Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mau Bangun Instalasi PSEL, Jokowi: Tirulah Surabaya

Kamis, 6 Mei 2021 | 23:02 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / BW

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Jokowi meminta kota lain meniru Surabaya yang berhasil membangun instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) berbasis teknologi ramah lingkungan.

Ada 12 kota yang disebut dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

Dalam perpres tersebut, 12 kota itu diminta Jokowi membangun instalasi PSEL. Ke-12 kota itu, yaitu DKI Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bandung, Semarang, Surakarta, Makassar, Denpasar, Palembang, Manado, dan Surabaya.

Dari 12 kota itu, hanya Surabaya yang telah berhasil membuat PSEL.

Oleh karena itu, Jokowi sangat mengapresiasi Pemkot Surabaya yang telah berhasil membangun instalasi PSEL di TPA Benowo sebagai amanat dari Perpres Nomor 35 Tahun 2018. Nantinya, kota-kota yang diperintahkan membangun instalasi PSEL dalam Perpres Nomor 35 Tahun 2018 diminta untuk meniru Pemkot Surabaya.

“Sekali lagi, saya sangat mengapresiasi, sangat menghargai instalasi pengolahan sampah menjadi energi listrik berbasis teknologi ramah lingkungan. Nanti kota-kota lain akan saya perintahkan untuk, sudah lah tidak usah ruwet-ruwet pakai ide-ide. Lihat saja di Surabaya. Tiru dan copy,” kata Jokowi saat meresmikan Instalasi PSEL di TPA Benowo, Kota Surabaya, Jawa Timur, Kamis (6/5/2021).

Maju Mundur
Menurut Jokowi, 11 dari 12 kota yang ditunjuk Jokowi untuk membangun instalasi PSEL melalui perpres tersebut, masih maju mundur. Terbentur dengan berbagai kendala, di antaranya tipping fee dan masalah barang daerah.

Diakui Presiden, mendirikan instalasi PSEL berbasis teknologi ramah lingkungan tidak mudah.

Ia pernah mengalaminya saat menjadi Wali Kota Solo, lalu menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga menjadi Presiden, belum bisa merealisasikannya.

Sehingga. sejak tiga tahun lalu, tepatnya 2018, berbagai aturan untuk pembangunan pengolahan sampah menjadi energi listrik ini sudah diterbitkan Jokowi. Seperti Perpres Nomor 35 Tahun 2018 dan Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Daerah.

“Proses pengolahan sampah yang sebentar lagi akan kita lihat ini, sejak 2018, tiga tahun yang lalu, saya siapkan perpresnya, saya siapkan PPnya. Untuk apa? Karena pengalaman yang saya alami sejak tahun 2008, saya masih jadi wali kota, kemudian menjadi gubernur, kemudian menjadi presiden, tidak bisa merealisasikan pengolahan sampah dari sampah ke listrik. Seperti yang sejak dulu saya inginkan di Kota Solo, waktu menjadi Wali Kota Solo,” terang Jokowi.

Kedua aturan tersebut dikeluarkan, lanjut Jokowi, agar memberikan payung hukum kepada pemerintah daerah (pemda). Sehingga pemda berani mengambil keputusan untuk mengeksekusi pembangunan instalasi PSEL.

“Untuk memastikan pemda berani mengeksekusi. Dulu takut mengeksekusi karena dipanggil kejaksaan, nanti kepolisian panggil, ada KPK, panggil. Karena apa, payung hukumnya tidak jelas, sehingga memutuskannya sulit,” jelas Jokowi.

Memudahkan
Apalagi, Presiden sudah menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2020 tentang Perubahan Atas PP Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, sehingga semakin memudahkan untuk membangun instalasi tersebut.

“Tidak mudah, karena saya mengalaminya. Saya gonta ganti urusan PP dan Perpres, agar seluruh kota bisa melakukan hal ini,” ungkap Jokowi.

Kepala Negara menegaskan, sampah bukan hanya sekadar membuat sampah menjadi energi listrik, tetapi juga berkaitan dengan urusan kebersihan kota.

Kalau terjadi penumpukan sampah di pemukiman warga, maka akan muncul masalah pencemaran. Apalagi musim hujan, sampah yang bertumpuk terkena air hujan akan menghasilkan limbah lindi.

“Di sini saya mendapatkan laporan dari pak wali kota, problemnya dengan tambak. Dulu waktu saya, problemnya juga sama, dengan sumur-sumur penduduk,” papar Jokowi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG: Awas, 16 Wilayah Aceh Berpotensi Banjir

Selain 9 daerah siaga banjir, 7 wilayah di Aceh juga berstatus waspada banjir.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Kemtan Kembangkan Obat Covid-19 dari Eukaliptus

Balai Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pertanian (Balitbangtan) saat ini tengah mengembangkan obat Covid-19 berbasis eukaliptus dalam kemasan balsem.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Wali Kota Malang Sebut 7 Juta Penumpang KAI Curi Start Mudik Lebaran

Sutiaji meminta para pemudik maupun masyarakat yang datang ke Kota Malang supaya melakukan isolasi mandiri sebagai langkah mengantisipasi penyebaran Covid-19.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Dituduh Kafir Masuk ke Gereja, Gus Miftah: Bagaimana yang Masuk ke Borobudur?

Gus Miftah hadir di peresmian gereja di Jakarta Utara atas undangan Pendeta Johan melalui Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU)

NASIONAL | 6 Mei 2021

Penetapan KKB Sebagai Kelompok Teroris Dinilai Keliru dan Tak Menyelesaikan Masalah

Pelabelan KKB menjadi kelompok teroris dinilai keliru

NASIONAL | 6 Mei 2021

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Eks Bupati Talaud Sri Wahyumi

KPK menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan praperadilan yang diajukan mantan Bupati Kepulauan Talaud, Sri Wahyumi Maria Manalip

NASIONAL | 6 Mei 2021

Pemkot Makassar Bolehkan Salat Idulfitri Digelar di Lapangan

Untuk mengantisipasi tidak terjadi konsentrasi kerumunan saat salat Idulfitri pemerintah Kota Makassar mempunyai alternatif dengan mengurai kerumunan.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Kolaborasi APBI dan Shell Dorong Penurunan Emisi Karbon

Berbagai kebijakan, inisiatif, program dan stimulus pemerintah, diharapkan dapat mendorong pengurangan emisi karbon dengan cara yang paling efektif dan efisien.

NASIONAL | 6 Mei 2021

6 Polda Jadi Prioritas Lawan Kebakaran Hutan

Ada 6 Polda yang menjadi prioritas dalam genderang perang melawan Karhutla ini.

NASIONAL | 6 Mei 2021

Jokowi: Produk Perikanan Indonesia Sangat Menjanjikan bagi Pasar Dunia

Sebelumnya, Jokowi mengunjungi Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Brondong dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Lamongan.

NASIONAL | 6 Mei 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS