Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Primus Dorimulu: Daniel Dhakidae Sosok yang Jauh dari Kekuasan dan Pengusaha

Sabtu, 1 Mei 2021 | 14:50 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings (BMSH), Primus Dorimulu mengatakan, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang. Peribahasa klasik ini ia sematkan untuk menggambarkan sosok cendekiawan Dr Daniel Dhakidae yang mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (6/4/2021), pukul 07.24 WIB di RS MMC Kuningan.

Sebelumnya, ia mengalami serangan jantung pada pukul 03.00 dini hari. Jenazah kemudian dimakamkan Rabu (7/4/2021) pagi di Kampung Kandang, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Primus menyebutkan, kontribusi Dr Daniel Dhakidae tercermin dari ketegasan sikapnya untuk menghindari benturan kepentingan dalam berkarya. Daniel tidak mendekatkan diri dengan pemilik modal dan menjaga jarak secara konsisten dengan para penguasa.

“Ketika ilmuwan dan akademisi seakan berlomba dekat dengan penguasa dan pengusaha, ia tetap di jalan sunyi. Jalan yang sepi jauh dari fasilitas kemewahan material,” ucap Primus pada diskusi virtual bertajuk "Mengenang Dr Daniel Dhakidae" pada Sabtu, (1/5/2021).

Secara pribadi, Primus menyebutkan, kabar meninggalnya Daniel Dhakidae ia terima ketika berada di Lelewatu Resort, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Primus menyebutkan, Daniel meninggal dunia bersamaan dengan penyair Umbu Wulang Landu Paranggi.

Primus meminta semua pihak untuk tidak mepertanyakan sumbangsih Daniel dan Umbu secara material bagi Flores yang bisa dilihat dengan mata. Pasalnya, peninggalan dari kedua tokoh ini bagi daerahnya adalah kualitas yang ditunjukkan lewat karya- karya mereka.

Legacy (warisan, red) mereka adalah integritas dalam menjalankan profesinya dan sistem yang dipegang teguh sehingga karya-karyanya bermutu. Dengan integritas itu mereka bercahaya di level nasional dan itu memberikan kebanggaan bagi kita semua,” ucap Primus.

Oleh karena itu, Primus mengatakan, webinar bertajuk "Mengenang Dr Daniel Dhakidae" memiliki tiga poin penting.

Pertama, mencari tahu warisan yang ditinggalkan Dr Daniel Dhakidae di bidang sosial, pers, kehidupan politik di Indonesia dan peradaban bangsa.

Kedua, mengenang sosok Daniel sehingga dapat memotivasi generasi muda untuk menjadi pemenang. Minimal mereka bisa masuk pada barisan terbaik dalam bidang pengabdian atau profesi yang digeluti.

“Kontribusi kita pada bangsa dan peradaban dunia kita berikan lewat profesi kita. Kita bangsa Indonesia perlu belajar dari negara lain seperti Jerman. Jerman negara yang hebat karena memiliki hal-hal hebat di berbagai bidang. Jerman tidak hanya hebat di bidang sains dan teknologi tetapi filosofi hukum, seni, hingga olahraga,” ucap Primus.

Ketiga, pentingnya integritas. Primus menegaskan, tidak ada profesi yang lebih penting dan superior dibanding profesi lain. Semuanya saling membutuhkan dan saling melengkapi. Akan tetapi, hal utama dari semua profesi adalah integritas yang lahir dari kejujuran, komitmen, dan independensi dalam dalam menjalankan profesi.

“Tidak ada benturan kepentingan dalam menjalankan profesi, terutama dalam menghasilkan karya mengisyaratkan tingginya objektivitas,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Selama Pandemi, Situs Web Sekolah Naik 168%

Situs web sekolah dengan domain sch.id mengalami kenaikan pesat dibandingkan beberapa tahun terakhir.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Peringatan Hardiknas, Nadiem: Krisis Pandemi adalah Kesempatan untuk Menuai Kemajuan

Krisis adalah kesempatan untuk menuai kemajuan.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Nadiem: Hardiknas Jadi Momen Tepat untuk Refleksi dan Transformasi

Hardiknas merupakan sebuah momen yang tepat bagi semua pihak untuk merefleksikan kembali apa saja yang sudah dikerjakan dan yang harus diperbaiki.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Gelar Unjuk Rasa, Buruh Tuntut Cabut UU Omnibus Law Cipta Kerja

Buruh meminta kepada Makamah Konstitusi agar bertindak secara adil dalam proses persidangan terkait gugatan formil dan materil yang dilakukan buruh.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Kupas Tuntas Penyederhanaan Birokrasi di Daerah Lewat Podcast Ditjen Otda Kemdagri

Lewat Podcast episode perdananya, Kemdagri mengupas tuntas soal penyederhanaan birokrasi di daerah.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Sambut Hardiknas, KPAI: Pembelajaran Tatap Muka Tidak Dapat Diseragamkan di Seluruh Indonesia

Menurut KPAI, belajar di luar ruangan bisa menjadi alternatif bagi sekolah-sekolah yang belum mampu menyiapkan infrastruktur dan air bersih yang memadai.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Sambut Hardiknas, KPAI Soroti Angka Putus Sekolah Selama Pandemi

Tingginya angka putus sekolah ini karena dipicu oleh kebijakan pembelajaran jarak jauh (PJJ).

NASIONAL | 1 Mei 2021

Dukung Ketegasan Polri, Milenial Muslim Imbau Masyarakat Tidak Mudik Lebaran

Masyarakat diminta untuk menahan diri dan tidak melakukan mudik pada Lebaran tahun ini.

NASIONAL | 1 Mei 2021

Dimintai Keterangan oleh KPK, Ketua Komisi III Klarifikasi Kasus Bansos

Herman Hery dipanggil untuk dimintai keterangan terkait penyelidikan dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos).

NASIONAL | 1 Mei 2021

Interaktif via Podcast, Kemdagri Jelaskan Agenda Penyederhanaan Birokrasi Pemda

Kemdagri hadir menyapa melalui channel Podcast bertajuk "Otda's Talk".

NASIONAL | 1 Mei 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS