Ini Motif Pelaku Aniaya Perawat Siloam Hospitals Palembang
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ini Motif Pelaku Aniaya Perawat Siloam Hospitals Palembang

Sabtu, 17 April 2021 | 15:39 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Polisi Supriadi mengatakan motif tersangka Jason Tjakrawinata (38) melakukan penganiayaan terhadap perawat Siloam Hospitals Sriwijaya Palembang Christina Ramauli Simatupang (28), karena kesal atau emosi.

"Motifnya kesal atau emosi (tidak ada motif lainnya)," ujar Supriadi ketika dihubungi Beritasatu.com, Sabtu (17/4/2021).

Dikatakan Supriadi, atas perbuatannya tersangka Jason dijerat Pasal 351 KUHP terkait penganiayaan. "Ancaman penjara 2 tahun 8 bulan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra mengatakan penyidik telah menangkap Jason di kediamannya di wilayah Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Selanjutnya penyidik melakukan pemeriksaan, gelar perkara, dan menetapkannya sebagai tersangka.

"Kita langsung gelar perkara dan menetapkannya sebagai tersangka," katanya.

Menurut Irvan, motif tersangka kesal atau emosi karena mengetahui tangan anaknya terluka pada bekas suntikan infus. "Motif tersangka, karena emosi sesaat yang tak terbendung. Ia mengaku saat itu lelah sudah empat hari menjaga anaknya di rumah sakit tersebut," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Blokir Akses Jalan Untuk Aksi Balap Lari, Sejumlah Remaja Ditangkap Polisi

Blokir jalan untuk balap lari, sejumlah remaja di Lombok Tengah diamankan polisi.

NASIONAL | 17 April 2021

Ratusan Rumah Korban Gempa Malang Mulai Dibangun Lagi

Rumah didesain agar layak huni dan tahan gempa.

NASIONAL | 17 April 2021

Program Layanan ETPD Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah Malang

ETPD memiliki peran yang sangat krusial dalam mendorong pembangunan di daerah melalui peningkatan pendapatan asli daerah

NASIONAL | 17 April 2021

PPNI Kutuk Keras Tindak Kekerasan kepada Perawat RS Siloam Sriwijaya

Penganiayaan terhadap Perawat yang sedang menjalankan tugas masih terjadi.

NASIONAL | 17 April 2021

Mobil Kaca UMM Hibur Anak-Anak Korban Gempa Malang

Kehadiran mobil itu diharapkan bisa memulihkan rasa trauma yang dialami anak-anak di desa tersebut.

NASIONAL | 17 April 2021

Gempa M 5,5 Guncang Aceh

Guncangan gempa bumi ini dirasakan warga di daerah Banda Aceh, Pidie Jaya, Nagan Raya, Calang, dan Lhokseumawe.

NASIONAL | 17 April 2021

Siklon Surigae Kian Intensif, Sembilan Provinsi Diminta Siaga

Dampaknya dapat berupa potensi hujan lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di sembilan wilayah.

NASIONAL | 17 April 2021

6 Kecamatan di Sleman Masih Zona Merah Covid-19

Saat ini kecamatan dengan zona merah menurun dari sebelumnya 13 kecamatan turun menjadi enam kapanewon.

NASIONAL | 17 April 2021

BPIP Desak Pemerintah Revisi PP Standar Nasional Pendidikan

BPIP mendesak revisi PP nomoer 57/2021 tentang Standard Nasional Pendidikan, karena telah menghapus Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai mata kuliah wajib.

NASIONAL | 17 April 2021

Doni Monardo: Masyarakat Harus Pahami Maksud Larangan Mudik agar Tidak Menyesal

Meskipun pemerintah melarang aktivitas mudik pada 6-17 Mei 2021, bukan berarti sebelum atau sesudah waktu yang ditentukan itu diperbolehkan mudik.

NASIONAL | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS