Logo BeritaSatu

Primus Dorimulu: Daniel Dhakidae Sosok yang Jauh dari Kekuasan dan Pengusaha

Sabtu, 1 Mei 2021 | 14:50 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Pemberitaan Beritasatu Media Holdings (BMSH), Primus Dorimulu mengatakan, gajah mati meninggalkan gading, harimau mati meninggalkan belang. Peribahasa klasik ini ia sematkan untuk menggambarkan sosok cendekiawan Dr Daniel Dhakidae yang mengembuskan napas terakhirnya pada Selasa (6/4/2021), pukul 07.24 WIB di RS MMC Kuningan.

Sebelumnya, ia mengalami serangan jantung pada pukul 03.00 dini hari. Jenazah kemudian dimakamkan Rabu (7/4/2021) pagi di Kampung Kandang, Ciganjur, Jakarta Selatan.

Primus menyebutkan, kontribusi Dr Daniel Dhakidae tercermin dari ketegasan sikapnya untuk menghindari benturan kepentingan dalam berkarya. Daniel tidak mendekatkan diri dengan pemilik modal dan menjaga jarak secara konsisten dengan para penguasa.

“Ketika ilmuwan dan akademisi seakan berlomba dekat dengan penguasa dan pengusaha, ia tetap di jalan sunyi. Jalan yang sepi jauh dari fasilitas kemewahan material,” ucap Primus pada diskusi virtual bertajuk "Mengenang Dr Daniel Dhakidae" pada Sabtu, (1/5/2021).

Secara pribadi, Primus menyebutkan, kabar meninggalnya Daniel Dhakidae ia terima ketika berada di Lelewatu Resort, Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Primus menyebutkan, Daniel meninggal dunia bersamaan dengan penyair Umbu Wulang Landu Paranggi.

Primus meminta semua pihak untuk tidak mepertanyakan sumbangsih Daniel dan Umbu secara material bagi Flores yang bisa dilihat dengan mata. Pasalnya, peninggalan dari kedua tokoh ini bagi daerahnya adalah kualitas yang ditunjukkan lewat karya- karya mereka.

Legacy (warisan, red) mereka adalah integritas dalam menjalankan profesinya dan sistem yang dipegang teguh sehingga karya-karyanya bermutu. Dengan integritas itu mereka bercahaya di level nasional dan itu memberikan kebanggaan bagi kita semua,” ucap Primus.

Oleh karena itu, Primus mengatakan, webinar bertajuk "Mengenang Dr Daniel Dhakidae" memiliki tiga poin penting.

Pertama, mencari tahu warisan yang ditinggalkan Dr Daniel Dhakidae di bidang sosial, pers, kehidupan politik di Indonesia dan peradaban bangsa.

Kedua, mengenang sosok Daniel sehingga dapat memotivasi generasi muda untuk menjadi pemenang. Minimal mereka bisa masuk pada barisan terbaik dalam bidang pengabdian atau profesi yang digeluti.

“Kontribusi kita pada bangsa dan peradaban dunia kita berikan lewat profesi kita. Kita bangsa Indonesia perlu belajar dari negara lain seperti Jerman. Jerman negara yang hebat karena memiliki hal-hal hebat di berbagai bidang. Jerman tidak hanya hebat di bidang sains dan teknologi tetapi filosofi hukum, seni, hingga olahraga,” ucap Primus.

Ketiga, pentingnya integritas. Primus menegaskan, tidak ada profesi yang lebih penting dan superior dibanding profesi lain. Semuanya saling membutuhkan dan saling melengkapi. Akan tetapi, hal utama dari semua profesi adalah integritas yang lahir dari kejujuran, komitmen, dan independensi dalam dalam menjalankan profesi.

“Tidak ada benturan kepentingan dalam menjalankan profesi, terutama dalam menghasilkan karya mengisyaratkan tingginya objektivitas,” pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Anies Beri Sinyal Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024

Anies Baswedan memberikan sinyal maju menjadi capres dan bakal berduet dengan  Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

NEWS | 7 Oktober 2022

Tembok Sekolah Roboh, 490 Siswa MTsN 19 Diliburkan

Usai peristiwa tembok sekolah yang roboh dan menewaskan 3 siswa, sebanyak 490 siswa MTsN 19 Jakarta diliburkan sementara.

NEWS | 7 Oktober 2022

Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Dirut LIB Belum Ditahan

Enam tersangka tragedi Kanjuruhan pascakericuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, belum ditahan, termasuk Dirut Liga Indonesia Baru (LIB) Ahmad Hadian Lukita.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kapolda Metro Jaya Gelar Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadli Imran menyempatkan menggelar doa bersama untuk korban tragedi Kanjuruhan saat menggelar laga persahabatan.

NEWS | 7 Oktober 2022

Ini Kronologi Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh dan Menimpa 3 Siswa hingga Tewas

Saksi mata mengisahkan kronologi tembok MTsN 19 Jakarta roboh. Saksi mata mengatakan kejadian banjir begitu cepat.

NEWS | 7 Oktober 2022

Imbas Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh, Pembelajaran Berlangsung Jarak Jauh

Proses belajar mengajar MTsN 19 Pondok Labu, Jakarta Selatan diberlakukan dengan pembelajaran jarak jauh (PJJ) setelah tembok MTsN 19 roboh.

NEWS | 7 Oktober 2022

MTsN 19 Jakarta Masih Dipasangi Garis Polisi

Garis Polisi masih terpasang di MtsN 19 Jakarta usai tembok sekolah roboh dan mengakibatkan tiga siswa meninggal dunia. 

NEWS | 7 Oktober 2022

Tembok MTsN 19 Jakarta Roboh karena Tak Mampu Tahan Volume Banjir

Tembok MtsN 19 Jakarta di Pondok Labu, roboh diduga karena fondasi bangunan tidak mampu menahan volume air saat banjir.

NEWS | 7 Oktober 2022

Kondisi Terkini MTsN 19 Jakarta yang Tembok Sekolahnya Roboh

Begini kondisi terkini MTsN 19 Jakarta di Pondok Labu yang tembok sekolahnya roboh dan meninggal tiga siswa hingga meninggal dunia. 

NEWS | 7 Oktober 2022

37 Tewas, Korban Penembakan Massal Thailand Dikunjungi Raja dan PM

Raja Maha Vajiralongkorn dan Perdana Menteri (PM) pada hari Jumat (7/10/2022) ini akan mengunjungi para penyintas dari penembakan massal di Thailand.

NEWS | 7 Oktober 2022


TAG POPULER

# Jokowi Tak Salami Kapolri


# Banjir Jakarta


# MTsN 19 Jakarta


# Tersangka Tragedi Kanjuruhan


# Mamat Alkatiri


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Anies Beri Sinyal Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024

Anies Beri Sinyal Bakal Duet dengan AHY di Pilpres 2024

NEWS | 21 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings