PA GMNI Dukung Usulan Merevisi PP 57/2021
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

PA GMNI Dukung Usulan Merevisi PP 57/2021

Jumat, 16 April 2021 | 23:36 WIB
Oleh : Carlos KY Paath / CAR

Jakarta, Beritasatu.com – DPP Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) mendukung usulan untuk merevisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pasalnya regulasi tersebut telah menghapus Pancasila sebagai mata pelajaran atau mata kuliah.

“Atas nama DPP PA GMNI, kami berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) segera merevisi PP tersebut. Pancasila harus dicantumkan secara eksplisit sejak ketentuan tentang landasan hukum. Selain itu juga menetapkan Pancasila sebagai mata pelajaran atau mata kuliah wajib di seluruh jenjang pendidikan,” kata Ketua DPP PA GMNI bidang Ideologi, Nanang T Puspito, Jumat (16/4/2021).

Guru Besar di Institut Teknologi Bandung tersebut menyatakan PP sebaiknya bersifat eksplisit, jelas dan praktis, sehingga tidak menimbulkan multi interpretasi untuk dilaksanakan. Menurut Nanang, PP 57/2021 tidak sejalan dengan Undang-Undang (UU) Nomor 12/2012 tentang Pendidikan Tinggi yang secara ekplisit menyatakan Pancasila sebagai salah satu mata kuliah wajib.

“Pertentangan norma ini tidak bisa dibenarkan menurut UU 12/2011 tentang Tata Urutan Pembuatan Undang-Undang yang juga menegaskan bahwa Pancasila adalah sumber segala sumber hukum dari perundang-undangan di Indonesia,” ujar Nanang.

Kelemahan fundamental PP 57/2021, menurut Nanang, berpotensi melemahkan upaya bangsa ini dalam nation and character building berupa mainstreaming atau pengarusutamaan Pancasila ke dalam semua sektor kehidupan, terutama di sektor pendidikan.

Nanang menambahkan, intoleransi dan radikalisme agama yang tumbuh subur di kalangan generasi muda seharusnya bisa diselesaikan dengan melakukan internalisasi nilai-nilai Pancasila melalui penyelenggaraan mata pelajaran atau mata kuliah Pancasila.

“Negara harus memandang bahwa mata pelajaran atau mata kuliah Pancasila adalah mata pelajaran atau mata kuliah pelat merah yang merupakan tanggungjawab negara. Karena itu, penetapan Pancasila sebagai mata pelajaran atau mata kuliah wajib harus dicantumkan dan diperkuat dalam PP,” imbuh Nanang.

Nanang menyatakan DPP PA GMNI juga mendesak kepada pemerintah dan DPR untuk segera merevisi UU 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional untuk memasukkan mata pelajaran Pancasila menjadi mata pelajaran wajib.

“Kami mengajak semua pemangku kepentingan di republik ini untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan Pancasila agar keutuhan NKRI dapat kita jaga selama-lamanya. Program Nation and Character Building yang sudah lama terhenti dan menimbulkan banyak ekses yang merugikan harus segera diaktifkan kembali,” ucap Nanang.

“Kalau ada hambatan dalam upaya memperkukuh Pancasila di tengah-tengah bangsa kita, maka kita gunakan filosofi yang mengatakan 'ambil ikannya, jangan keruhkan airnya',” demikian Nanang.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BMKG: Waspadai Cuaca Akhir Pekan Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan tinggi yang diperkirakan terjadi di 24 wilayah di Tanah Air pada akhir pekan.

NASIONAL | 16 April 2021

Institut Sarinah: Pancasila Harus Jadi Landasan Hukum dalam Revisi PP 57/2021

Institut Sarinah mengusulkan agar Pancasila dimasukkan ke dalam landasan hukum revisi PP 57/2021.

NASIONAL | 16 April 2021

Perawat RS Siloam Dianiaya Keluarga Pasien, DPR: Harus Diusut Tuntas

Rahmad Handoyo menyesalkan peristiwa penganiayaan terhadap perawat Rumah Sakit (RS) Siloam Sriwijaya, Palembang.

NASIONAL | 16 April 2021

Indonesia Komitmen Lindungi 6 Situs UNESCO Global Geopark

Indonesia berkomitmen untuk melindungi dan melestarikan situs global geopark yang telah ditetapkan oleh UNESCO.

NASIONAL | 16 April 2021

KPK Persilakan Masyarakat Laporkan Dugaan Jual Beli Jabatan di Kemdes PDTT

KPK hingga kini belum menerima laporan terkait adanya dugaan praktik jual beli jabatan di Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi

NASIONAL | 16 April 2021

Siloam Hospitals Minta Kepolisian Tindak Tegas Penganiaya Perawat

Korban sudah melaporkan kasus tersebut kepada polisi.

NASIONAL | 16 April 2021

Vaksin Longcom Anhui Masuk Uji Klinis Fase Ketiga

Kepala BPOM mengapresiasi keikutsertaan RS Immanuel yang bekerja sama dengan UNPAD dalam hal uji klinis vaksin Longcom Anhui dalam rangka menyukseskan program percepatan penyediaan vaksin di Indonesia

NASIONAL | 16 April 2021

Ini Alasan Ade Yasin Dukung Pemekaran Bogor Timur

Jumlah penduduk Kabupaten Bogor yang sudah padat menjadi alasan Ade Yasin mendukung pemekaran wilayah Bogor Timur.

NASIONAL | 16 April 2021

Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap

Pelaku mengaku polisi, ternyata dia berprofesi pedagang.

NASIONAL | 16 April 2021

Dukung Pertumbuhan UMKM, Yili Group Sumbang Sepeda Serbaguna untuk Pemprov Jabar

Yili Group dan PT Green Asia Food Indonesia (GAFI) menyerahkan bantuan sepeda serbaguna ke Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar), Kamis (15/4/2021).

NASIONAL | 16 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS