Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

BMKG: Siklon Surigae Masih Sangat Kuat Pengaruhnya bagi Indonesia

Selasa, 20 April 2021 | 13:44 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan intensitas siklon tropis surigae (Typhoon Surigae) masih berada pada kategori sangat kuat. Angin dengan kecepatan maksimum di sekitar sistemnya yang mencapai 95 knot atau 176 km per jam ini masih berdampak bagi Indonesia.

Salah satunya, cuaca ekstrem akan terjadi di beberapa wilayah Tanah Air.

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, berdasarkan analisis terbaru pada Selasa (20/4/2021) pukul 07.00 WIB, BMKG memonitor siklon yang termasuk topan itu masih menunjukkan eksistensi di wilayah perairan timur Filipina. Posisinya tepat di 15,5 Lintang Utara (LU) dan 126,1° Bujur Timur (BT).

"Intensitas Typhoon Surigae masih berada pada kategori sangat kuat. Kecepatan angin maksimum di sekitar sistemnya mencapai 95 knot (176 km/jam) dan tekanan di pusatnya mencapai 935 hPa dengan pergerakan sistem ke arah timur laut," kata Guswanto dalam keterangannya yang diterima Beritasatu.com, Selasa (20/4/2021).

Hingga (24/4/2021), siklon surigae diprediksi masih bertahan di wilayah perairan Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina dengan intensitas yang semakin melemah.

Dampak signifikan cuaca dan gelombang ekstrem dari eksistensi siklon surigae ini terjadi di wilayah Filipina. Posisinya sudah sangat jauh dari wilayah Indonesia, tetapi dampak tidak langsung terhadap kondisi cuaca dan gelombang di wilayah Indonesia masih dapat terjadi dalam 24 jam ke depan.

"Dampak itu berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang. Ini diprediksi terjadi di wilayah Laut Sulu dan dan Laut Sulawesi, dengan dampak hujan di wilayah daratan tidak signifikan," kata Guswanto.

Tinggi gelombang 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Selat Makassar bagian utara, Laut Sulawesi, Perairan Kepulauan Sangihe, Perairan selatan Kepulauan Talaud, Perairan Kepulauan Sitaro, Perairan Bitung hingga Likupang.

Kemudian, Laut Maluku bagian utara, Perairan barat dan utara Kepulauan Halmahera, Laut Halmahera, Perairan utara Papua Barat hingga Papua, Samudra Pasifik utara Papua Barat hingga Papua. Tinggi gelombang 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Perairan utara Kepulauan Talaud dan Samudra Pasifik utara Halmahera.

"Saat ini termonitor pola siklonal di wilayah Pasifik Barat sebelah timur laut Papua Nugini dan di sebelah selatan Merauke, serta pola sirkulasi EDDY dengan pola antisiklonal di utara Papua," kata Guswanto.

Menurutnya berdasarkan analisis terbaru, dua pola siklonal di dekat Papua tersebut masih menunjukkan potensi yang rendah untuk menjadi bibit siklon dalam 24 jam ke depan. Eksistensi pola siklonal dan sirkulasi Eddy di wilayah timur Indonesia tersebut berdampak pada pembentukan pola konvergensi dan perlambatan angin.

"Ini dapat berkontribusi pada peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Indonesia bagian Tengah dan Timur sebelah utara ekuator," jelasnya.

BMKG terus melakukan monitoring terhadap perkembangan pola siklonal tersebut untuk mengantisipasi perkembangan yang signifikan dan bisa berdampak pada potensi cuaca ekstrem.

Untuk sepekan ke depan, potensi hujan intensitas sedang hingga lebat dapat terjadi di beberapa wilayah lainnya, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Banten, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat, dan Papua.

BMKG terus melakukan pemantauan perkembangan Siklon Tropis Surigae dan aktivitas dinamika atmosfer lainnya beserta potensi dampak cuaca ekstremnya.

Terkait dengan potensi cuaca ekstrem tersebut, masyarakat diimbau untuk membatasi melakukan pelayaran di wilayah perairan Papua bagian utara, Maluku Utara, dan Sulawesi utara. Kemudian, menghindari daerah rentan mengalami bencana seperti lembah sungai, lereng rawan longsor, pohon yang mudah tumbang, tepi pantai, dan lainnya.

Warga juga diminta mewaspadai potensi dampak seperti banjir/bandang/banjir pesisir, tanah longsor dan banjir bandang terutama di daerah yang rentan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Indonesia Sudah Siapkan Negosiator Perubahan Iklim Berkualitas

Sudah saatnya Indonesia menyampaikan apa yang sudah dilakukan dan mengajak dunia untuk melakukan hal yang sama.

NASIONAL | 20 April 2021

Bupati Jembrana Fokus Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan bahwa saat ini yang menjadi salah satu fokus kerjanya usai dilantik adalah penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi

NASIONAL | 20 April 2021

Kasus Korupsi Proyek Citra Satelit, KPK Periksa Dirut dan Komisaris PT Bhumi Prasaja

Selain para petinggi PT Bhumi Prasaja, KPK juga memanggil Direktur PT EDP Media, Eddie Cendana. Dia juga akan diperiksa untuk tersangka Lissa Rumi.

NASIONAL | 20 April 2021

Moeldoko Tak Tahu Soal Menteri Inisial M yang Akan Dicopot Jokowi

Menurutnya, hanya Jokowi yang mengetahui menteri yang akan terkena perombakan kabinet tersebut.

NASIONAL | 20 April 2021

ICW: Tuntutan 4 Tahun Penyuap Eks Mensos Melukai Hati Masyarakat

Kurnia menilai rendahnya tuntutan jaksa kepada dua penyuap Juliari lantaran adanya masalah mendasar yakni ketentuan di UU Tipikor.

NASIONAL | 20 April 2021

Uni Eropa Salurkan Bantuan Senilai 200.000 Euro untuk Korban Topan Seroja

“Dengan bantuan ini, Uni Eropa menyatakan solidaritasnya dengan Indonesia atas banyaknya warga yang terkena dampak Topan Seroja," kata Dubes UE Vincent Piket.

NASIONAL | 20 April 2021

Kubu KLB Deli Serdang Tak Hadir, Sidang Gugatan AD/ART Partai Demokrat Ditunda

Majelis Hakim meminta kubu Moeldoko maupun tim kuasa hukumnya untuk hadir dalam persidangan berikutnya pada Selasa (27/4/2021) mendatang.

NASIONAL | 20 April 2021

Joseph Paul Zhang Resmi Tersangka, Jadi DPO dan Dikejar

“Sudah (tersangka), kemarin," kata Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

NASIONAL | 20 April 2021

Temui Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Menaikkan PNBP

Dirjen Bea Cukai juga meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran.

NASIONAL | 20 April 2021

Kemkominfo: Meski di Luar Negeri, Joseph Paul Zhang Tetap Bisa Dijerat UU ITE

Asas extrateritorial, maka UU ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar.

NASIONAL | 20 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS