Pemerintah Melarang, 7 Juta Orang Masih Ingin Mudik
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Pemerintah Melarang, 7 Juta Orang Masih Ingin Mudik

Rabu, 21 April 2021 | 13:59 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika, Yustinus Paat / DAS

Jakarta, Beritasatu.com - Survei terbaru Kementerian Perhubungan (Kemhub) menyebutkan masih ada potensi sekitar 7 juta orang yang tetap ingin mudik dalam rangka Idulfitri 1442 Hijriah meski pemerintah sudah mengumumkan pelarangan pada periode 6-17 Mei 2021.

Juru Bicara Kemhub, Adita Irawati mengungkapkan, dari survei sebelumnya, Kemenhub mencatat terdapat 11% responden tetap ingin mudik walaupun dilarang.

Kini, dari survei terbaru, ada 7% dari total responden tetap ingin mudik meskipun ada pelarangan.

"Survei yang kami lakukan masih ada 7 juta orang yang ingin mudik meskipun mudik sudah diumumkan dilarang," ujar Adita dalam Talkshow "Bahaya Covid Masih Mengintai, Sayangi Keluarga di Kampung dengan Tidak Mudik", Rabu (21/4/2021).

Atas hasil survei tersebut, kata Adita, Kemhub melihat masih ada potensi pergerakan orang.

Hal tersebut perlu diantisipasi mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir walaupun angka penularannya sudah lebih baik dibandingkan beberapa bulan yang lalu.

"Ini momentum yang harus kita jaga agar situasi tidak memburuk lagi," sebut Adita Irawati.


Penumpang menunggu kereta api di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu (18/4/2021).

Pemerintah tetap mengizinkan mobilitas di luar mudik, termasuk untuk keperluan angkutan logistik, perjalanan dinas dengan dibuktikan lewat surat dinas, sampai dengan keperluan pribadi mendesak yang disertai surat keterangan dari kepala desa atau lurah.

Sementara itu, Koordinator Jaringan Aksi Keselamatan Jalan (Jarak Aman) Edo Rusyanto menilai, bila hasil survei menyebut ada 7 juta orang yang masih ingin mudik, maka potensi di lapangan akan lebih besar lagi.

Selain itu, kenyataannya sudah ada masyarakat yang memilih mudik sebelum periode pelarangan 6-17 Mei 2021.

Oleh karena itu, lanjut Edo, untuk mengantisipasi pergerakan pada Ramadan dan Lebaran kali ini, masyarakat harus saling mengingatkan terkait pentingnya aspek kesehatan.

"Perlu kembali diingatkan apa saja risiko kalau terpapar Covid-19. Itu perlu kita ingatkan. Anggapan-anggapan bahwa Covid-19 tidak terlalu berisiko itu kita harus ingatkan bahwasanya Covid-19 ini berisiko," ujar wartawan senior Investor Daily itu.

Selain itu, sosialisasi mengenai keselamatan juga tetap harus dilakukan kepada masyarakat, terutama bagi yang dikecualikan dari larangan mudik.

"Misalnya mereka yang dianggap boleh bermobilitas kemudian tingkat traffic-nya berkurang terus jadi lengah berkendara itu jangan sampai terjadi dan jadi perhatian kami juga. Kami terus mengingatkan kalau terpaksa berkendara harus tetap prioritaskan keselamatan," ujar Edo.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM) Irwen Azhari menekankan, masyarakat harus mematuhi pelarangan mudik karena dengan mudik berpotensi meningkatkan kasus positif Covid-19.

"Harus kita garis bawahi jangan merasa pandemi ini sudah aman, walaupun kita sudah divaksin. Pandemi masih belum bisa dikendalikan. Jadi larangan mudik harus tetap dilakukan," ujar dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Soal Pencabutan Paspor Joseph Paul Zhang, Kemkumham Berkoordinasi dengan Polri

Kemkumham melalui Direktorat Jenderal Imigrasi terus berkoordinasi dengan Polri, terkait Joseph Paul Zhang.

NASIONAL | 21 April 2021

Status Perkara Kebakaran Kilang Pertamina Balongan Masuk ke Penyidikan

Penyidik Polri telah menemukan unsur pidana dalam peristiwa kebakaran di Kilang Minyak Pertamina di Balongan dan menaikkan statusnya ke penyidikan

NASIONAL | 21 April 2021

Nova Prastika Wujudkan Impian Kartini di Masa Kini

Semangat, keberanian, kerja keras, kesuksesan serta jiwa sosial Nova Prastika mampu menginspirasi banyak orang untuk mengikutinya.

NASIONAL | 21 April 2021

Menristek: Perempuan Indonesia Mampu Hasilkan Inovasi yang Hebat

Pandemi Covid-19 dan keterbatasan lainnya tidak membatasi perempuan Indonesia untuk memberikan kontribusi mereka.

NASIONAL | 21 April 2021

APSI Minta Pengawas Sekolah Dimasukkan dalam PP Standar Nasional Pendidikan

PP 57/2021 tentang Standar Nasional Pendidikan tidak menyantumkan frasa pengawas satuan pendidikan.

NASIONAL | 21 April 2021

Selamat! UNS Masuk 300 Besar Dunia THE Impact Ranking

UNS juga menempati peringkat ke 28 dunia untuk kategori SDG ke-4 yaitu terkait dengan quality of education.

NASIONAL | 21 April 2021

Polisi Temukan Unsur Pidana dalam Kebakaran Kilang Pertamina Balongan

Penyidik Polri menemukan unsur tindak pidana pada peristiwa kebakaran Kilang Minyak Pertamina RU VI Balongan, Indramayu, Jawa Barat.

NASIONAL | 21 April 2021

Jaksa Sebut Eks Mensos Juliari Sunat Nilai Bansos Rp 10.000 Per Paket

Jaksa KPK mendakwa mantan Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara telah menerima suap sebesar Rp 32,48 miliar

NASIONAL | 21 April 2021

Dokter Mer-C Pastikan Rizieq Syihab dan Istri Reaktif Covid-19

Rizieq Syihab dan istri dinyatakan reaktif Covid-19 berdasarkan hasil tes usap antigen oleh tim medis Mer-C pada Senin, 23 November 2020.

NASIONAL | 21 April 2021

Melihat Kiprah Para "Kartini" di Industri Migas

Namun, Nazliyati Husin Umri (48) dan Army Wahyuni (42) berhasil membuktikan bahwa perempuan juga bisa meraih sukses di industri migas.

NASIONAL | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS