarta.

NASIONAL | 17 September 2021

Patroli di Laut Natuna Utara, TNI AL Tidak Temukan Ribuan Kapal

TNI AL tidak menemukan ribuan kapal asing berlayar di Perairan Laut Natuna Utara saat melaksanakan patroli di batas landas kontinen.

NASIONAL | 17 September 2021

Kemdikbudristek Targetkan 405.000 Guru Jadi Guru Penggerak pada 2024

Kemdikbudristek menargetkan sebanyak 405.000 guru menjadi Guru Penggerak pada 2024

NASIONAL | 17 September 2021

Guru Besar IPB Beberkan Penyebab Konflik Pertanahan Kerap Terjadi

Guru Besar IPB Sudarsono Soedomo membeberkan penyebab konflik pertanahan kerap terjadi di wilayah Indonesia. Salah satunya karena dualisme kelembagaan.

NASIONAL | 17 September 2021

TWC Simulasi Pembukaan Candi Borobudur dengan Aplikasi PeduliLindungi

PT TWC melakukan simulasi uji coba pembukaan destinasi Taman Wisata Candi Borobudur dengan menerapkan aplikasi PeduliLindungi.

NASIONAL | 17 September 2021

KKB Bakar Puskesmas dan Tempat Tinggal Nakes di Kiriwok, Papua

KKB melakukan penyerangan melempari puskesmas dengan batu dan membakar puskesmas dan rumah yang menjadi tempat tinggal para nakes.

NASIONAL | 17 September 2021

Berteknologi Ramah Lingkungan, Insinerator Buatan Pindad Mampu Musnahkan Limbah B3

Pindad meluncurkan teknologi baru mesin pembakar sampah yang mampu memusnahkan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) medis dan nonmedis.

NASIONAL | 17 September 2021

Kalbis Institute Siapkan Lulusan Berkualitas Lewat Program Outstanding Career

Para mahasiswa juga bisa mendapatkan sertifikasi profesional sebagai bentuk pengakuan softskill.

NASIONAL | 17 September 2021

Pembangunan Rumah Layak untuk Korban Badai Seroja Dimulai

Program pembangunan rumah layak untuk korban bencana badai Seroja di Kabupaten Kupang, NTT, dimulai Selasa (14/9/2021).

NASIONAL | 14 September 2021


TAG POPULER

# KKB


# Trending Topic


# Update Covid-19


# Vaksin Nusantara


# Erick Thohir



TERKINI
Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

Kota Bekasi Gencarkan Vaksinasi di 17 Pusat Perbelanjaan

MEGAPOLITAN | 4 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings