Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Punya Peran penting di Asia Tenggara, Indonesia Didorong Modernisasi Alutsista

Jumat, 18 Juni 2021 | 21:56 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat hubungan internasional Universitas Pertamina, Ian Montratama menyatakan Indonesia memiliki peran penting di Asia Tenggara. Menurut Ian, Indonesia perlu memperkuat alat utama sistem pertahanan (alutsista). Membangun sektor pertahanan menjadi suatu keniscayaan.

Selain itu, Ian mengatakan, perekonomian pun sepatutnya diperkuat di kawasan Indo-Pasifik, termasuk ASEAN. Sebab, jika pertahanan dan ekonomi lemah, maka posisi Indonesia tak strategis berhadapan dengan negara lainnya.

“Pembangunan pertahanan harus diimbangi dengan pembangunan ekonomi,” kata Ian, Jumat (18/6/2021).

Ian mengatakan langkah pembangunan pertahanan yang mengimbangi pembangunan tersebut sebenarnya telah dimulai sejak pemerintahan Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Hal ini ditandai dengan terbitnya kebijakan minimum essential force (MEF) dan terbagi menjadi tiga tahap.

Akan tetapi, menurut Ian, pada pelaksanaannya anggaran pertahanan tidak mencukupi. Alokasi anggaran pertahanan Indonesia dari produk domestik bruto (PDB) masih jauh dari rata-rata.

“Cuma yang jadi masalah, kebijakan itu tidak didukung anggaran pertahanan yang mencukupi. Akhirnya beliau (SBY) harus berkompromi dan (alokasi anggaran alutsista) di bawah 1% (dari PDB),” kata Ian.

Pada pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ian menilai pembangunan pertahanan akan digiatkan kembali sekalipun masih dalam rencana yang ada dalam draf Rancangan Peraturan Presiden (Ranperpres) Pemenuhan Kebutuhan Alat Peralatan Pertahanan dan Keamanan (alpalhankam) Kementerian Pertahanan (Kemhan)-TNI Tahun 2020-2044.

Ian menyatakan Ranperpres ini apabila terealisasi akan menjadi terobosan, karena kontraknya dilakukan di awal, tetapi pengadaannya jangka panjang selama 25 tahun.

“Hal tersebut membuat postur pertahanan terbangun secara utuh dan berimbang dan hanya akan diadakan nanti setiap 20 tahun sekali,” ujar Ian.

Apabila dengan pola perencanaan dan anggaran yang pernah diterapkan, menurutnya, Indonesia akan membangun secara pelan-pelan dan sektoral sesuai ketersediaan anggaran. Ini sangat berisiko mengingat kebijakan berpeluang berubah ketika pimpinan berganti.

“Risiko lainnya, harga alutsista meningkat sekitar 9-11% setiap tahunnya. Jika kita membeli banyak di depan, kita dapat menghindari risiko tingkat inflasi harga alutsista. Lebih banyak alutsista yang dapat kita adakan dengan anggaran yang sama,” ucap Ian.

Ian melihat tidak adanya pembangunan pertahanan membuat posisi Indonesia sampai kini masih lemah meski penting. Hal ini, menurutnya, mendasari pernyataan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang mengapresiasi kedewasaan AS dan China dalam penyelesaian konflik dalam pertemuan 8th ADMM Plus, Rabu (16/6/2021).

Ian mengingatkan Indonesia tidak bisa memihak salah satu antara AS atau China lantaran memiliki peran penting di sektor ekonomi dan pertahanan.

“Yang kita bisa promote yang bisa kita lakukan adalah seperti yang Bapak Menhan sampaikan. Minimal Indonesia menghindari konflik itu sudah satu pencapaian buat saya,” kata Ian.

Prabowo mengikuti pertemuan 8th ADMM Plus secara virtual dari Kantor Kemhan, Jakarta Rabu. Dalam kesempatan tersebut, dia sempat membicarakan isu-isu aktual yang sedang dihadapi ASEAN, salah satunya konflik AS dan China di LCS.

Prabowo membahas masalah tersebut mengingat ASEAN bagian dari kawasan Indo-Pasifik, yang dihuni lebih dari separuh penduduk dunia, 70% output ekonomi global diproduksi, dan dua per tiga dari seluruh kegiatan ekonomi dunia.

Karenanya, Prabowo, mendorong AS dan China menyelesaikan masalah yang terjadi di kawasan diselesaikan dengan baik. Indonesia berkeyakinan hal tersebut dapat tercapai.

“Para pemimpin kekuatan dunia saat ini memiliki tanggung jawab kepemimpinan di masing-masing pundaknya dan masa depan dunia ditentukan oleh kebijaksanaan dan kebajikan mereka,” kata Prabowo.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Eks Dirut Sarana Jaya Segera Diadili Kasus Korupsi Tanah Munjul

Mantan Direktur Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan bakal segera diadili atas kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul.

NASIONAL | 24 September 2021

Sekjen Kemdes Hadiri Pembukaan ToT P3PD Tahap 1

Menurut Sekjen Kemdes PDTT Taufik Madjid, pandemi tidak boleh menjadi penghalang untuk Kemdes PDTT menjalankan tugas dan fungsinya.

NASIONAL | 24 September 2021

Danamon Gelar Vaksinasi Tahap Dua untuk Pedagang Pasar Sleman

Danamon percaya, pasar membutuhkan perhatian khusus untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 24 September 2021

Bantu Penanganan Sampah, Nestle Indonesia Resmikan RPM

Pembangunan RPM tersebut merupakan salah satu rangkaian dari inisiatif Nestle Indonesia melalui program Kebagusan Bijak Kelola Sampah.

NASIONAL | 24 September 2021

Waspadai 27 Wilayah Ini Akan Dilanda Cuaca Ekstrem

Cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat diperkirakan terjadi di 27 wilayah di Tanah Air pada hari Jumat (24/9/2021).

NASIONAL | 24 September 2021

IDI dan PHRI Gelar Vaksinasi untuk Pelajar dan Masyarakat di Tanjung Lesung

IDI bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pandeglang dan PHRI Pandeglang, menggelar vaksinasi.

NASIONAL | 24 September 2021

Dari Bumi Dukung Penyebaran Hasil Tani untuk Masyarakat

Dari Bumi lahir untuk menjadi jembatan antara hasil tani yang terkurasi, petani sebagai pelaku industri dan masyarakat Indonesia.

NASIONAL | 24 September 2021

Mengenang Ki Ageng Gribig Leluhur Airlangga Hartarto, Penasihat Sultan Agung dan Pejuang Islam

Ki Ageng Gribig atau yang bernama asli Wasibagno Timur adalah ulama besar yang menyebarkan Islam di Desa Krajan, Jatinom, Klaten, dan sekitarnya.

NASIONAL | 24 September 2021

Passing Grade P3K Ketinggian, P2G Minta Pemerintah Pertimbangkan Afirmasi untuk Guru

Seleksi kompetensi untuk pengadaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) Guru akan segera digelar

NASIONAL | 7 September 2021

Presiden Nyeker dan Naik Sampan di Cilacap, Begini Penampakannya

Presiden Jokowi nyeker alias berjalan tanpa alas kaki saat melepasliarkan tukik ke laut, di Pantai Pantai Kemiren, Cilacap, Jateng, Kamis (23/9/2021).

NASIONAL | 23 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
70% Penduduk Divaksinasi Akhir 2021, Nadia: Kami Optimistis Target Tercapai

70% Penduduk Divaksinasi Akhir 2021, Nadia: Kami Optimistis Target Tercapai

KESEHATAN | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings