Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Indonesia Sudah Siapkan Negosiator Perubahan Iklim Berkualitas

Selasa, 20 April 2021 | 13:37 WIB
Oleh : Ridho Syukro / WBP

Jakarta, Beritasatu.com- Menghadapi The Twenty Sixth of The Conference of the Parties to the UNFCCC (Cop26 UNFCCC), Indonesia berada pada posisi leading by example. Artinya Indonesia akan hadir pada forum tersebut dengan membawa capaian yang telah dilakukan Indonesia dalam pengendalian perubahan iklim.

"Dalam negosiasi perubahan iklim ke depan ditambah bukti ilmiah dan praktik di lapangan, sudah saatnya Indonesia menyampaikan apa yang sudah dilakukan dan mengajak dunia untuk melakukan hal yang sama," kata Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Alue Dohong di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Indonesia telah memperlihatkan penurunan emisi gas rumah kaca. Pada tahun 2014-2016, Indonesia mampu mengurangi sekitar 20,3 juta ton karbon dioksida ekuivalen (CO2eq) dari sektor pencegahan deforestasi dan degradasi hutan.

Hasil kinerja tersebut telah mendapatkan apresiasi global melalui pendanaan Green Climate Fund sebesar US$ 103,8 Juta untuk periode 2021-2022. Sedangkan atas penurunan emisi terbesar 11,2 juta ton CO2eq pada 2016-2017, pemerintah Indonesia menerima pembayaran dari Norwegia sebesar US$ 56 juta.

“Indonesia patut bangga atas capaian tersebut, tetapi Indonesia tidak dapat berhenti sampai di sini karena masih banyak hal yang harus dikerjakan, perjuangan masih panjang untuk mencapai penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29% dengan upaya sendiri dan hingga 41% dengan dukungan internasional” ujar dia.

Dia mengatakan, negosiator berperan penting menyampaikan prestasi-prestasi tersebut dan memperkuat posisi Indonesia di mata duni internasional. Para negosiator perubahan iklim Indonesia dituntut untuk mampu melakukan setting agenda dan berkontribusi dalam menentukan arah perundingan perubahan iklim global. "Untuk tahap selanjutnya, peningkatan kapasitas negosiator ini dapat dikembangkan pada isu dan agenda perjanjian internasional yang lebih luas lagi," kata dia.

Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar mengatakan saat ini negosiator yang terlibat berasal dari KLHK dan Kemlu. Ke depan perlu melibatkan negosiator dari Kementerian/Lembaga lain agar posisi daya tawar Indonesia di mata global semakin kuat. "Peran Indonesia dengan substansi dan track record menjadi bekal menjalankan perundingan," kata dia.

Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim KLHK, Laksmi Dhewanthi mengatakan pihaknya telah menyelesaikan pelatihan tiga tingkatan negosiator perubahan iklim angkatan pertama yang diikuti oleh ASN dari KLHK dan Kemlu. Tiga tingkatan tersebut yaitu tingkat dasar pada 2-6 November 2020 diikuti oleh 30 peserta, tingkat lanjutan pada 9-19 Maret 2021 diikuti oleh 28 peserta dan tingkat mahir pada 5-19 April 2021 diikuti oleh 27 peserta.

Selama pelatihan, peserta dibekali pengetahuan dan keterampilan mengenai kebijakan politik luar negeri, teknik negosiasi dan diplomasi serta praktik menyusun kertas posis. "Mereka diarahkan bagaimana memahami situasi dan substansi perubahan iklim," kata dia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bupati Jembrana Fokus Tangani Pandemi dan Pulihkan Ekonomi

Bupati Jembrana I Nengah Tamba menyatakan bahwa saat ini yang menjadi salah satu fokus kerjanya usai dilantik adalah penanganan Covid-19 serta pemulihan ekonomi

NASIONAL | 20 April 2021

Kasus Korupsi Proyek Citra Satelit, KPK Periksa Dirut dan Komisaris PT Bhumi Prasaja

Selain para petinggi PT Bhumi Prasaja, KPK juga memanggil Direktur PT EDP Media, Eddie Cendana. Dia juga akan diperiksa untuk tersangka Lissa Rumi.

NASIONAL | 20 April 2021

Moeldoko Tak Tahu Soal Menteri Inisial M yang Akan Dicopot Jokowi

Menurutnya, hanya Jokowi yang mengetahui menteri yang akan terkena perombakan kabinet tersebut.

NASIONAL | 20 April 2021

ICW: Tuntutan 4 Tahun Penyuap Eks Mensos Melukai Hati Masyarakat

Kurnia menilai rendahnya tuntutan jaksa kepada dua penyuap Juliari lantaran adanya masalah mendasar yakni ketentuan di UU Tipikor.

NASIONAL | 20 April 2021

Uni Eropa Salurkan Bantuan Senilai 200.000 Euro untuk Korban Topan Seroja

“Dengan bantuan ini, Uni Eropa menyatakan solidaritasnya dengan Indonesia atas banyaknya warga yang terkena dampak Topan Seroja," kata Dubes UE Vincent Piket.

NASIONAL | 20 April 2021

Kubu KLB Deli Serdang Tak Hadir, Sidang Gugatan AD/ART Partai Demokrat Ditunda

Majelis Hakim meminta kubu Moeldoko maupun tim kuasa hukumnya untuk hadir dalam persidangan berikutnya pada Selasa (27/4/2021) mendatang.

NASIONAL | 20 April 2021

Joseph Paul Zhang Resmi Tersangka, Jadi DPO dan Dikejar

“Sudah (tersangka), kemarin," kata Karo Penmas Polri Brigjen Rusdi Hartono.

NASIONAL | 20 April 2021

Temui Kapolri, Dirjen Bea Cukai Minta Dukungan Menaikkan PNBP

Dirjen Bea Cukai juga meminta agar nota kesepahaman atau MoU yang telah terjalin selama ini dengan Polri dikembangkan pada level seluruh Polda jajaran.

NASIONAL | 20 April 2021

Kemkominfo: Meski di Luar Negeri, Joseph Paul Zhang Tetap Bisa Dijerat UU ITE

Asas extrateritorial, maka UU ITE berlaku untuk setiap orang yang melakukan perbuatan hukum, baik yang berada di wilayah hukum Indonesia maupun di luar.

NASIONAL | 20 April 2021

Kemkominfo Blokir 7 Konten Ujaran Kebencian Joseph Paul Zhang di YouTube

Kemkominfo terus melakukan patroli siber untuk menemukan konten-konten yang berisi ujaran kebencian Joseph Paul Zhang.

NASIONAL | 20 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS