Logo BeritaSatu

Empat dari 24 Pegawai KPK Gagal TWK Tak Bersedia Dibina Kemhan

Kamis, 15 Juli 2021 | 09:08 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Sebanyak 24 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gagal dalam asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) direncanakan bakal mengikuti pendidikan dan pelatihan bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kementerian Pertahanan (Kemhan). Namun, dari jumlah tersebut, terdapat empat pegawai yang enggan mengikuti diklat.

"Kalau empat orang lainnya tandatangan surat tidak bersedia dibina," kata salah seorang pegawai dalam daftar 24 pegawai yang direncanakan mengikuti diklat, Ita Khoiriyah, Rabu (14/7/2021).

Selain empat pegawai yang menandatangani surat tidak bersedia dibina, terdapat empat pegawai lainnya, termasuk yang belum menandatangani kesediaan untuk mengikuti diklat. Ita mengatakan, dirinya bersama tiga pegawai lainnya belum menandatangani kesediaan mengikuti diklat lantaran menginginkan hasil TWK mereka dibuka terlebih dahulu.

"Saya dan setahu saya, tiga orang lainnya, tidak menandatangani surat pernyataan kesediaan atau tidak kesediaan pembinaan, kalau tidak dibuka hasil TWK kami pribadi," kata Ita.

Ita mengaku tak mengetahui apakah 16 pegawai KPK lainnya dalam daftar 24 pegawai tersebut akan mengikuti diklat bela negara dan wawasan kebangsaan atau tidak.

Diketahui dari 75 pegawai KPK tak lulus TWK, 24 pegawai di antaranya masih bisa dibina, sedangkan 51 lainnya masuk kategori "merah" dan akan diberhentikan pada November 2021. Sebanyak 24 pegawai yang masuk kategori masih bisa dibina tersebut direncanakan akan mengikuti pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan bersama Kemhan.

"Adapun pendidikan lainnya adalah pendidikan bela negara dan wawasan kebangsaan bagi pegawai KPK yang tidak memenuhi syarat (TMS), tapi masih diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan latihan bela negara dan wawasan kebangsaan untuk 24 pegawai KPK sebelum dilantik dan diangkat sumpah sebagai ASN," kata Ketua Firli Bahuri dalam keterangannya, Rabu (13/7/2021).

Firli mengatakan, KPK yang diwakili Sekjen KPK sudah menandatangani perjanjian kerja sama dengan pihak Kemhan yang diwakili Sekjen Kemhan.

Dikatakan, pendidikan latihan bela negara dan wawasan kebangsaan masih direncanakan digelar pada 20 Juli 2021. Program, lokasi, materi, dan pelaksanaan diklat bela negara dan wawasan kebangsaan direncanakan oleh Kemhan.

"Selanjutnya untuk pelaksanaan diklat bela negara dan wawasan kebangsaan, tentu ada pembahasan dengan Kemenhan RI dan KPK untuk pelaksanaannya. Pendidikan akan berlangsung selama 30 hari," ujar Firli.

Sementara, untuk 1.271 pegawai yang telah memenuhi syarat (MS), telah menjalani diklat ASN sejak 16 Juni yang lalu.

"Pelaksanaan diklat ASN tetap berjalan, setiap gelombang sembilan hari, baik fisik maupun virtual yang diikuti oleh 1.271 pegawai dan program diklat ASN sudah berjalan sejak 16 Juni 2021 bekerja sama dengan LAN RI dan dilaksanakan oleh LAN RI," kata Firli.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Nasdem Capreskan Anies, Airlangga Sebut Golkar Fokus KIB

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara soal langkah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024

NEWS | 5 Oktober 2022

Usut Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Mulai Terjun ke Malang

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mulai terjun ke lapangan dalam rangka mengusut tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Pesparani Katolik II Siap Digelar di Kupang

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Nasional II siap digelar di Kupang pada 28 - 31 Oktober 2022 mendatang

NEWS | 5 Oktober 2022

Segera Disidang, Pengacara Harap Bharada E Bisa Bebas

Pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ronny Talapessy mengungkapkan harapannya menjelang persidangan yaitu bisa bebas

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi: MK Pilar Utama Penegakan Keadilan Konstitusional

Jokowi mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan pilar utama dalam menegakkan constitutional justice (keadilan konstitusional)

NEWS | 5 Oktober 2022

Deputi Pencegahan KPK Diadukan ke Dewas, soal Apa?

Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan diadukan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK

NEWS | 5 Oktober 2022

Kesal Penggugat Tak Hadir, Artis Jessica Iskandar Ngamuk di PN Jaksel

Artis Jessica Iskandar tak bisa membendung kekesalannya kepada penggugatnya, Christopher Steffanus Budianto atau Stefan karena tak hadir di PN Jaksel

NEWS | 5 Oktober 2022

63,8 Juta Orang di Indonesia Terima Vaksinasi Dosis Ketiga

Sebanyak 63.823.506 orang Indonesia dari kelompok masyarakat umum sudah menerima vaksinasi dosis ketiga per hari ini.

NEWS | 5 Oktober 2022

Koperasi MMSI Ajak Anggotanya Wujudkan Transformasi Digital 4.0

Koperasi Maju Makmur Sejahtera Indonesia (MMSI) mengajak anggotanya untuk wujudkan transformasi digital 4.0.

NEWS | 5 Oktober 2022

Jumat, Polisi Panggil Baim Wong dan Paula Verhoeven

Polisi telah mengagendakan pemanggilan terhadap pasangan selebritas Baim Wong dan Paula Verhoeven terkait kasus prank polisi

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
FIF Group dan RSU Hermina Dirikan Rumah Singgah

FIF Group dan RSU Hermina Dirikan Rumah Singgah

EKONOMI | 13 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings