Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Daur Ulang Alat Rapid Test Bekas, 5 Orang Jadi Tersangka

Kamis, 29 April 2021 | 20:22 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / WM

Jakarta, Beritasatu.com— Lima orang dari enam petugas di Kimia Farma yang sempat diperiksa buntut rapid test antigen bekas di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara, ditetapkan sebagai tersangka.

“Sudah kita tetapkan lima orang jadi tersangka,” kata Kapolda Sumut, Irjen Panca Putra saat dihubungi Beritasatu.com, Kamis (29/4/2021).

Mereka dijerat Pasal 98 ayat (3) junto Pasal 196 UU 36/2009 tentang Kesehatan dan/atau Pasal 8 huruf (b), (d) dan (e) juncto Pasal 62 ayat (1) UU 8/1999 tentang Perlindungan Konsumen.

Mereka adalah:

1. Business Manager Laboratorium Kimia Farma berinisial PM. Ia yang menyuruh melakukan penggunaan cutton buds swab antigen bekas.

2. SR , kurir Laboratorium Kimia Farma. Ia berperan sebagai pengangkut Cutton Buds Swab Antigen bekas dari Kualanamu ke Lab Kimia Farma Medan untuk dicuci dan dikemas ulang dan dibawa lagi ke Lab Kimia Farma Kualanamu.

3. DJ adalah CS di Laboratorium Klinik Kimia Farma.

4. M, bagian Admin Lab Kimia Farma

5. R, bagian Admin hasil Swab.

Seperti diberitakan, kasus ini dibongkar anggota Dirkrimsus Polda Sumut terkait informasi dan banyaknya keluhan dari para calon penumpang pesawat yang mendapati hasil tes antigen tidak semestinya.

Anggota krimsus yang berpakaian sipil menyamar sebagai calon penumpang salah satu pesawat. Selanjutnya petugas krimsus mengisi daftar calon pasien untuk mendapatkan nomor antrean.

Setelah mendapatkan nomor antrean maka petugas krimsus di panggil nama dan masuk ke ruang pemeriksaan untuk di ambil sampel yang di masukkan alat test rapid antigen kedalam kedua lubang hidung

Alat inilah yang bekas pakai dan telah di daur ulang dengan cara dicuci dan dibersihkan kembali lalu dimasukkan kedalam bungkus kemasan untuk digunakan dan dipakai untuk pemeriksaan orang berikutnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Fasilitas Taman Baca Tingkatkan Literasi Generasi Muda

Kehadiran taman baca tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan literasi, namun juga mampu membentuk karakter generasi muda.

NASIONAL | 29 April 2021

Kembali Ditahan KPK, Eks Bupati Talaud Ngamuk

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan mantan Bupati Talaud Sri Wahyumi Maria Manalip(SWM) sebagai tersangka kasus infrastruktur

NASIONAL | 29 April 2021

Mahfud MD Tegaskan Pemerintah Tidak Akan Cabut UU ITE

Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan bahwa pemerintah tidak akan mencabut UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) karena masih diperlukan.

NASIONAL | 29 April 2021

Survei: Mayoritas Publik Ingin Pembelajaran Tatap Muka Dilakukan Bertahap

Sebagian besar publik meminta agar pembelajaran tatap muka dilakukan secara bertahap bukan serentak.

NASIONAL | 29 April 2021

Larangan Mudik, 1.000 Bus Mangkrak di Medan

Sekitar 1.000 armada bus mangkrak di wilayah setempat akibat larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei 2021.

NASIONAL | 29 April 2021

Memprihatinkan, 336 PTS Tak Punya Mahasiswa

Kondisi perguruan tinggi swasta (PTS) di Indonesia terbilang masih memprihatinkan.

NASIONAL | 29 April 2021

Ekosistem Rantai Pasok Halal Berbasis Pesantren Percepat Pegembangan Ekonomi Syariah

rantai pasok halal melalui pesantren akan mempercepat pengembangan ekonomi syariah dan produk halal di Tanah Air

NASIONAL | 29 April 2021

Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Sosialisasi Cuci Tangan Pakai Sabun Mulai Intensif Dilakukan

Data WHO, pola hidup bersih seperti mencuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah beraktivitas dapat mengurangi kematian anak usia di bawah 5 tahun di bawah 50

NASIONAL | 29 April 2021

Teknologi Pertanian Modern Solusi Bagi Petani Baru Milenial

Krisis regenerasi petani muda menjadi tantangan bagi keberlanjutan sektor pertanian Indonesia. Untuk mengatasinya perlu inovasi dan kreativitas agar pertanian menarik bagi generasi muda

NASIONAL | 29 April 2021

Terdakwa Divonis Ringan, Gorontalo Corruption Watch: Mencederai Keadilan Masyarakat

Gorontalo Corruption Watch menyoroti vonis ringan terhadap terdakwa kasus ganti rugi lahan bagi pembangunan jalan Gorontalo Outer Ring Road (GORR).

NASIONAL | 29 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS