Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

MA Perberat Hukuman Eks Komisioner KPU Wahyu Setiawan

Senin, 7 Juni 2021 | 20:03 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM


Jakarta, Beritasatu.com - Mahkamah Agung (MA) memperberat hukuman mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang merupakan terdakwa perkara suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR periode 2019-2024. Meski demikian, Majelis Hakim MA menolak permohonan kasasi yang diajukan jaksa penuntut umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas perkara tersebut.

"Mahkamah Agung menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh jaksa/penuntut umum. Namun demikian menurut MA, terlepas dari alasan/keberatan kasasi penuntut umum, pemidanaan yang dijatuhkan kepada Terdakwa I Wahyu Setiawan perlu diperbaiki sekadar mengenai pemidanaan yang dijatuhkan," kata Juru Bicara MA Andi Samsan Nganro, dalam keterangannya, Senin (7/6/2021).

Andi Samsan mengatakan, Majelis Hakim Kasasi memperberat putusan pidana penjara Wahyu dari semula enam tahun di tingkat banding menjadi tujuh tahun. Majelis Hakim juga memperberat denda yang dijatuhkan terhadap Wahyu menjadi Rp 200 juta subsider enam bulan kurungan, dari semula Rp 150 juta subsider empat bulan kurungan.

"Selain itu MA juga memperbaiki putusan judex facti mengenai pidana tambahan yang dijatuhkan berupa pencabutan hak untuk dipilih dalam jabatan publik dari 4 tahun menjadi 5 tahun," kata Andi Samsan yang merupakan Wakil Ketua MA bidang Yudisial.

Menurut MA, terdapat keadaan yang memberatkan Wahyu Setiawan sehingga hukumannya diperberat. Yakni Wahyu selaku pejabat atau penyelenggara negara sebagai Anggota KPU bertanggung jawab atas terpilihnya penyelenggara negara yang baik, bersih dan jujur.

"Seharusnya terdakwa bekerja dengan baik, jujur, dan bersih akan tetapi malah justru mengingkari sumpah jabatannya," kata Andi Samsan.

Putusan Kasasi MA tersebut diucapkan dalam sidang terbuka untuk umum pada Jumat 2 Juni 2021. Duduk sebagai Ketua Majelis, Suhadi dengan Hakim Anggota, Agus Yunianto dan Syamsul R Chaniago.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

PN Jakarta nyatakan Jokowi dan Anies Baswedan melakukan perbuatan melawan hukum terkait polusi udara.

NASIONAL | 16 September 2021

Kemkumham Tunggu Hasil Penyidikan Polri Untuk Renovasi Lapas Tangerang

Ditjenpas Kementerian Hukum dan HAM masih menunggu renovasi blok C2 yang berada di Lapas Kelas I Tangerang yang terbakar Rabu (8/9/2021) lalu.

NASIONAL | 16 September 2021

Sebelum Terbang, Almarhum Kopilot Rimbun Air Sempat Telepon Anaknya

‎Almarhum M Fajar Dwi Saputra (26) yang bekerja sebagai kopilot di maskapai Rimbun Air sempat menelpon anaknya melalui video call.

NASIONAL | 16 September 2021

Politikus PDIP: Perlu Ada Rising Star Calon Panglima TNI Lewati Pemilu 2024

Politikus PDIP Tubagus Hasanuddin menilai perlu ada rising star calon panglima TNI, melewati Pemilu 2024.

NASIONAL | 16 September 2021

Nakes Gabriella Tewas di Jurang dalam Insiden Serbuan KKB di Kiwirok, Papua

Serbuan KKB di Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua pada Senin (13/9/2021) menewaskan seorang nakes bernama Gabriella Meilani.

NASIONAL | 16 September 2021

Polri Selidiki Laporan Moeldoko terhadap 2 Peneliti ICW

Polri terus menyelidiki laporan Moeldoko, terhadap dua peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Egi Primayogha dan Miftah soal dugaan pencemaran nama baik

NASIONAL | 16 September 2021

115 Pulau di Indonesia Terancam Tenggelam di 2100

Dampak perubahan iklim berpotensi menenggelamkan pulau-pulau di Indonesia

NASIONAL | 16 September 2021

Polisi Ungkap Arisan Daring Bodong di Makassar

Tiga orang pelaku penipuan dengan modus arisan disertai investasi memanfaatkan aplikasi media sosial Instagram berhasil ditangkap polisi.

NASIONAL | 16 September 2021

Susaningtyas Kertopati Tabayun ke MUI

Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah MUI KH Cholil Nafis menegaskan, Nuning Kertopati tidak membenci Islam dan tidak pernah mengaitkan bahasa Arab dengan terorisme.

NASIONAL | 16 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Cristiano Ronaldo


# Kebakaran Lapas Tangerang


# Anies Baswedan


# Rimbun Air



TERKINI
Ini Empat Tips Jitu Buat Menabung Jadi Mudah

Ini Empat Tips Jitu Buat Menabung Jadi Mudah

EKONOMI | 38 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings